Tikus Enyah

Filed in organik by on 02/08/2013

Ini yang dilakukan Jefri, petani di Desa Randudongkal, Kecamatan Randudongkal, Kabupaten Pemalang, Provinsi Jawa Tengah, untuk menghalau tikus dari sawah miliknya. Ia menyemprotkan kombinasi urine sapi, brotowali, dan buah maja Aegle marmelos pada padi. Tikus enggan memakan padi karena aroma menyengat dan rasa pahit luar biasa. Untuk mengurangi populasi tikus, ia memotong umbi gadung Dioscorea hispida seukuran dadu, lalu mencuci dengan air hasil rebusan ikan asin. “Setelah makan, tikus enggan beranak sehingga populasi menurun,” kata Jefri.

 

Powered by WishList Member - Membership Software