Petani dan Perubahan Iklim

Filed in Peristiwa by on 30/04/2020

Sepuluh tahun Prof. Yunita Triwardani Winarto belajar agrometeorologi bersama petani ilmuwan Kabupaten Indramayu Jawa Barat dalam kegiatan Warung Ilmiah Lapangan (WIL). Mereka menggunakan omplong―kaleng bekas―yang diletakkan di berbagai titik di persawahan untuk mengukur curah hujan. Selain di Indramayu, Yunita dan tim juga mengembangkan WIL di Kabupaten Gunungkidul Yogyakarta, Kabupaten Lombok Timur NTB, dan Kabupaten Sumedang Jawa Barat. “Kami bukan lagi menghadapi perubahan iklim, melainkan krisis iklim. kata guru besar Departemen Antropologi, Universitas Indonesia, itu saat mengisi acara Bincang-Bincang Wisma Hijau pada 28 Februari 2020. Petani dapat membuat skenario musiman sehingga mampu mengurangi risiko gagal tanam akibat krisis iklim.

Tags: ,

 

Powered by WishList Member - Membership Software