Sehat Berkat Salad

Filed in Inspirasi, Majalah by on 17/06/2019

Pencinta salad bukan vegan kerap menambahkan salmon pada salad.

 

Konsumsi salad ketika hari Lebaran untuk menjaga kesehatan tubuh.

Salad tak terpisahkan dari kehidupan Sisca Dewi Nurmawati. Sejak 2015 perempuan 30 tahun itu keranjingan salad. Setidaknya Setiap hari Sisca menyantap semangkuk salad. Ibu seorang anak yang kini berprofesi sebagai pengorganisasi barang itu tengah menjalani pola makan alkaline based diet atau pola makan alkali. Santapan harian Sisca antara lain sayuran seperti tomat, kol, kol ungu, dan wortel alam semangkuk salad.

Slata tounsia atau salad tunisia kerap menggunakan minyak zaitun sebagai bahan saus.

Pola makan alkali menekankan pada konsumsi makanan yang bersifat alkali atau bersifat basa, seperti buah-buahan utuh, sayuran, dan biji-bijian. Beragam sayuran itu rendah kalori, sehingga menunjang pola makan alkali. Sisca kerap menambahkan dressing atau saus antara lain mentega, minyak avokad, minyak jambu mete, dan minyak kelapa pada salad kreasinya agar cita rasa lebih enak. Menurut pelaku vegetarian itu selain nyaman di lidah fungsi saus juga kaya vitamin dan mineral.

 

Kaya faedah

Menurut Sisca bahan tambahan saus pun baik bagi tubuh. Bahan tambahan pada saus antara lain garam yang kaya mineral dan ragi nonaktif kaya vitamin B12. Adapun minyak kelapa kaya asam laurat yang mudah dicerna tubuh. Sisca menyarankan memilih minyak kelapa yang diproses tanpa pemanasan sebagai bahan saus salad. Penggemar salad lain Valentina Indrajati di Bogor, Jawa Barat.

Velentina yang menerapkan gaya hidup sehat itu kerap menambahkan salmon pada salad kreasinya. Guru yoga dan meditasi itu juga menambahkan saus agar salad makin enak di lidah. Saus salad favorit Valentina antara lain cuka balsamik dan lemon. Pencinta salad sejak tahun 2000 itu juga kerap meramu sendiri saus salad favoritnya, yakni campuran jahe, bawang putih, cuka, lemon, kemangi, minyak wijen, minyak almon, madu, dan garam.

Minyak zaitun salah satu pilihan bahan saus salad.

Menurut Valentina ramuan saus salad favoritnya memanjakan lidah karena menghasilkan cita rasa masam manis. Bahan campuran saus pun menyehatakan. Madu berfaedah sebagai antibakteri dan anticendawan. Rasa manis madu dapat menyerap lemak dengan baik. Rimpang jahe berperan mencegah osteoarthritis dan rematik. Valentina yang berprofesi sebagai herbalis menuturkan, kandungan gingerol, gingerdione, dan zingeron dalam rimpang jahe mampu melawan peradangan dan antioksidan.

Adapun manfaat cuka membantu kestabilan bobot tubuh, menjaga kesehatan jantung, lambung, gula darah, dan gangguan pencernaan. Kemangi berfaedah melawan bakteri dan rasa pegal linu serta mengharumkan aroma nafas. Minyak wijen baik bagi jantung, menyeimbangkan tekanan darah, mengontrol gula darah dan antioksidan. Minyak almon mengandung vitamin A, B, dan E baik untuk kesehatan kulit dan kecantikan. Adapun bawang putih sebagai pencegah alzheimer, membantu kesehatan jantung dan darah serta detoksifikasi.

Koki asal Tunisia, Guettat Sirine.

Salah satu jenis salad lain yang sohor adalah slata tounsia atau salad tunisia. Menurut koki asal Tunisia, Guettat Sirine, pilihan saus salad menggunakan zaitun. Pengggunannnya dikombinasikan dengan garam, lada, jus lemon, dan sedikit daun poko agar memanjakan lidah. Menurut Sirine penggunaan zaitun sohor di Tunisia, sebaliknya minyak lainnya seperti minyak kelapa kurang populer. “Zaitun terbaik yakni virgin olive oil atau minyak zaitun perawan,” kata Sirine kepada Trubus.

Hari Lebaran

Menurut ahli gizi di Institut Pertanian Bogor, Prof. Dr. Ali Khomsan, penggunaan minyak zaitun dan minyak ikan pada salad sangat baik karena mengandung lemak tak jenuh tinggi dan sehat untuk jantung. Keduanya menjadi pilihan untuk salad. Namun, penggunaan minyak ikan tentu harus mempertimbangkan cita rasa agar salad tidak anyir. Itulah sebabnya, penggunaan minyak ikan sebagai bahan dasar saus kerap dikombinasikan dengan jus lemon dan cuka buah.

Ali mengatakan, kelebihan lain mengonsumsi salad mencerminkan diet pelangi. Setiap warna sayuran pada salad memiliki kekuatan antioksidan yang beragam. Sayuran atau buah berwarna merah kaya antioksidan likopen, merah keunguan mengandung flavonoid, jingga alfakaroten dan betakaroten, jingga kekuningan kriptosantin, kuning kehijauan lutein dan zeasantin, hijau sulfaropen, putih kehijauan organosulfida dan flavonoid, serta biru keunguan antosianin.

Minyak kelapa pilihan bahan saus salad untuk kaum vegan.

Sebutan antosianin berasal dari bahasa Yunani, yakni anthoscyanos, terdiri atas dua kata kata anthos yang berarti bunga, cyanos yang berarti biru—identik dengan warna ungu kebiruan. Ali menyarankan pada hari raya untuk mengonsumsi buah dan sayur seperti salad. Harap mafhum pada hari raya konsumsi daging cenderung berlebih. Mengonsumsi sayuran beraneka warna baik untuk pencernaan karena tinggi serat. “Jika sayur agak sulit dicari maka sebaiknya stok buah diperbanyak misal apel yang tahan lama,” katanya.

Menurut Valentina konsumsi daging berlebih di hari Lebaran harus diseimbangkan dengan konsumsi salad. Masyarakat dapat memilih salad buah, salad sayur, atau campuran keduanya. Memasukkan tambahan berupa kacang-kacangan lebih baik karena makin melengkapi zat gizi yang diperlukan tubuh. (Muhamad Fajar Ramadhan)

Tags: , , ,

 

Powered by WishList Member - Membership Software