Putih Berkat Stroberi

Filed in Majalah, Obat tradisional by on 09/04/2015
Buah stroberi mengandung vitamin B1, B2, C, mangan, dan provitamin A untuk kulit halus, asam maliknya pemutih gigi

Buah stroberi mengandung vitamin B1, B2, C, mangan, dan provitamin A untuk kulit halus, asam maliknya pemutih gigi

Buah stroberi kaya antioksidan itu multikhasiat antara lain untuk pemutih gigi.

Untune miji timun. Itu perumpamaan gigi yang bagus versi masyaraat Jawa. Gigi yang bagus seperti biji mentimun Cucumis sativus: teratur rata, ukuran kecil, dan putih.  Gigi yang putih dan sehat menjadi daya tarik sendiri bagi seseorang. Namun, sering kali pemutihan gigi dengan bahan kimia berefek samping. Bahan aktif pada gel pemutih atau pasta gigi adalah hidrogen peroksida dan karbamid peroksida. Peroksida merupakan agen pemutih yang sangat kuat.

Mereka bekerja efektif, dengan mengikis enamel gigi untuk menghasilkan senyum yang indah. Namun, hidrogen peroksida dan karbamid peroksida berefek samping menyebabkan iritasi dan perdarahan mulut dan lidah ketika dikonsumsi secara oral. Selain itu hidrogen peroksida mengakibatkan keluhan abdominal dan diare. Karbamid peroksida biasanya didilusi cukup pada pemutih gigi untuk menghindari bahaya. Namun, dalam konsentrasi yang tinggi dapat menyebabkan iritasi pernapasan dan bersifat korosif.

Gula-gula menyebabkan gigi berlubang, rapuh, dan kuning

Gula-gula menyebabkan gigi berlubang, rapuh, dan kuning

Multikhasiat
Buah stroberi berpotensi sebagai pemutih gigi. Di Indonesia tanaman stroberi tumbuh di daerah dataran tinggi, 1.000—1.500 meter di atas permukaan laut. Tanaman asal Chili, Amerika selatan, itu berbuah sepanjang tahun.

Buah anggota famili Rosacaeae itu memiliki banyak khasiat. Sebagai minuman, stroberi bermanfaat untuk kecantikan kulit karena mengandung vitamin B1, B2, C, mangan, dan provitamin A yang membantu menghaluskan kulit, membuat kulit lebih cerah, dan mencegah pengeriputan.

Stroberi matang berwarna merah karena buah kaya pigmen warna antosianin dan mengandung antioksidan tinggi. Kerabat melati itu sumber yang bagus untuk diet fiber rendah kalori, iodin, potasium, folat, riboflavin, vitamin B5, asam lemak omega 3, vitamin B6, vitamin K, magnesium, asam ellagic, dan besi. Bahkan ampas buah pun masih berfaedah, yakni untuk memutihkan gigi. Apalagi jika ampas buah stroberi dikombinasikan dengan baking soda, makin kuat.

Itu karena kandungan asam rendah yaitu asam malic dalam buah stroberi. Asam malic berguna sebagai zat untuk menghilangkan perubahan warna permukaan gigi karena sifatnya yang mengikis dan penghilang noda pada lapisan permukaan gigi. Namun, sebaiknya penggunaan metode itu tidak lebih dari satu kali dalam sepekan karena asam dapat merusak enamel gigi. Cara untuk memutihkan gigi, hancurkan 1 buah stroberi berukuran sedang dan campurkan dengan setengah sendok teh baking soda.

Kemudian oleskan campuran itu ke gigi dengan sikat gigi dan biarkan selama dua menit. Agar hasilnya optimal, gosok gigi Anda dengan sedikit pasta gigi berflouride dan berkumur. Menyikat gigi dengan pasta gigi berflouride setelah menyikat gigi dengan stroberi, merupakan hal yang penting sebab kandungan gula dan asam yang terkandung dalam stroberi dapat membahayakan email gigi.

Terbukti
Selain itu perlu pula diperhatikan cara menyikat gigi, jangan terlalu keras karena benih stroberi dapat pula merusak gusi. Kegiatan menyikat gigi dengan stroberi secara rutin sepekan sekali. Stroberi mengandung kristal oksalat sehingga disarankan untuk tidak mengonsumsi secara berlebihan karena dapat menimbulkan batu ginjal. Ayurveda, pengetahuan kedokteran tertua di India, sejak abad kedua belas memanfaatkan potensi antioksidan stroberi di bidang kedokteran gigi dan mulut.

Brazilian Society for Dental Research meriset khasiat stroberi. Para peneliti menyimpulkan bahwa pH rata-rata 3,48 dapat mengakibatkan desmineralisasi atau lesi erosi dental. Sebab, pH kritis untuk terjadinya pelarutan lapisan dental adalah 5,5. Itulah sebabnya penggunaan stroberi tidak boleh dilakukan lebih dari satu kali dalam sepekan untuk mencegah terjadinya lesi erosi akibat proses demineralisasi.

Minuman bersoda mengandung pewarna bersifat asid sehingga membuat gigi kusam

Minuman bersoda mengandung pewarna bersifat asid sehingga membuat gigi kusam

Menurut sebuah riset menunjukkan probiotik yoghurt stroberi antara lain mengandung bifidobacterium animals, menurunkan level salivary mutans streptococci dan Lactobacillus pada pasien fixed orthodontic dalam waktu singkat. Polifenol (PPs) merupakan metabolit reaktif yang terdapat melimpah dalam tumbuhan khususnya buah dan dedaunan. Kandungan polifenol sebagai antioksidan banyak terdapat dalam stroberi yaitu berkisar 10—11 mmol Trolox per kg.

Dalam jaringan saluran pencernaan, khusunya mukosa oral, polifenol aktif berada dalam konsentrasi yang tinggi. Polifenol mencegah penyakit infeksi dan degeneratif serta penyakit oral, melalui mekanisme antioksidan dan netralisasi mikroorganisme. Beberapa polifenol juga manjur melawan karsinoma sel skuamosa yang merupakan bentuk tersering dari kanker mulut. Penelitian mengemukakan bahwa diet makanan yang kaya polifenol menghambat perkembangan kelainan periodontal, khususnya bagi mereka yang terpapar dengan stres oksidatif dari lingkungan dan makanan.

Beberapa studi melaporkan aktivitas antioksidan yang menurun dari cairan crevicular dan saliva berhubungan dengan perkembangan periodontitis. Polifenol mungkin berpengaruh dalam meningkatkan aktivitas antioksidan dari cairan oral. Efek poligenol dalam melawan karies gigi juga terbukti secara ilmiah. Pada uji praklinis, poligenol melawan Streptococcus sp. Itu bukti stroberi banyak manfaat.

Meski demikian bukan berarti kita bisa mengonsumsi sembarangan. Konsumsi stroberi bisa menimbulkan gangguan kesehatan karena memicu alergi pada orang-orang tertentu. Gejala alergi berupa kulit gatal, sakit kepala, pilek, mata gatal, sakit perut, hiperaktif, insomnia, dan depresi. Stroberi mengadung goitrogen, senyawa yang banyak terdapat pada kol dan bisa menyebabkan gangguan pada fungsi kelenjar tiroid berupa pembengkakan kelenjar tiroid atau gondok.

Oleh karena itu penderita gangguan tiroid sebaiknya menghindari konsumsi stroberi. Proses memasak bisa membantu menonaktifkan komponen goitrogenik dalam stroberi. Buah itu juga mengandung oksalat yang akan membentuk kristal penyebab gangguan kesehatan bila kadarnya terlalu tinggi dalam cairan tubuh. Penderita gangguan ginjal dan empedu sebaiknya menghindari konsumsi stroberi. Oksalat juga bisa mengganggu penyerapan kalsium di dalam tubuh. (dr. Soeklola Muliadi, MSi, dokter ahli herbal estetika dan akupunkturis)

Tags: , ,

 

Powered by WishList Member - Membership Software