Pangan dan Bahasa

Filed in agrineka by on 03/10/2019

Ahli psikolinguistik dari University of Zurich, Swiss, Damián Blasi, mengatakan, makanan manusia berubah menjadi lebih lembut. Manusia purba makan daging mentah. Dengan mengonsumsi makanan yang lebih lembut, bentuk gigi depan lebih maju ketimbang gigi depan bawah, memungkinkan manusia melafalkan “f” dan “v”. Bahasa kelompok masyarakat berburu dan meramu di Greenland, Afrika Selatan, dan Australia tidak mengandung lafal “f” dan “v”.

Tags: , ,

 

Powered by WishList Member - Membership Software