Upaya Melestarikan Ringau

Filed in Majalah, Satwa by on 13/11/2020

Ikan Ringau

Pada awal domestikasi, sperma ikan ringau sulit berkembang. Saat ini hampir sepanjang tahun ikan jantan di Balai Riset dan Budidaya Ikan Hias (BRBIH) mampu menghasilkan sperma dengan kualitas baik. Selain faktor lingkungan, pakan juga mempengaruhi kualitas telur dan sperma. BRBIH memberi pakan buatan yang diperkaya dengan 17alpha-methyl-testosterone (MT) pada calon induk.

Pemberian 17-α-MT dengan dosis 40 mg/kg pakan dapat meningkatkan volume dan konsentrasi sperma. Penelitian pakan masih berlangsung terutama mengenai kebutuhan asam lemak bagi induk ikan ringau. Stimulasi pemijahan yang dilakukan oleh tim tigerfish BRBIH dengan menyuntikkan hormon pada ikan matang gonad. Fungsinya untuk mempercepat final oocyte maturation (FOM) serta ovulasi induk betina dan spermiasi induk jantan.

Proses selanjutnya ada dua opsi yakni pemijahan alami atau pembuahan buatan. Peneliti juga memijahkan induk secara semi alami dan buatan. Meski demikian, upaya tersebut belum menghasilkan larva. Peneliti menduga proses pembuahan belum optimal lantaran telur belum matang sempurna. Keberhasilan budidaya ikan ringau sangat dinantikan oleh pemangku kepentingan karena nilai ekonomisnya cukup tinggi.

Uji coba pemijahan memang belum berhasil. Namun, tim tigerfish BRBIH tetap optimis. Upaya budidaya datz di lingkungan terkontrol akan berhasil dengan perbaikan kualitas pakan dan peningkatan metode pemijahan sehingga menghasilkan larva untuk kelestarian ikan ringau. (Sulasy Rohmy, S.Pi., M.Si., Peneliti Balai Riset Budidaya Ikan Hias, Badan Riset dan Sumber Daya Manusia Kementerian Perikanan dan Kelautan)

Tags: , , ,

 

Powered by WishList Member - Membership Software