Panen Ekoenzim

Filed in Peristiwa by on 10/11/2020

Komunitas Livie Hidro menyelenggarakan seminar web bertajuk Panen, Fermentasi Kedua, dan Manfaat Ecoenzymeku pada Ahad, 4 Oktober 2020. Panitia menghadirkan sukarelawan Komunitas Ecoenzyme Nusantara, Lie Min Fu dan Juliana Ojong. Ekoenzim adalah larutan fermentasi bahan organik kulit buah atau sisa sayuran, gula merah atau molase, serta air. Setelah 90 hari, cairan ekoenzim dipanen dengan menyaringnya. Hasil saringan disimpan dalam botol kecil agar lebih praktis. Penggunaannya antara lain sebagai campuran pembersih piring, pakaian, sabun mandi, sampo, membersihkan luka, dan penyanitasi tangan. Lie Min Fu menyebutkan sekitar 60% sampah yang terbuang di TPA adalah sampah organik. Selain bau tak sedap, sampah organik juga menghasilkan gas metana yang dapat memicu ledakan. “Dengan mengolah sampah organik menjadi ekoenzim kita berkontribusi menyelamatkan bumi,” kata Lie.***

Tags: ,

 

Powered by WishList Member - Membership Software