Raja Ratu Bersanding

Filed in Tanaman hias by on 01/02/2013 0 Comments

Perkenalkan, xerographica sang raja tanaman udara. Pasangannya, streptophylla sri ratu tillandsia.

“Istimewa kan? Ukurannya besar,” kata Gunawan Wijaya, pemilik Nurseri Wijaya di kawasan Sentul, Kabupaten Bogor, Provinsi Jawa Barat, seraya menunjuk sosok tillandsia bertajuk membulat kira-kira sebesar bola voli. Gunawan pantas bangga mengoleksi Tillandsia xerographica sebab ukurannya memang meraksasa. Diameter tajuk tanaman berumur 4 tahun itu mencapai 20 cm. Bandingkan dengan ukuran Tillandsia ionantha yang kira-kira hanya sebesar bulu tepok pada olahraga bulutangkis.

 

Namun, bukan hanya sosok bongsor yang membuat xerographica luar biasa. Sosok tanaman kerabat bromeliad itu menawan. Daun-daunnya memanjang dan melintir di bagian bawah, tajuknya membulat sempurna. Dari kejauhan penampilannya seperti seekor ubur-ubur. Warna daun keperakan membuat sosok sang raja kian menonjol. Gunawan mendapatkan king of airplant dewasa itu dari Bangkok, Thailand. Mantan bankir yang sudah mengenal xerographica sejak 5 tahun silam itu juga mendatangkan sang raja dari Amerika Serikat.

Ratu tillandsia

Gagahnya sang raja juga memikat, Wiewie, pehobi tanaman hias di Sunter, Jakarta Utara. Wiewie merawat xerographica berdiameter 30 cm itu di dak lantai lima rumah. “Bentuknya antik, berbonggol dengan daun keriting,” kata Wiewie tentang sang raja. Di mata pria yang mengoleksi 15- 20 anakan xerographica berdaun biru keperakan itu memikat hati. Di dak lima itu Wiewie menyandingkan sang raja dengan pasangannya: Tillandsia streptophylla.

Tillandsia asli Kostarika dan Meksiko itu mendapat julukan ratu tanaman udara. Sosoknya mirip xerographica, bertajuk membulat seperti bola, dan daun panjang mengeriting menjuntai ke bawah. Hanya saja sang ratu berwarna hijau kekuningan dan mengilap, berbeda dengan sang raja yang seperti memiliki bulu-bulu halus di permukaan daun. Ukurannya pun lebih kecil. Streptohylla terbesar koleksi Wiewie yang kini memiliki 15 tanaman hanya berdiameter 15 cm.

Dari sang raja dan ratu lahirlah sang pangeran: tillansdia streptophylla x xerographica. Sosok ibunda sepintas terlihat lebih dominan pada hasil silangan itu. Warna sang pangeran hijau, tetapi terdapat bulu halus seperti induk jantan. Bentuk daun pun lebih menyerupai xerographica.

Suka matahari

Agar tanaman anggota famili Bromeliaceae itu hidup sentosa perlu perawatan tepat. Menurut Gunawan xerographica membutuhkan paparan sinar matahari yang pas. “Maksudnya proporsi sinar matahari pagi, siang, dan sore yang diterima tanaman seimbang sehingga arah pertumbuhan daun tidak melenceng ke satu arah,” tutur Gunawan. Tanaman asal Meksiko itu menyukai paparan sinar matahari langsung. Bila kekurangan sinar surya, aksen keperakan daun hilang alias menjadi kehijauan dan memicu bercak seperti lumut di pangkal daun.

Xerographica hanya membutuhkan sedikit air. Bulu halus yang ada di permukan daun- disebut trikhoma, ada pada semua jenis tillandsia- membantu sang raja menyerap air dari udara. Untuk penyiraman cukup percikan air di sekitar daun. Lakukan sekali setiap hari. Bila air yang diterima terlalu banyak, tanaman berisiko membusuk. Untuk mengoptimalkan pertumbuhan sang raja, ia  memupuk setiap pekan. Ia melarutkan 10 gram NPK 20 : 20 : 20 ke dalam 1 liter air dan menyemprotkan ke daun.

Sang raja juga harus dilindungi dari ancaman kutu putih yang kerap muncul di bagian bawah tanaman. Keberadaannya sulit dideteksi sejak dini. Kita mengenali gejalanya lewat daunnya yang berubah warna menjadi kekuningan. Gunawan biasanya menyemprotkan insektisida dengan mengikuti aturan pakai bisa serangan mengganas.

Pada saat tanaman berumur 4 tahun, xerographica mulai mengeluarkan bunga. Itu juga menjadi pertanda indukan itu siap mengeluarkan anakan. Gunawan biasa memanen anakan setelah anakan mengeluarkan bulb. Sekali beranak xerographica menghasilkan 2- 5 anakan. Setelah 3- 4 kali beranak perlahan-lahan tanaman induk mengering dan akhirnya mati. Namun, dari anakan-anakan itu tumbuh lagi raja-raja baru. (Pranawita Karina)


Keterangan Foto :

  1. Tillandsia streptophylla mirip sosok xerographica tapi daun berwarna hijau kekuningan, sering disebut ratu tanaman udara
  2. Tillandsia xerographica berpenampilan prima karena cukup sinar matahari dan penyiraman
  3. Pastikan anakan mendapat paparan sinar matahari yang cukup agar warna daun seragam
  4. Arah matahari yang tidak tepat membuat bentuk daun melintir atau tidak teratur sehingga pertumbuhan terkesan lambat
  5. Hasil silangan streptophylla x xerographica juga ikut menyemarakkan kebun Wiewie
  6. Anakan muncul setelah tillandsia berbunga sampai indukan mati

 

 

Powered by WishList Member - Membership Software