Seri Walet (174) Terhalang Cendawan

Filed in Seri walet by on 31/08/2011

Mesin pengabut dapat dioperasikan untuk menggantikan bak air. Gunanya untuk menjaga kelembapan gedung waletRumah walet berlantai 4 berukuran 10 m x 30 m itu sudah 10 tahun berproduksi. Namun, sejak 5 tahun silam produksi sarang rumah walet di Madiun, Jawa Timur, itu berangsur-angsur turun. Penyebabnya? “Kelembapan setiap ruangan tidak merata. Ada ruangan yang kelembapannya tinggi, tapi ada pula yang rendah,” kata Achmad Fatich Marzuki, konsultan walet di Gresik, Jawa Timur, yang meninjau rumah itu.

Kelembapan di lantai pertama di atas 95%. Itu terjadi lantaran pengatur waktu di pompa air rusak dan tidak diketahui Hartawan dalam jangka lama. Akibatnya pompa air terus-menerus menyemburkan air sampai lantai itu tergenangi air setinggi betis. Kandungan uap air di ruangan itu meningkat sehingga papan sirip lembap dan ditumbuhi cendawan. Kondisi itu tidak disukai si liur emas sehingga mereka kabur.

Cendawan

Menurut Drs Arief Budiman, konsultan budidaya walet di Kendal, Jawa Tengah, sirip bercendawan menjadi salah satu kendala beternak walet. “Papan sirip bercendawan, menjadikan permukaannya licin hingga walet sulit untuk bertengger,” tutur Arief yang mengelola situs duniawalet.com. Selain itu walet tak menyukai bau papan bercendawan.

Peternak dapat mengenali papan sirip bercendawan dari munculnya bercak putih atau hitam di permukaannya. Selain kelembapan ruang terlalu tinggi, pemicu lain papan sirip bercendawan adalah penggunaan kayu belum kering benar dan kayu muda. Pori-pori kayu muda tidak serapat pori pada kayu tua. Dengan begitu pada kondisi kelembapan tinggi, udara yang mengandung air mudah meresap ke dalam pori-pori kayu muda. Itu memberikan kesempatan cendawan untuk tumbuh.

Minimnya ventilasi juga memicu naiknya kelembapan. Ventilasi dapat dibuat dengan pipa polivinil klorida berdiameter 10 cm. Pasang pipa di di dinding dengan jarak 3 m x 3 m. Jika ventilasi terlalu sedikit, kelembapan naik. ”Namun, meski jumlahnya cukup seringkali ventilasi tersumbat sarang burung gereja sehingga kelembapan naik,” ujar Fatich. Agar ventilasi tidak kemasukan benda asing, tutup lubang PVC memakai kawat ram dengan ukuran lubang 1 cm x 1 cm.

Kipas

Jika papan sirip telanjur terserang cendawan, peternak tak mesti menggantinya dengan papan sirip baru. Arief menyarankan peternak untuk mengelap papan sirip bercendawan. Caranya, pakai lap kering lalu sikat cendawan dengan sikat kawat. Setelah bersih, kemudian lap sirip dengan kain yang diberi alkohol 70%. Alkohol akan meresap ke dalam papan dan membunuh cendawan.

”Yang harus diperhatikan, jika populasi walet di gedung sudah cukup banyak, penyemprotan alkohol sedikit saja dan lakukan bertahap,” ujar Arief. Tujuannya agar bau alkohol tidak terlalu menyengat yang mempengaruhi kenyamanan walet. Cara lain dengan mengoleskan obat anticendawan. ”Lap dulu permukaan papan sirip dengan kain kering lalu oleskan obat anticendawan,” tutur Fatich.

Selain penggunaan ventilasi, Arief juga menyarankan penggunaan kipas angin yang biasa dipakai di rumah agar sirkulasi udara lebih aktif. Ia memilih ruangan dalam rumah walet yang paling lembap dan memasang kipas di sana. Cara itu dapat membantu menurunkan kelembapan. ”Penggunaan mesin pengabut juga dapat dilakukan untuk menggantikan bak air,” ujar Fatich. Mesin pengabut diletakkan dekat void dan dioperasikan satu jam sekali selama 5 menit. Keunggulan lain, jika menggunakan mesin pengabut, peternak dapat mencampurkan air dengan aroma pemikat walet.

Andai kata cendawan di papan sirip sudah sangat parah, tidak ada jalan lain kecuali mengganti dengan papan sirip baru. Jika papan sirip yang terkena cendawan cukup banyak, peternak perlu menggantinya secara bertahap agar tidak mengagetkan walet. Sebagian orang melapis papan sirip yang bercendawan memakai aluminium atau ram kawat parabola. Jika menggunakan aluminium, buat goresan horisontal dengan pisau pemotong (cutter) tiap 10 cm. Gunanya sebagai bantalan kuku walet saat bergantung. ”Namun, akan lebih baik jika sirip diganti dengan yang baru,” tutur Arief. Apapun yang di lakukan peternak, jika cendawan bertahan, walet enggan bersarang. (Tri Susanti)

 

Powered by WishList Member - Membership Software