Panen 2 Kali Lipat Lewat Organik

Filed in dari redaksi by on 01/12/2009 0 Comments

Itik-itik itu berenang bebas di lahan sawah yang becek. Moncongnya menggelosor kian kemari mencari keong mas dan benih gulma yang tercecer. Kakinya aktif mengorek tanah dan lumpur, mencari gulma kesenangannya. Itik memperoleh makanan, sedangkan di bawah, pasokan oksigen terlarut di dalam tanah kian bertambah dan menyehatkan akar tanaman. Tugas petani untuk menyiangi sawah dan memerangi keong mas pun beralih ke moncong-moncong yang tak kenal rasa kenyang.

Pembaca yang terhormat, teknik bertanam padi organik ala Takao Furuno yang sudah menyebar ke seluruh kawasan Asia Tenggara itu masih ditambah dengan penanaman Azolla pinnata dan penebaran ikan. Di Bali sejumlah petani rutin menerapkannya. Cuma saja, kombinasi padi, itik, ikan, dan azolla membutuhkan ketersediaan air yang cukup.

Lantas bagaimana jika ketersediaan air terbatas? Muncullah SRI, system of rice intensification. Lahan sawah cukup macak-macak becek. Bibit padi umur 7 hari ditanam dengan jarak 30 cm, lebih jauh daripada jarak tanam normal. Lantaran tanahnya macak-macak, jasad renik dan cacing berlimpah. Merekalah yang memasok kebutuhan unsur hara untuk padi, meskipun petani mesti rajin menyiangi gulma yang banyak tumbuh.

Bertanam padi organik model Takao Furuno dan SRI kian marak akhir-akhir ini. Bahkan sejumlah petani menjadikannya sebagai peluang bisnis. Saat ekspor beras dibuka, beras organik Indonesia meluncur ke pasar dunia dengan harga Rp10.000/kg. Di Amerika Serikat beras itu dijajakan seharga Rp30.000. Di dalam negeri, pasar semula terbatas di Jakarta dan Bandung. Dalam waktu kurang dari setahun, permintaan melebar ke Sumatera, seluruh Jawa, dan Kalimantan. Bobot kemasan pun kian beragam. Semula hanya tersedia kemasan 5 kg; kini, 2 kg hingga 25 kg.

Pembaca, tren kembali ke alam lewat beras organik kami tampilkan sebagai peluang bisnis yang menarik. Walaupn masa panen lebih lambat daripada cara tanam konvensional, tetapi hasil panen yang meningkat 100% meniadakan kelemahan itu. Bersama bisnis padi organik, disajikan pula peluang bisnis itik pedaging yang tak lekang dilanda masa. Selamat membaca.

 

Salam,

 

Onny Untung

 

Powered by WishList Member - Membership Software