Panen Padi Berlipat Ganda

Filed in Majalah by on 11/02/2019

Penggunaan zat perangsang tumbuh tepat guna meningkatkan panen padi.

Aplikasi zat pengatur tumbuh (ZPT) tepat guna salah satu cara intensifikasi

Luas sawah di Indonesia terus menurun. Catatan Badan Pusat Statistik (BPS) pada 2018 luas sawah tersisa hanya 7,1 juta hektare. Luasan itu turun dibandingkan dengan tahun 2017 yang mencapai 7,75 juta hektare. Produktivitas nasional rata-rata hanya 6 ton per hektare, maka luasan itu setara 42,6 juta ton gabah per sekali panen. Saat ini untuk memperoleh satu kilogram beras memerlukan 1,66 kg gabah kering panen.

Konsumsi nasi masyarakat Indonesia mencapai 114,6 kg per kapita per tahun. Jika penduduk Indonesia mencapai 260 juta, maka memerlukan 29,7 juta ton beras per tahun. Oleh karena itu, produksi padi nasional belum mencukupi kebutuhan. Luasan sawah terus melorot akibat gencarnya alih fungsi lahan yang mencapai 0,65 juta hektare per tahun. Celakanya alih fungsi lahan itu justru terjadi di Jawa yang menjadi lumbung padi nasional.

Produksi melonjak

Menurut Kementerian Pertanian dalam kurun 2013—2017 sebanyak 54,33% produksi padi nasional berasal dari Jawa. Harap mafhum, tanah sawah di Jawa lebih subur sehingga produktivitas lebih tinggi. Pertumbuhan bahan pangan selalu dikalahkan oleh laju pertumbuhan penduduk. Ketersediaan pangan di suatu tempat amat penting dan menunjang terciptanya stabilitas sosial, budaya dan ekonomi. Solusi meningkatkan hasil pangan dengan ekstensifikasi dan intensifikasi.

Ekstensifikasi cara meningkatkan hasil pertanian dengan penambahan luasan area pertanian. Melakukan ekstensifikasi relatif sulit karena perbedaan tingkat kesuburan tanah. Data Kementerian Pertanian pada 2017 menunjukkan produktivitas padi di Pulau Jawa rata-rata 5,7 ton per hektare. Adapun di luar jawa 4,7 ton per hektare. Cara lainnya yakni intensifikasi atau meningkatkan hasil pertanian dengan teknologi.

Beberapa pilihan teknologi itu antara lain bibit berkualitas, alat mesin pertanian, pemupukan, dan penggunaan zat perangsang tumbuh (ZPT) atau suplemen. Penggunaan ZPT meningkatkan produktivitas padi. Lihat saja Poniman di Lampung Tengah. Setelah menggunakan suplemen, panennya meningkat menjadi 8 ton per hektare. Sebelum menggunakan suplemen Poniman hanya memetik 7,2 ton gabah. Lonjakan 700 kg gabah itu amat signifikan karena setara Rp3.850.000

Di Kabupaten Jember, Jawa Timur, ada Amari yang memanfaatkan suplemen atau ZPT. Peningkatan produksi mencapai 1,3 ton di lahan 7.500 m². Semula Amari hanya mampu memanen 6,4 ton di luasan 7.500 m². Kini hasil panennya menjadi 7,7 ton pada luasan lahan sama. Zulkifli di Bulukumba, Sulawesi Selatan, memanen hingga 8 ton per hektare. Sebelum menggunakan ZPT, ia hanya memetik 6 ton per ha (baca: Agar Produksi Padi Melambung halaman 90—91).

Menurut dosen Program Studi Agroteknologi Universitas Pembangunan Nasional Veteran Yogyakarta, Ir Ari Wijayani M.P., cara kerja ZPT ibarat hormon pada tumbuhan. ZPT pada umumnya mengandung auksin untuk pembentukan titik tumbuh, giberelin mengokohkan batang, dan sitokinin untuk perbanyakan sel. Pemberian ZPT yang tepat mampu mendongkrak panen. Penambahan biaya produksi untuk pengadaan ZPT juga relatif kecil. Zulkifili hanya menambahkan Rp200.000 per ha sehingga tetap ekonomis.

Tepat guna

Di pasaran juga tersedia beragam ZPT sehingga memudahkan para petani. Sekadar menyebut beberapa di pasaran ada Boom Flower (produksi FMC), GibGro-10-SP (PT Nufarm), dan Bigest 40 EC (PT Multi Sarana Indotani). Suplemen Boom Flower yang mengisi pasar sejak 2010 itu mengandung 2,2% nitrogen aromatik. Menurut Busines Manager Plant Health FMC, Maulidin, pada prinsipnya suplemen merangsang pembungaan.

Suplemen atau zat perangsang tumbuh produksi PT FMC.

Para petani yang memanfaatkan Suplemen Boom Flower seperti Teguh di Kota Cirebon, Jawa Barat memanen padi lebih banyak. Peningkatan produksi hingga 44 %. Produksi melonjak karena produksi bunga juga lebih banyak sekaligus mengurangi kerontokan. Maulidin menuturkan, penggunaan suplemen itu hanya 1—1,5 liter per hektare lahan padi. Petani tinggal mengencerkan suplemen dalam 1.000—1.500 liter air bersih dan menyemprotkannya.

Dosis pas

Koleksi FMC                                            Busines Manager Plant Health FMC, Maulidin (berkacamata).

Penggunaan ZPT di luar negeri pun lazim. Fortune Agro di Tiongkok juga memproduksi beragam ZPT seperti Fortil. Menurut pemilik Fortune Agro, Shirley Lee, produknya merupakan auksin regulator atau pengatur auksin. Kelebihan lainnya meningkatkan kandungan klorofil. Klorofil tinggi sehingga fotosintesi lebih optimal sehingga meningkatkan panen. Menurut praktikus pertanian di Kabupaten Serang, Provinsi Banten, Iwan Subakti, penggunaaan ZPT harus tepat dosis.

Musababnya, sifat ZPT bisa merangsang aktivasi hormon pada tanaman. Pada beberapa kasus penggunaan ZPT berlebih berimbas pada menurunnya kualitas panen. Hormon pada buah masih terus aktif meski sudah dipanen. Imbasnya buah bisa pecah karena hormon masih aktif terus memacu untuk tumbuh. Itulah sebabnya pada umumnya dosis suplemen amat rendah, pada kisaran 1 liter atau 20 gram suplemen per ha.

Pemberian dosis terlalu rendah pun kadang kurang berimbas pada peningkatan produksi. Rizqi Caesar Utama dan Sugiyanta dari mahasiswa Departemen Agronomi dan Hortikultura, Institut Pertanian Bogor, membuktikan pemberian giberelin dosis hingga 22,4 gram per hektare secara umum dapat meningkatkan pertumbuhan dan komponen hasil tanaman seperti bobot per 1.000 butir padi. Namun tidak terlihat berbeda nyata meningkatkan hasil tanaman padi antara kontrol dan penambahan giberelin.

Jika dosis pas, produksi padi berpeluang terdongkrak. Berdasarkan pengalaman para petani di berbagai daerah, penggunaan suplemen atau ZPT mampu meningkatkan produksi hingga 40%. Artinya jika kini luasan sawah nasional 7,1 juta hekatre menggunakan ZPT, potensi lonjakan produksi setara 17,04 juta ton. Ketika laju alih fungsi lahan berjalan amat cepat, penggunaan suplemen menjadi salah satu solusi. (Muhamad Fajar Ramadhan)

Tags: , , , , , ,

 

Powered by WishList Member - Membership Software