Peluang Jeruk

Filed in dari redaksi, Rubrik Tetap by on 01/07/2019

Nama buah ini kerap disebut ketika orang jatuh cinta: kepayang. Namun, jarang orang yang pernah melihat sosok buah kepayang. Salah satu makna frasa mabuk kepayang adalah tergila-gila karena cinta. Buah Pangium edule itu memang memabukkan karena mengandung hidrogen sianida yang tinggi, terutama pada buah muda. Kadar hidrogen sianida itu antara lain terdapat pada bagian biji. Meski demikian biji kepayang sejatinya sarana diet bagi Babyroussa babyrussa.

Masyarakat Setulang, Kabupaten Malinau, Provinsi Kalimantan Utara, lazim memfermentasi buah anggota famili Achariaceae itu. Hasilnya mirip terasi. Olahan buah kepayang kaya zat besi (2,2 mg) dan vitamin C (25 mg) itu bukan sekadar bumbu rawon atau sup konro. Menu legendaris itu menyertakan keluak alias kepayang. Kini masyarakat juga mengolah kepayang menjadi minyak.

Pengolahan 100 kg buah menghasilkan 3 kg minyak. Sekilogram minyak memerlukan minimal 34 kg buah. Di sentra Jambi berpotensi 261 ton kernel setara 7,83 ton minyak. Informasi pengolahan minyak kepayang itu kami sajikan di Rubrik Perkebunan melengkapi topik utama bisnis jeruk dan laporan khusus keju. Terdapat tiga segmen bisnis jeruk yang menarik, yakni pasar atas, madya, dan bawah. Redaksi juga melengkapi potret bisnis di setiap segmen itu dengan analisis usaha untuk memudahkan pengambilan keputusan.

Sebagai gambaran pasar atas memerlukan jeruk eksklusif seperi jemas dan dekopon; pasar madya membutuhkan jeruk gerga lebong dan keprok batu 55. Karakteristik harga dan standar buah yang diminta konsumen amat khas. Pasar atas menghendaki jeruk berukuran besar, 250 gram per buah. Harga jual pun fantastis, Rp40.000 ke atas. Para pekebun jeli membidik pasar sehingga laba maksimal.

Penelusuran pasar jeruk itu menjadi topik Majalah Trubus edisi Juli 2019 yang tengah Anda baca. Penasaran akan cita rasa jeruk-jeruk unggulan itu? Kami mengundang pembaca budiman untuk mencicipinya sembari kunjungan di kebun. Keruan saja pemba juga dapat mengikuti pelatihan bisnis dan budidaya jeruk pada 27 Juli2019. Kiat budidaya, pemilihan bibit, serta penanggulangan hama penyakit dibahas tuntas di pelatihan itu. Segera hubungi rekan Dian.***

Salam,

Sardi Duryatmo

Tags: ,

 

Powered by WishList Member - Membership Software