Si Meong Berbulu Anyelir

Filed in Tanaman hias by on 06/06/2013 0 Comments

Rangkaian carnation berbentuk anak anjing karya AmeliaBinatang kesayangan seperti kucing menjadi inspirasi merangkai bunga.

Kucing berbulu putih dengan pita merah jambu tersemat di telinga kiri. Kreasi desainer asal Jepang, Shimizu Ikuko, itu melegenda. Namanya Hello Kitty. Kini hampir empat dekade kemudian, anak-anak dan remaja masih mengenal karakter itu. Perangkai bunga dari Jakarta Utara, Sisilia Iin, juga  terinspirasi Hello Kitty. Ia membuat buket Hello Kitty dari bunga carnation putih. Karya cantik perempuan itu menarik perhatian para pengunjung acara demo merangkai bunga pada 1 Mei 2013.

 

Ikatan Perangkai Bunga Indonesia (IPBI) Cabang Jakarta Utara menyelenggarakan acara itu di Mal Kelapagading, Jakarta Utara. Banyak peserta mengagumi hasil karya Iin. “Bukan hanya cantik, ternyata cara membuatnya pun mudah,” ujar seorang peserta. Untuk membuat buket berbentuk kepala Hello Kitty itu, Iin hanya  membutuhkan carnation, bunga mawar merah dan baby’s breath sebagai pemanis pada rangkaian bunga berbentuk kepala kucing.

Beruang dan anjing

Mula-mula Sisilia Iin mengumpulkan tiga tangkai carnation atau dianthus, lantas memotong tangkai bunga hingga seukuran genggaman tangan. Lalu alumnus sekolah merangkai bunga Herli Floral Design School itu meletakkan sebuah kancing hitam yang telah dikaitkan dengan kawat di sela-sela bunga. “Kancing itu sebagai mata,” kata Iin. Langkah berikutnya, ia menyatukan ketiga tangkai carnation itu menggunakan kawat bunga yang ditusuk di bawah mahkota bunga.

Iin membuat bentuk itu sebanyak tiga buah. Dua sebagai wajah bagian kanan dan kiri, masing-masing dilengkapi mata berwarna hitam. Sisanya sebagai hidung lengkap dengan kancing berwarna kuning. Ia kemudian menyematkan telinga buatan dari kain flanel berkerangka kawat bunga, menambahkan kumis dari potongan kawat sepanjang telunjuk, dan menyematkan pita berwarna merah muda. Sebagai pemanis, perangkai bunga di gereja itu menambahkan enam tangkai mawar merah dan beberapa tangkai baby’s breath Gypsophila paniculata.

Pada fase terakhir, ia mengikat semua elemen itu menggunakan kawat lalu membungkus tangkai dengan plastik transparan. Agar rangkaian bunga itu tampil menarik, Iin membungkus kembali menggunakan kain tisu berwarna peach dan merah. Selain kucing Hello Kitty, rangkaian lain adalah boneka beruang karya Lindsy Levi,  anak anjing (Amelia), dan kucing (Sinta Sutopo). Peserta berdecak kagum menyaksikan empat rangkaian hewan berbahan utama carnation yang dipamerkan itu.

Mengapa menggunakan carnation? Herliana S. Wiharsa, pengajar di Herli Floral Design School menuturkan carnation alias anyelir tidak gampang layu, banyak warna, dan memiliki tekstur mahkota bunga mirip bulu binatang. Tengoklah boneka beruang merah milik Lindsy Levi. Cara membuatnya hampir sama dengan buket Hello Kitty milik Sisilia Iin. Hanya saja, ia membutuhkan keranjang bambu berisi busa untuk menyandarkan si beruang.

Untuk membuat wajah beruang bagian kanan dan kiri, perangkai bunga di Jakarta Utara itu membutuhkan empat tangkai carnation merah. Sementara untuk hidung, ia memilih carnation putih. Ketiga bentuk itu lantas ia tancapkan pada busa. Boneka beruang itu terbentuk tanpa rangka. Untuk membentuk anggota tubuh beruang seperti badan, tangan, dan kaki, Lindsy menancapkan satu per satu tangkai carnation alias anyelir berwarna merah. Agar tampil menarik, ia mengikat pita emas di leher beruang dan menancapkan daun ruscus serta daun paku-pakuan di belakang tubuh beruang.

Sumber Inspirasi

Ketua panitia demo merangkai carnation, Lilia Veronica, berharap acara yang dihadiri 50 peserta itu dapat meningkatkan minat setiap orang untuk merangkai bunga. “Banyak inspirasi yang dapat kita ambil dari lingkungan sekitar seperti yang kami lakukan saat ini; merangkai bunga berbentuk binatang kesayangan,” kata perempuan yang juga menjabat sebagai ketua Dewan Pemimpin Cabang Ikatan Perangkai Bunga Indonesia (IPBI) Jakarta Utara itu.

Sumber ide juga dapat diperoleh dari benda misal seperti motif kain batik seperti yang dilakukan oleh 30 perangkai bunga pada acara “Batik Inspirasiku”. Penyelenggara acara adalah Asosiasi Pengusaha dan Petani Flora Indonesia (ASPENI) dan Yayasan Batik Indonesia (YBI) untuk memperingati ulang tahun ke-38 Taman Mini Indonesia Indah (TMII), pada 18 April 2013.

Dalam lomba merangkai bunga yang bertempat di gedung Sasono Adi Guno itu Bambang Yulian dari Jakarta Selatan sukses meraih juara pertama. Ia tidak menyangka rangkaian sederhana yang terinspirasi dari motif batik klasik itu bakal meraih juara.“Ini pertama kalinya saya ikut lomba merangkai bunga,” katanya dengan wajah sumringah. Menurut ketua juri, Andi Djati Utomo, rangkaian milik Bambang layak jadi juara sebab memenuhi kriteria penilain seperti intepretasi tema, kreativitas ide, desain, material, komposisi warna, bentuk, dan deskripsi rangkaian.

Juara kedua dan ketiga diraih oleh Aris Sandi dan Lucia Raras, keduanya dari Jakarta Selatan. Aris Sandi menuangkan motif batik abstrak warna biru pada rangkaian miliknya. Lantaran komponen alam warna biru sulit didapat, ia berimprovisasi menggunakan kawat biru untuk melambangkan sulur dan anggrek bulan ungu sebagai elemen utamanya. Sementara Lucia Raras membuat rangkaian yang terinspirasi dari motif batik merak menari. Komponen utamanya dari tanaman tropis seperti helikonia, melati, anthurium, anggrek bulan, dan puring.

Ketua panitia, Entik Dewabrata, menuturkan batik merupakan salah satu warisan budaya bangsa yang wajib dilestarikan. “Oleh karena itu kami menantang peserta untuk mewujudkan motif batik dalam bentuk rangkaian bunga,” katanya. Tantangan itu pun terjawab. Peserta yang berpartisipasi melebihi target. “Awalnya kami hanya mengalokasikan 20 peserta, tapi yang ikut malah 30,” ujar Entik Dewabrata. (Andari Titisari/Peliput: Kartika Restu Susilo)

 

FOTO:

 

  1. Rangkaian carnation berbentuk anak anjing karya Amelia
  2. Buket bunga berbentuk kepala Hello Kitty dari bunga carnation karya Sisilia Iin
  3. Berkat tangan dingin Lindsy Levi, carnation merah pun tampil beda menjadi sesosok beruang
  4. Rangkaian bunga karya Bambang Yulian terinspirasi dari motif batik abstrak
  5. Aris Sandi menuangkan motif batik abstrak menggunakan komponen utama anggrek bulan ungu
  6. Inspirasi merak ngibing karya Lucia Raras
 

Powered by WishList Member - Membership Software