Tiga Jurus Panen Besar

Filed in Majalah, Satwa by on 08/03/2018
Walet nyaman, kunci hasil panen optimal.

Walet nyaman, kunci hasil panen optimal.

Kombinasi penggunaan suara, pakan, dan parfum meningkatkan produksi sarang walet.

Semula Bachtiar hanya menuai 1 kg sarang walet di gedung 3 lantai berukuran 6 m x 11 m saban bulan. Kini peternak walet di Kabupaten Pinrang, Sulawesi Selatan, itu memanen 4 kg sarang walet setiap bulan. Menurut Bachtiar produksi melonjak karena bobot sarang walet meningkat 20%. Tidak hanya Bachtiar yang gembira karena menuai sarang walet lebih banyak. Nun di Kabupaten Merangin, Jambi, Arian Hadi Pranata, pun bahagia lantaran rumah walet berukuran 11 m x 15 m miliknya menghasilkan 1 kg sarang walet/10 hari.

Panen sarang membubung karena kombinasi suara, pakan, dan parfum.

Panen sarang membubung karena kombinasi suara, pakan, dan parfum.

Padahal, hasil panen sebelumnya hanya 700 g per 10 hari di gedung yang sama. Artinya, ada peningkatan produksi sebanyak 300 gram. Apa rahasia Bachtiar dan Arian sehingga produksi sarang walet meningkat? Bachtiar mengatakan kunci suksesnya adalah menggunakan kombinasi suara, pakan, dan parfum walet. Delapan bulan pascaaplikasi hasil panen sarang walet di gedung milik Bachtiar meroket. Sementara Arian mengandalkan kombinasi pakan dan parfum.

Optimal
Hasilnya, 2 bulan berselang produksi sarang walet peternak sejak 2011 itu terkatrol. Biaya investasi semua inovasi itu pun relatif terjangkau. Bachtiar menghabiskan Rp7,8 juta untuk pembelian perangkat suara, pakan, dan parfum. Jika rata-rata harga sarang walet Rp10 juta per kg, maka omzet meningkat hingga Rp30 juta saban bulan karena panen bertambah 3 kg. Biaya investasi untuk membeli teknologi suara, penyediaan pakan, dan parfum kembali hanya dari sekali panen.

Anakan bertambah karena aplikasi pakan ditambah hormon perangsang.

Anakan bertambah karena aplikasi pakan ditambah hormon perangsang.

Menurut konsultan walet di Jakarta Utara, Harry Wijaya, hasil panen sarang walet tidak optimal jika hanya menggunakan perangkat suara. “Hasil panen lebih banyak jika mengombinasikan suara, pakan dan, parfum seperti yang dialami Bachtiar,” kata Harry. Jika hanya mengandalkan suara, lama kelamaan burung bosan dan mencari tempat lain yang lebih nyaman. Dengan kata lain suara hanya memanggil burung sementara.

Pakan kreasi Harry berperan meningkatkan bobot sarang walet. Ia mengandalkan serangga alami yang disenangi walet. Sebaiknya ganti pakan baru setiap 3 bulan agar pakan walet selalu tersedia. Sebetulnya serangga selalu ada meski hanya sekali aplikasi. Namun, serangga yang disenangi walet bisa kalah jumlah dengan serangga dominan yang bentuknya mirip kupu-kupu.

Pakan kreasi Harry Wijaya.

Pakan kreasi Harry Wijaya.

Kelebihan lain pakan kreasi Harry yaitu merangsang walet senang kawin. Efek itu muncul karena telur serangga pakan walet sudah direndam dengan hormon perangsang kawin (Baca Trubus edisi Desember 2017, halaman 140—141). Harry mengatakan burung yang kawin otomatis meningkatkan populasi hingga 2 kali lipat setelah 6 bulan pemakaian. Ia memanfaatkan kangkung sebagai media penyimpanan telur serangga, bukan adonan manis seperti produk lain untuk menghasilkan lalat buah. “Padahal walet tidak memakan lalat buah,” tutur Harry.

Lebih lanjut Harry mengatakan walet memiliki indra penciuman tajam. Burung tidak nyaman jika mencium kotoran burung hantu di dalam rumah walet. Aplikasi parfum membuat walet betah di gedung. Harap mafhum bahan baku parfum terdiri dari bahan alami berasal dari gedung yang dihuni ribuan walet.

Permintaan tinggi
Dengan aplikasi parfum bau yang tidak disenangi walet hilang dan berganti menjadi aroma favorit burung penghasil liur emas itu. Cara pakainya larutkan 1,5 kg bahan dasar parfum ke dalam 15 liter air dan ditambah 5 liter kotoran walet. Agar hasil maksimal gunakan parfum 2 pekan sekali. “Pemberian parfum menggunakan kuas di plafon, sirip, dinding, dan lubang masuk,” kata Harry.

Konsulltan walet di Jakarta Utara, Harry Wijaya.

Konsulltan walet di Jakarta Utara, Harry Wijaya.

Menurut Harry penggunaan kombinasi suara, pakan, dan parfum sudah terlihat sejak panen pertama setelah perlakuan. Minimal terjadi peningkatan bobot sarang pada panen perdana. Panen selanjutnya jumlah sarang menjulang. Keunggulan itu yang membuat permintaan produk melonjak hingga ke Malaysia. Permintaan dalam negeri berasal dari Kalimantan Barat, Sulawesi Selatan, dan Jawa Timur.

Pakan buatan menjamin  ketersediaan pakan walet.

Pakan buatan menjamin ketersediaan pakan walet.

Kombinasi 3 inovasi itu cocok untuk peternak yang membuat rumah walet baru, bahkan di sentra yang sudah ambruk. Populasi meningkat karena burung senang kawin dan betah di dalam gedung lantaran mencium aroma parfum walet. Ditambah pakan yang selalu tersedia sehingga membuat suasana nyaman dan walet pun semakin betah bersarang. Hasilnya panen liur emas pun membubung. (Muhamad Fajar Ramadhan)

Tags: , ,

 

Powered by WishList Member - Membership Software