Panjang Umur Berkat Yoghurt

Filed in Fokus by on 01/12/2009 0 Comments

 

Penduduk Semenanjung Balkan rata-rata berusia hingga 87 tahun. Ellie Metchnikoff, pemenang nobel kedokteran pada 1908, membuktikan korelasi positif antara kosumsi yoghurt dengan panjang umur. Mafhum kebiasaan mengkonsumsi yoghurt menjaga kesehatan. Yoghurt mengandung bakteri asam laktat yang mencegah radikal bebas masuk ke dalam tubuh.

Radikal bebas adalah atom atau kelompok atom dalam keadaan bebas alias tak terikat oleh gugus lain. Jika dianalogikan, radikal bebas bagai penjahat yang tangannya tak terikat sehingga usil mengambil barang. Faktanya radikal bebas memang menangkap molekul hidrogen, asam lemak, dan logam berat yang pada akhirnya memicu beragam penyakit degeneratif. Bila radikal bebas yang memicu beragam penyakit degeneratif itu terhambat, maka penyakit degeneratif pun tercegah.

Obesitas

Sejatinya bakteri asam laktat juga menghuni lambung dan usus halus manusia. Jumlahnya miliaran. Nah, ketika bakteri dari yoghurt itu berjumpa dengan bakteri di usus, mereka bersimbiosis untuk mencegah serangan mikroba patogen. Mereka memproduksi senyawa bakteriosin yang bersifat mikrosidal alias mematikan mikrobia lain. Dengan demikian pertumbuhan mikroba patogen di dalam lambung dan usus halus pun terhambat. Dampaknya penyakit akibat infeksi seperti radang lambung pun tercegah.

Menurut Dr Ir Caribu Hadi Prayitno dari Universitas Jenderal Soedirman, Purwokerto, Jawa Tengah, yoghurt juga mampu mencegah kanker saluran pencernaan. Sebab, yoghurt mencegah penyerapan senyawa karsinogenik seperti nitrosamin yang masuk ke pencernaan. Bakteri asam laktat membentuk selaput protein dan vitamin yang mengeblok penyerapan nitrosamin sehingga dikeluarkan bersama feses. Khasiat seperti itu dapat diraih jika rutin mengkonsumsi 1—2 gelas yoghurt per hari.

Khasiat lain yoghurt seperti dibuktikan oleh Prof Angelo Tremblay PhDadalah sebagai penurun bobot. Periset Fakultas Kedokteran Universitas Laval, Quebec, Kanada, itu meriset 63 perempuan obesitas. Perempuan yang rata-rata berumur 43 tahun itu mengkonsumsi 600 mg kalsium per hari. Itu di bawah jumlah asupan minimum yang disarankan, yakni 1.000 mg per hari. Setelah 15 pekan penelitian, konsumsi kalsium ditingkatkan menjadi 1.200 mg.

Hasilnya responden yang mengkonsumsi 1.200 mg per hari mengalami penurunan bobot tubuh hingga 6 kg. Penurunan bobot tubuh kelompok kontrol yang mengkonsumi plasebo berupa gula atau kalsium di bawah 600 mg per hari, hanya 1 kg. Angelo mewanti-wanti bahwa diet itu hanya berhasil bagi mereka yang kurang konsumsi kalsium dalam kesehariannya. Menurut American College of Sports Medicine, diet tinggi kalsium bagi perempuan berusia 20—50 tahun adalah 1.000 mg per hari.

Yoghurt nonlemak mengandung 452 mg kalsium. Artinya untuk memenuhi asupan 1.000 mg per hari dibutuhkan lebih kurang 500—600 ml yoghurt. Diet tinggi kalsium mengurangi bobot tubuh karena, “Otak mendeteksi kekurangan kalsium dalam tubuh dan mengkompensasikan dengan hasrat makan yang lebih besar. Itulah yang menyebabkan bobot tubuh meningkat,” kata Tremblay. Konsumsi kalsium yang cukup membantu mempertahankan kestabilan hasrat makan.

Kolesterol

Dr Ir Eni Harmayani MSc, periset di Fakultas Teknologi Pertanian Universitas Gadjah Mada, mengisolasi bakteri asam laktat Lactobacillus sp Dad 13 yang berasal dadih. Dadih merupakan susu kerbau yang difermentasi, mirip yoghurt. Pada uji praklinis, ternyata bakteri asam laktat mampu menurunkan kadar kolesterol. Penurunan kolesterol 39,8% terjadi pada tikus yang diberi pakan tanpa kolesterol dan 13,4% pada tikus yang diberi pakan tinggi kolesterol.

Menurut Dr Ir Tridjoko Wisnu DEA, ahli nutrisi dari Fakultas Peternakan Universitas Gadjah Mada Yogyakarta, yoghurt berfaedah bagi penderita intoleransi laktosa. Penderita intoleransi laktosa biasanya mengalami diare setelah mengkonsumsi susu. Tridjoko menjelaskan bahwa laktosa alias gula susu susah dikonsumsi oleh penduduk Indonesia. Musababnya secara genetis penduduk Indonesia keturunan ras mongoloid dan negrito yang produksi enzim laktase— pemecah laktosa alias gula susu—nya rendah. Penurunan itu terjadi setelah lepas sapih susu akibat kurangnya mengkonsumsi susu ataupun hasil produk fermentasi susu seperti yoghurt.

Butiran laktosa yang tidak terurai menyebabkan diare karena menyerap banyak air dari sekitarnya. Sebelum keluar, ia tertahan di kolon atau usus besar dan diuraikan oleh bakteri penghasil gas. Akibatnya perut menjadi kembung usai minum susu lebih dari 300 ml per hari. Ketika laktosa susu dirombak oleh bakteri asam laktat, maka 30—40% laktosa terurai menjadi glukosa dan galaktosa yang lebih mudah diserap tubuh.

Jika bakteri asam laktat itu terus hidup di saluran pencernaan, maka proses penguraian laktosa itu terus berlanjut. Itulah sebabnya yoghurt aman dikonsumsi oleh orang yang intoleran terhadap laktosa. Sebagai sumber protein, kalsium, dan fostor tinggi, yoghurt baik dikonsumsi anak-anak berusia 1—3 tahun. Pada fase itu anak-anak membutuhkan asupan energi mencapai 102 kkal; orang dewasa, 36—37 kkal/kg

bobot tubuh. Pada usia anak-anak, dosis konsumsi yang dianjurkan 300—400 mg yoghurt per hari.

Yoghurt baik bagi pertumbuhan tulang. Pada anak usia 5—7 tahun ukuran tubuhnya 20% menyamai manusia dewasa. Pada kondisi itu tubuh mengakumulasi 45% kalsium organ. Makanya anak perempuan pada saat itu perlu asupan kalsium yang cukup untuk pertumbuhan tulang.

Itu untuk mengimbangi pengeroposan tulang yang terjadi pascamenopause. Tak kurang 500 mg kalsium terakumulasi pada tulang setiap hari. “Dianjurkan mengkonsumsi 1.500 mg kalsium per hari,” ungkap Tridjoko. (Faiz Yajri)

 

 

Dr Ir Eni Harmayani MSc, asam laktat penurun kolesterol

Foto-foto: Faiz Yajri

 

101

 

36

40

Persentase lemak tubuh

30

28

30

24

23

23

20

10

Wanita

0

Pria

< 600 mg

> 600—1.000 mg

Asupan kalsium

>1.000 mg

Asupan kalsium per hari orang dewasa mempengaruhi persentase lemak tubuh. Semakin tinggi asupan kalsium, persentase lemak kian rendah sehingga mengurangi obesitas.

Sumber: diolah dari riset Prof Angelo Tremblay PhD

Kandungan yoghurt

Full fat 100 g

Energi 60 Kkal

Karbohidrat 4,7 g

Gula 4,7 g

Lemak 3 g

Protein 3,5 g

Riboflavin 0,14 mg

Kalsium 121 mg

 

Powered by WishList Member - Membership Software