Si Hitam Disambung Saja

Filed in Buah by on 02/05/2011

Lambatnya pertumbuhan negronne memang sering dikeluhkan para penangkar. “Negronne sulit diperbanyak dan rentan mati,” kata Eddy. Padahal permintaan bibit tin asal Perancis itu terus mengalir. Ia tergolong jenis yang diincar para kolektor karena berbuah unik: warna kulitnya hitam dan rasanya paling manis.

Saat Eddy mencangkok negronne, akar baru muncul setelah 3 bulan. Sedangkan jenis lain biasanya keluar akar setelah 1 – 2 bulan. Begitu dipindah ke dalam pot, tanaman kerapkali layu dan akhirnya mati. Padahal perawatan sama. Eddy menduga lambatnya pertumbuhan akar menyebabkan serapan nutrisi tidak optimal.

Oleh karenanya, Wawan K Syarief, penangkar buah di Karawang, Jawa Barat, lebih memilih perbanyakan dengan sambung pucuk. Pucuk ara hibrida itu disambung dengan yordan ungu. Hasilnya, pertumbuhan negronne jauh lebih cepat. Hanya dalam waktu 3 bulan, tinggi negronne hasil sambung mencapai 50 cm dan diameter batang 1 cm. Di kebun Eddy, negronne hasil cangkok berumur sama tingginya hanya 30 cm.

Menurut Dr Ir Winarso D Widodo, ahli pomologi (ilmu tentang budidaya tanaman buah, red) Fakultas Pertanian Institut Pertanian Bogor, tanaman hasil perbanyakan sambung pucuk lebih cepat bongsor karena perakaran batang bawah lebih kuat sehingga penyerapan nutrisi dari media atau tanah lebih optimal. Dengan begitu, batang bawah mampu menunjang pertumbuhan batang atas sehingga tumbuh lebih cepat.

Kematian tinggi

Namun, perbanyakan sambung pucuk pada negronne penuh kendala. “Tingkat kematian masih tinggi, bisa mencapai 40%,” kata Wawan. Kegagalan sambung pucuk disebabkan pemilihan batang atas dan teknik penyambungan kurang tepat.

Untuk batang atas pilih tanaman yang kondisinya prima. Cirinya daun rimbun dan bebas serangan penyakit. “Lebih baik lagi bila negronne pernah berbuah,” imbuh pemilik nurseri Axar Qiara itu. Pendapat itu diamini Winarso. “Jaringan tanaman yang sudah dewasa akan lebih cepat berbuah setelah disambung,” ujarnya. Gunakan batang bawah berumur minimal 3 bulan bila tanaman asal cangkok. “Pada umur itu perakaran tanaman sudah cukup kuat,” ujar Wawan.

Menurut Winarso, untuk batang atas pilih cabang yang berdiameter sama dengan batang bawah. Tujuannya agar kambium vaskuler batang bawah dan batang atas menyatu dengan sempurna. Kambium vaskuler terletak antara pembuluh xilem dan floem.

Jika kambium menyatu sempurna, maka aliran nutrisi dari batang bawah lebih optimal. “Kalaupun ukuran tidak sama, diameter batang bawah sebaiknya lebih besar agar ada bagian kambium batang atas yang menyatu dengan kambium batang bawah,” ujar dosen mata kuliah Tanaman Buah IPB itu.

Pemilihan batang bawah juga tak boleh sembarangan. Pasalnya, ada beberapa jenis tin yang tidak cocok digunakan sebagai batang bawah negronne. Contohnya libya. “Batang negronne malah menciut,” ujar Wawan. Pertumbuhan libya yang sama-sama lambat membuat pasokan nutrisi ke batang atas terbatas. Akibatnya negronne pun enggan membesar.

Yordan hijau bisa dijadikan batang bawah alternatif selain yordan ungu. Hanya saja pertumbuhan negronne masih kalah bongsor ketimbang berbatang bawah yordan ungu. Pengalaman Wawan dalam 3 bulan pertumbuhan batang negronne hasil sambungan dengan yordan hijau hanya 30 cm, terpaut 20 cm dengan yordan ungu.

Steril

Nun di Batu, Jawa Timur, Handa Sugiharto sukses menyambung negronne dengan batang bawah adriatik. Hasilnya cukup memuaskan. “Dari 5 tanaman yang disambung, 3 di antaranya tumbuh baik,” ujar pemilik nurseri Tinara itu. Dua sambungan lagi gagal karena proses penyambungan kurang steril. Dalam 3 bulan, negronne dengan batang bawah adriatik bertambah tinggi 10 cm.

Menurut Handa, proses penyambungan juga mesti dilakukan dengan cermat. Potong pucuk negronne berukuran minimal 5 cm dari pucuk dan memiliki 2 – 3 mata tunas. Saat memotong gunakan pisau yang sangat tajam dan steril. Potong ujung batang atas hingga berbentuk huruf V. Rompes daun untuk mengurangi penguapan dan kebutuhan makanan.

Setelah itu belah bagian tengah batang hingga 2 – 3 cm, lalu tancapkan batang atas sampai benar-benar menempel dengan batang bawah. Ikat sambungan dengan plastik es hingga erat dan menutupi seluruh sambungan agar terhindar dari kontaminasi bakteri atau cendawan penyebab penyakit. Setelah itu sungkup dengan plastik kecil dan diikat rapat. Dengan begitu kelembapan di sekitar sambungan terjaga sehingga transpirasi pun dapat ditekan.

Hasil sambungan lalu disimpan di tempat teduh. Berikan nutrisi berupa pupuk NPK sebanyak 3 sendok makan per tanaman dengan interval 1 bulan sekali. Dengan perawatan itu, 3 pekan kemudian muncul tunas-tunas baru. Sembilan bulan berselang kelezatan buah negronne dapat dinikmati. (Tri Istianingsih)

 

Tiga Minggu Muncul Tunas

  1. Siapkan batang bawah (yordan ungu) ber-batang sehat
  2. Belah bagian tengah batang bawah sekitar 2 – 3 cm
  3. Siapkan pucuk tin negronne (panjang minimal 5 cm dan memiliki 2 – 3 mata tunas). Rompes daun untuk mengurangi penguapan dan kebutuhan makanan
  4. Iris pangkal batang negronne yang akan disambung hingga berbentuk V sesuai dengan panjang belahan pada batang bawah yordan ungu
  5. Letakkan pucuk tin negronne pada bagian tengah batang yordan ungu yang sudah dibelah
  6. Ikat hasil sambungan menggunakan plastik es kecil serapat mungkin
  7. Sungkup tunggal sambungan menggunakan plastik es kecil dan ikat
  8. Beri ajir untuk menopang tanaman tin hasil sambung pucuk dan simpan ditempat teduh, Tiga minggu kemudian tunas baru pun muncul. (Tri Istianingsih)
 

Powered by WishList Member - Membership Software