Ulah si Kecil Berdampak Besar

Filed in Uncategorised by on 01/06/2012 0 Comments

Bersama rubella, CMV  (cytomegalovirus), dan herpes, toksoplasma digolongkan penyebab utama gangguan kehamilan. Biang keladinya adalah parasit jenis protozoa bernama Toksoplasma gondii. Penyakit menular saat orang mengonsumsi daging setengah matang yang mengandung kista parasit. Jalan lain, melalui tangan atau kulit setelah berkebun atau memegang daging mentah. Pengujian toksoplasma dalam tubuh melalui tes TORCH-singkatan dari toksoplasma, rubella, CMV, dan herpes.

 

Di permulaan serangan biasanya muncul gejala pembengkakan kelenjar getah bening. Selanjutnya ibu hamil bakal kerap terserang sakit kepala berdenyut, kesulitan memusatkan perhatian, sampai demam. Parasit bakal menginfeksi janin sehingga merangsang rahim berkontraksi. Akhirnya terjadi keguguran. Toh, meskipun janin mampu bertahan, ia akan lahir sebagai bayi yang menderita cacat bawaan. Sebut saja gangguan kecerdasan, tuli, bahkan kelainan mental.

Menurut dr Kerry R Kartosen SpOG, ginekolog dari Rumah Sakit Ibu dan Anak Bunda, Surabaya, Jawa Timur, usia kehamilan muda di bawah 6 bulan rentan terserang toksoplasma. Pasalnya, antibodi janin belum terbentuk sehingga parasit  mudah menyerang. Namun, kalau stamina ibu kuat, parasit pun kocar-kacir. “Biasanya seseorang yang pernah terjangkit toksoplasma akan kebal,” kata Kerry. Itu alasan mengapa penderita toksoplasma biasanya perempuan yang baru pertama hamil. (Argohartono Arie Raharjo)


Keterangan Foto :

1.  Anjing terinfeksi oleh inang perantara (tikus atau babi)

2.  Kista parasit keluar bersama kotoran anjing

3.  Kista menjadi aktif dan hinggap di air, tanah, atau bahan makanan

4.  Menginfeksi manusia lewat lingkungan

5.  Menginfeksi binatang liar maupun peliharaan

6.  Menginfeksi lewat daging setengah matang

7.   Saat penderita mengandung, janin terinfeksi lewat tembuni (plasenta).

 

Powered by WishList Member - Membership Software