Ribuan Kali Lebih Kuat daripada Kemoterapi

Filed in dari redaksi by on 31/12/2010 0 Comments

Kalau buahnya dimakan ia cuma dianggap sebagai sumber vitamin C dan antioksidan. Bintang dari sirsak selama ini ialah sirsak ratu asal Pelabuhanratu, Jawa Barat. Ukurannya relatif besar dan manis sekali. Sayang populasinya sangat terbatas, sehingga buahnya sulit dijumpai di pasar. Nama buah asal daerah tropis di dekat Laut Karibia itu agak mencuat ketika ia dinobatkan sebagai salah satu peluruh purin bagi penderita asam urat.

Pembaca sekalian, nama sirsak alias nangka belanda sebentar lagi bakal kian meroket. AgrEvo Research Center, Amerika Serikat membuktikan, daun sirsak mampu membunuh sel-sel kanker usus besar dengan 10.000 kali lebih kuat dibanding dengan adriamycin dan kemoterapi. Di Amerika Serikat keampuhan daun sirsak sebagai pelawan sel kanker pun terbukti. Kabar khasiat luar biasa itu cepat sekali menyebar. Sejumlah pekebun di Thailand dan Filipina mulai meminta kiriman bibit dari Indonesia. Harap maklum, sebelumnya pohon sirsak tidak pernah ada di kedua negara itu.

Itu semua terjadi lantaran sirsak mengandung senyawa aktif bernama acetogenin. Senyawa tersebut mampu mengenali dan membedakan antara sel kanker jahat dan sel normal. Target sasarannya jelas, hanya sel kanker. Ia bekerja antara lain dengan menghambat ATP, sumber energi bagi sel kanker. Akibat penghambatan itu, sel kanker tidak bisa berkembang.

Semua informasi terkini tentang khasiat guanabana – sebutannya di wilayah Karibia dan Teluk Meksiko – kami paparkan sebagai topik utama edisi pembuka 2011. Pembaca, semoga sajian itu bermanfaat bagi Anda.

Salam,

Onny Untung


Wartawan Anda, Tri Susanti, menemukan fakta, penjualan bibit sirsak melonjak seiring tren pemanfaatan daunnya untuk kesehatan

 

Powered by WishList Member - Membership Software