Remaja Lagi Tinggi Produksi

Filed in Perkebunan by on 01/09/2009 0 Comments

Teknologi sambung samping kini menjadi pilihan para pekebun untuk meremajakan pohon kakao tua. Pohon kakao disebut tua ketika berumur 15 tahun ke atas. Saat itu produksi pohon anjlok hanya 500 kg per ha terdiri atas 900-1.000 pohon; idealnya, 2 ton. Salah satu cara untuk membuat pohon kembali muda adalah teknik sambung samping. Menurut Dr Adi Prawoto, periset dari Pusat Penelitian Kopi dan Kakao, sambung samping mempunyai banyak kelebihan.

Beberapa kelebihan itu adalah peremajaan dalam waktu singkat. Tujuh bulan pascapenyambungan, pohon mampu berbunga kembali. Dari bunga menjadi buah siap panen perlu 5-6 bulan sehingga dalam waktu setahun pekebun sudah dapat menuai hasil. Bandingkan bila harus menebang seluruh pohon dan menanam ulang, pekebun baru akan memanen kakao pada 3 tahun kemudian.

Dr Ir Ade Wachjar MS, peneliti kakao dari Institut Pertanian Bogor (IPB), sependapat. ‘Dengan sambung samping, kakao bisa tetap produktif tanpa harus menebang atau membongkar pohon yang sudah tua,’ ujar pengajar Departemen Agronomi dan Hortikultura Fakultas Pertanian IPB itu.

3 menit/pohon

Untuk melakukan teknik sambung samping, pekebun hanya perlu 3-4 menit per pohon. Bila pekebun mengelola 1.000 pohon, ia hanya menghabiskan 66 jam. Oleh karena itu dalam waktu singkat kakao dapat diremajakan dan produksi kembali menjulang. Begitulah pengalaman Agus Susilo Hadi, pekebun di Desa Lumbutarombo, Kecamatan Benawa Selatan, Kabupaten Donggala, Sulawesi Tengah. Ia menggunakan batang atas sulawesi 1 dan sulawesi 2.

Agus meremajakan pohon berumur 15 tahun yang hanya menghasilkan 0,5 ton per ha. Namun, setelah menerapkan teknik sambung samping ia memanen 1 ton kering. Sukses pria berusia 45 tahun itu mengilhami pekebun lain di desanya untuk mengikuti jejaknya. Rata-rata produktivitas mereka meningkat lipat dua dibanding sebelumnya.

Kelebihan lain teknik sambung samping adalah pekebun tetap dapat memanen kakao, walau entres yang disambung belum berproduksi. ‘Hasil buah dari batang bawah tetap dapat dipertahankan,’ kata Caya Khairani, periset Balai Penelitian Teknologi Pertanian Provinsi Sulawesi Tengah. Batang bawah menaungi batang atas yang sedang tumbuh. Faedah lain menurut Dr Eko Ananto dari Program Peningkatan Pendapatan Petani Melalui Inovasi Deptan, sambung samping memperbaiki klon-klon yang ditanam, tetapi dinilai kurang unggul.

Tinggi

Menurut Adi dalam proses sambung samping, pekebun harus memperhatikan kondisi batang bawah dan atas. Batang bawah harus sehat, kulit batang mudah dibuka, atau warna kambium putih bersih. Bila tanaman kurang sehat, sehatkan dulu dengan memberi pupuk dan memangkas cabang.

Untuk entres alias batang atas diambil dari pohon berproduksi stabil, bebas hama dan penyakit, berwarna hijau atau hijau kecokelatan, sudah mengayu, berdiameter 0,75-1,50 cm, serta panjang 40 cm. Entres itu dipotong menjadi 2 bagian sehingga panjang masing-masing menjadi 20 cm. Pekebun harus segera menyambung entres yang sudah diambil supaya tingkat keberhasilan penyambungan tinggi. Namun, bila lokasi pengambilan entres jauh dari kebun, segera masukkan entres ke dalam kardus berisi media berlapis plastik.

Media tanam sementara itu berupa campuran serbuk gergaji dan alcosorb. Bila ukuran kardus 45 cm x 20 cm x 23 cm, jumlah serbuk gergaji cukup 2 kg dan 6 g alcosorb. Siram campuran media itu. Maksimal 5 hari setelah pengambilan, entres harus sudah disambung.

Penyambungan sebaiknya pada awal musim hujan. ‘Kunci keberhasilan sambung samping adalah tercukupinya kebutuhan air pada entres untuk mencegah dehidrasi. Selain itu, hindari rembesan air hujan pada bekas luka sayatan agar terhindar dari penyakit,’ tutur Adi, doktor Fisiologi Tumbuhan alumnus Universitas Gadjah Mada. Bila itu diperhatikan persentase keberhasilan sambung samping bisa mencapai di atas 90%. (Faiz Yajri)

 

Mudah Bikin Muda

Foto-foto: Koleksi P4MI Deptan

1. Siapkan gunting pangkas, pisau okulasi, kantung plastik berukuran 18 cm x 18,5 cm dan tebal 0,01 mm, serta tali rafia ukuran 1,25 m-1,5 m. Jika hendak menyungkup, gunakan plastik lembaran 20 cm x 30 cm.

Tentukan lokasi penyambungan di batang utama atau cabang sekunder. Posisi sambung samping minimal 50-60 cm di atas permukaan tanah. Pilih bagian yang halus dan tanpa mata tunas. Satu pohon dapat disambung samping hingga 2 tunas masing-masing di sisi kiri dan kanan.

Sayat kulit batang selebar 1 cm dan panjang 2-4 cm dengan pisau bersih. Ketebalan sayatan mencapai kambium. Kemudian buka sayatan dengan hati-hati agar tak merusak kambium.

2. Ambil entres atau mata tunas dari klon unggul sepanjang 20 cm atau terdiri atas 5 mata tunas. Sayat miring pangkal entres atau runcing kira-kira 3-4 cm.

3. Masukkan entres ke dalam dasar lubang sayatan. Sisi sayatan entres menghadap batang bawah. Tutup kulit batang bawah sambil ditekan menggunakan ibu jari tangan. Selimuti entres dengan kantung plastik dan ikat kuat dengan tali rafia untuk mencegah air hujan masuk. Buat sambungan di lebih satu tempat untuk mencegah kayu batang bawah keropos atau tunas baru tumbang.

4. Bila kondisi entres pada 3-4 pekan usai penyambungan tampak segar, menandakan proses sambung samping berhasil. Bila entres kering atau busuk lakukan penyulaman.

Untuk menyulam, lakukan sambung ulang pada sisi yang berlawanan dengan letak sambungan awal. Bila tunas yang tumbuh panjangnya 2-3 cm, tutup entes bisa dibuka bertahap. Tujuannya memberi kesempatan tunas berkembang sempurna. Dua bulan pascapenyambungan biasanya entres melekat erat pada batang bawah.

Tunas muda rentan terserang kepik pengisap buah Helopeltis sp, kutu putih, ulat kilan Hyposidra talaca. Lakukan perawatan berikut: cukupi kebutuhan cahaya matahari. Ikatkan tunas baru ke batang bawah agar pertumbuhannya mengarah ke atas.

5. Tiga bulan pascasambung samping, pangkas setengah tajuk batang bawah. Pemangkasan pemeliharaan dilakukan umur 7-10 hari pascapenyambungan dengan memotong ranting yang terlalu rimbun.

Setelah batang tumbuh kuat dan mulai berbuah, biasanya 1,5 tahun-2 tahun pascapenyambungan, batang bawah dipotong. Caranya potong miring pada ketinggian 60-90 cm di atas tautan sambungan. Oleskan obat penutup luka seperti TB 192 pada bekas potongan.***

Produksi buah pascasambung samping kembali naik 2 kali lipat

Sambung samping rehabilitasi kakao tua agar tetap produktif

Dr Adi Prawoto, cegah entres dehidrasi tingkatkan keberhasilan sambung samping hingga 90%

 

Powered by WishList Member - Membership Software