Satu di Antara 5-Juta

Filed in Nusantara by on 15/04/2010 0 Comments

Untuk menghasilkan bahan pangan itu lebah memerlukan nektar dan tepung sari bunga. Tumbuhan mengeluarkan nektar dan sari bunga ketika berbunga yang tak serempak dan tidak pula sepanjang tahun. Oleh karena itu para peternak menggembalakan lebah  secara nomaden. Para peternak mendatangi ladang-ladanh yang berbunga seperti ladang jagung, lengkeng, atau randu.  Indonesia memiliki 25.000 spesies tanaman berbunga.

 

  1. Memancing Royal Jeli: Midi Sujud, penggembala lebah dari perusahaan Kembang Joyo, Jawa Timur, sedang memasukkan larva ke dalam mangkokan royal jeli. Begitulah kegiatan penggembala lebah usai memanen royal jeli pada pagi hari. Larva-larva dipilih yang berusia 4 hari. Jika larva terlalu dewasa maka produksi royal jeli rendah karena lebih banyak dimakan larva.
  2. Pindah Rumah: Pinset kecil digunakan untuk mengambil larva. Untuk mengambil larva dalam ruang-ruang sarang lebah digunakan pinset kecil. Mata mesti jeli saat mengambil larva berukuran 1—2 mm dan memasukkannya dalam mangkokan royal jeli.
  3. Menipu Pekerja: Mangkokan royal jeli buatan berbahan plastik. Mangkokan royal jeli dibentuk menyerupai rumah ratu. Mengkokan itu lalu diisi larva. Dengan demikian lebah pekerja menduga larva dalam mangkokan itu adalah calon ratu yang perlu diberi asupan royal jeli. Mangkokan dibuat berbaris dengan dalam frame kayu. Tiap frame ada 90 mangkokan.
  4. Setiap 4 Hari: Frame royal jeli dimasukkan dalam kotak lebah. Dalam satu kotak, dimasukkan 1 frame royal jeli berisi 90 mangkokan. Mangkokan itu diisi royal jeli sedikit demi sedikit oleh lebah pekerja. Setelah 4 hari mangkokan akan terisi penuh. Dari 20 kotak bisa dipanen 5 ons royal jeli setiap 4 hari sekali.
  5. Mangkokan royal jeli yang setengahnya terisi royal jeli. Dua hari pascapemasangan frame royal jeli, mangkokan baru terisi setengahnya. Dua hari kemudian baru bisa dipanen setelah mangkokan penuh.
  6. Panen Royal Jeli: Penyaringan royal jeli setelah panen. Royal jeli dipanen dengan sendok kecil. Hasil panenan dikumpulkan dalam kantong plastik. Jika sudah terkumpul sekitar 500 g, royal jeli disaring dengan menggunakan kasa. Penyaringan bertujuan memisahkan kotoran yang tercampur. Usai disaring, royal jeli disimpan dalam freezer agar tak rusak. Penggembala dapat mengantongi Rp600.000—700.000 dari penjualan 1 kg royal jeli.
  7. Polen Jatuh: Jebakan polen terbuat dari palstik berlubang-lubang kecil yang dipasang pada pintu masuk kotak lebah untuk menjebak lebah pekerja yang datang membawa gumpalan tepung sari. Karena ukuran lubang polen trap kecil maka tepung sari yang dibawa lebah di kakinya akan tertinggal di luar.
  8. Tepung sari hasil pencarian lebah tertampung di bawah jebakan polen. Polen trap di pasang di kotak lebah sekitar pukul 08.00—10.00. Selama 2 jam saja bisa terkumpul 70—200 g tepung sari kering dari satu kotak lebah.
  9. Bunga Jagung: Panen tepung sari dari jebakan polen. Penggembala rutin memanen benang sari setiap pukul 10.00. Panen tepung sari penggembala dari Kembang Joyo melimpah saat menggembala di sekiat kebun jagung. Itu lantaran bunga jagung punya banyak tepung sari dibanding bunga lain seperti bunga karet atau randu.
  10. Nomaden: Kotak-kotak lebah milik Kembang Joyo digembala di dekat lahan jagung di Lamongan, Jawa Timur. Sebanyak 1.260 kotak diboyong menggunakan truk menuju lahan jagung penyedia tepung sari. Kotak-kotak itu disebar ke 4 lokasi dan dikelola 9 pekerja. Penggembalaan di Lamongan itu hanya berlangsung 3 minggu, selanjutnya penggembala merantau ke tempat lain yang penuh bunga.
  11. Bertahan Hidup: Bunga jagung sasaran penggembala lebah. Penggembalaan lebah di sekitar lahan jagung memang tak menghasilkan madu. Itu hanya upaya penggembala untuk mempertahankan hidup lebah-lebah. Maklum, kala itu tak ada musim bunga yang mengandung nektar. Nektar bunga jagung sangat sedikit, makanya lebah tak menghasilkan madu. Namun tetap bisa menghasilkan tepung sari dan royal jeli.
  12. Lima Jam: Lebah sedang menggumpulkan tepung sari di bunga jagung. Lebah-lebah pekerja aktif mencari makan menghinggapi bunga jagung di pagi hari mulai pukul 06.00—11.00. Pada sore hari semua lebah pekerja kembali ke sarang.
  13. Jemur Tepung Sari. Tepung sari yang dipanen dari kotak lebah langsung dijemur sampai kering. Biasanya 1—2 hari saja sudah kering asal matahari cukup. Tepung sari hasil lebah dikonsumsi sebagai suplemen penambah nutrisi.
  14. Sarana Panen: Peralatan panen produk lebah. Pengerok digunakan untuk membuka lapisan lilin di permukaan mangkokan royal jeli. Pinset digunakan untuk mengambil larva dewasa. Kuas untuk membersihkan mangkokan. Sendok kecil digunakan untuk mengambil larva muda. Sendok royal jeli digunakan untuk memanen royal jeli.
  15. Menu Tambahan: Asupan makanan tambahan untuk lebah. Saat musim paceklik—tak musim bunga bernektar—penggembala memberi asupan tambahan makanan untuk lebah. Asupan itu berasal dari beragam bahan seperti glukosa. Bahan makanan dimasukkan dalam gelas plastik dan diletakkan dalam sarang.
  16. Satu Koloni 80.000 Ekor: Lebah merupakan serangga sosial bersifat polimorfisme, yakni anggotanya unik dalam hal anatomi, fisiologis, dan fungsi biologis. Dalam satu koloni Apis mellifera yang mencapai 80.000 ekor, hanya terdapat seekor ratu, ratusan lebah jantan, beberapa puluh lebah pekerja, ditambah penghuni lain yakni larva (10.000) dan pupa (20.000). Populasi koloni saat musim paceklik—jarang tanaman berbunga—anjlok.
  17. Selalu Betina: Lebah pekerja selalu betina, tetapi organ reproduksi terkekang sehingga mereka tak mampu menghasilkan keturunan. Lidah lebah betina lebih panjang untuk mengambil nektar bunga. Mereka mempunyai kantong untuk membawa polen atau tepung sari ke sarang. Lokasi kantong di kaki belakang. Kelenjar-kelenjar penghasil royal jeli sebagai pakan sang ratu terdapat di kepala; kelenjar ludah, menghasilkan madu. Jika melihat lebah pekerja mengibas-ibaskan sayap di depan sarang, mereka tengah bekerja untuk mendinginkan ruangan.
  18. Malam Serbaguna: Malam atau lilin tawon itu lazim sebagai bahan untuk membatik, memperkuat benang jahit, melapisi mesiu, pelapis kemasan, dan memperkuat tali kapal. Dunia kosmetik memerlukan malam untuk krim, salep, gincu, krayon, bahkan permen. Lilin lebah itu dihasilkan oleh empat pasang kelenjar di perut. Kelenjar itu aktif ketika lebah berumur 13 hari. Satu koloni lebah menghasilkan 1 kg malam.
  19. Sengat Obat: Bagi sebagian orang tersengat lebah menyakitkan, tetapi bagi sebagian yang lain sengat berkhasiat obat. Apitoksin alias sengat itu berupa cairan bening, beraroma tajam, pahit, dan beraksi asam. Salah satu faedah apitoksin adalah mengebalkan orang yang alergi dan mengatasi rematik. Survei membuktikan seseorang meninggal ketika disengat 500 lebah sekaligus. Namun, bagi orang yang sensitif dapat meninggal hanya dengan satu sengatan.
  20. 1.300 Kali Sehari: Tugas lebah pekerja pemula amat berat. Mereka merawat larva berumur 3 hari. Tugas utama lebah pekerja adalah menyuapai larva 1.300 kali sehari atau total 10.000 kali selama pertumbuhan larva dalam waktu 6 hari. Berkat jasa baik lebah pekerja yang tak pernah mengeluh itu, bobot larva meningkat 1.750 kali dalam masa pertumbuhan.

 

 

Lokasi: Farm milik Jeanny Komar di Sukabumi, Jawa Barat, dan Kembang Joyo, Malang, Jawa Timur. Foto-foto dan teks: Sardi Duryatmo dan Nesia Artdiyasa

 

Powered by WishList Member - Membership Software