Serentak Kaisar Berbuah di Pot

Filed in Buah by on 31/12/2010 0 Comments

 

Disukai karena satu-satunya lengkeng introduksi yang kering, tebal, manis, tapi beraroma lokalSepintas lengkeng di pot bervolume 200 l itu mirip diamond river yang lazim dipotkan karena gampang berbuah. ‘Ini lengkeng asal China. Tak mudah membuahkannya di pot karena butuh teknik khusus,’ kata Susana. Butuh kombinasi pemupukan dan perangsangan tepat agar lengkeng kaisar – julukannya di pasaran – dapat berbuah lebat di pot.

Teknik perangsangan lengkeng yang dipakai di lahan tak bisa serta-merta diterapkan. ‘Kondisi di pot berbeda dengan di lahan. Media terbatas sehingga respon tanaman bisa lebih cepat,’ kata Dr Moh Reza Tirtawinata, pakar buah di Bogor, Jawa Barat. Pengalaman Eddy Soesanto, pemilik nurseri Tebuwulung di Cijantung, Jakarta Timur, dosis perangsangan untuk di lahan terlalu tinggi bila dipakai di pot. ‘Tanaman bisa overdosis,’ kata Eddy yang sukses membuahkan 3 tabulampot kaisar.

Cirinya daun rontok atau malah kebalikannya, daun kian subur. Bila dosis terlalu rendah perangsangan bunga gagal. Di lahan, kelebihan pupuk biasanya tercuci oleh aliran air permukaan atau terbawa air gravitasi ke lapisan tanah di bawahnya. ‘Bila terjadi ‘overdosis’ pun lama. Misal deposit pupuk fosfat dan kalium di sawah yang baru terasa setelah puluhan tahun,’ kata Eddy.

Berbuah serentak

Sejatinya ketika ditanam di lahan lengkeng china dapat berbuah tanpa perangsangan. ‘Ia lengkeng introduksi yang bisa berbuah di dataran rendah dan dataran tinggi tanpa dirangsang. Hanya saja buah yang muncul cuma di pucuk tertentu secara sporadis,’ tutur Eddy. Contohnya 1 tanaman berumur 3 tahun yang berbuah di Lampung (baca Kaisar Manis dari China, Trubus Juli 2010).

Pupuk dan perangsangan tepat membuat sang kaisar berbuah serentak di setiap ujung pucuk. Respon terhadap perangsangan pun jauh lebih cepat ketimbang itoh. Lazimnya lengkeng introduksi asal Thailand itu terpicu berbunga 30 hari pascaperlakuan. Pada kaisar, 22 hari.

Kunci pertama membuahkan lengkeng china ialah menyiapkan media tumbuh yang nyaman. Prinsipnya pilih media porous tapi kaya hara. Contohnya sekam mentah, tanah, dan pupuk kandang yang sudah difermentasi dengan komposisi 1:1:1. Agar hara lengkap, Eddy memakai pupuk kandang gabungan: sapi dan kambing. Menurut Prof Dedik Budianta, ahli tanah di Fakultas Pertanian Universitas Sriwijaya, kotoran sapi yang bercampur urine kaya nitrogen, sementara kotoran kambing kaya kalium.

Berikutnya perawatan rutin berupa pemberian pupuk NPK seimbang setiap bulan sebanyak 1 sendok makan. Pupuk kandang ditambahkan 3 bulan sekali agar media tidak padat. ‘Biasanya media di pot turun setelah 3 – 4 bulan. Berikan pupuk kandang hingga ke volume semula,’ kata Eddy. Caranya permukaan dan tepi media digemburkan lalu pupuk kandang ditambahkan.

Pastikan pula penyiraman dilakukan setiap hari agar lengkeng tumbuh subur. ‘Bila penyiraman memakai air bersih, media tak perlu diganti. Bila penyiraman memakai air limbah (air got misalnya, red) media perlu diganti maksimal setiap 1,5 tahun karena memadat. Umur 2 – 3 tahun lengkeng siap dirangsang. Waktu tepat untuk merangsang: saat pucuk daun sudah berwarna hijau tua. ‘Jangan dirangsang saat masih hijau muda. Saat itu masa vegetatif masih berlangsung,’ kata Eddy.

Rangsang

Perangsangan dilakukan dengan memberikan pupuk NPK berkadar P dan K tinggi yang kaliumnya berbentuk KClO3 alias potasium klorat. Umumnya pupuk K berasal dari KCl alias potasium klorida. Menurut Reza, potasium klorat lebih tidak stabil dibanding potasium klorida sehingga lebih efektif memicu tanaman untuk berbunga. Di pasaran NPK yang mengandung KClO3 ialah Farmpion, Champion, dan Nongfeng.

Sebanyak 1 kg pupuk NPK dicampur dengan 1 liter larutan pupuk cair yang mengandung hara makro dan mikro berupa Mg, Mn, Bo, Zn, Co, Cu, Cl, dan Na serta larutan asam amino sebanyak ¼ liter. Campuran itu dibagi menjadi 15 bagian. Setiap bagian lalu dilarutkan dalam 2 l air dan diberikan ke tabulampot bervolume 200 l. Perlakuan cukup 1 kali.

Dosis itu lebih rendah ketimbang yang diberikan untuk itoh di lahan. Lazimnya campuran itu hanya dibagi 10. Dosis diturunkan supaya tanaman di pot tidak stres. Dua puluh dua hari pascaperlakuan, kaisar berbunga di seluruh ujung tajuk. Eddy biasanya mencegah bunga rontok dengan menyiram setiap hari agar media tetap lembap. Sepuluh hari kemudian klaster bunga menjadi dompolan pentil buah. Lengkeng dapat dipanen 120 hari pascabunga. (Destika Cahyana/Peliput: Endah Kurnia Wirawati).

 

Powered by WishList Member - Membership Software