Pakan Piyik

Filed in klinik satwa by on 01/03/2009 0 Comments

  1. MENGAPA PIYIK ITU MATI?
  2. APAKAH PAKAN YANG DIBERIKAN SUDAH SESUAI? APAKAH PERLU DIBERI VITAMIN?
  3. DI MANA SAYA DAPAT MEMBELI CUCAKRAWA DAN MURAI BATU HASIL TANGKARAN?
DEWI NILAMSARI
JL. BASUKI RAHMAT NO. 39
JATINEGARA TIMUR VII/39
JAKARTA TIMUR
  1. Ada beberapa sebab yang membuat piyik itu mati. Kemungkinan pertama karena pemberian pakan tidak tepat. Berdasarkan konsumsi pakan, kelompok burung dibedakan menjadi: burung pemakan daging, pemakan serangga, pemakan biji-bijian, pemakan buah-buahan, atau kombinasi makanan-makanan itu. Burung gereja termasuk kelompok burung pemakan biji-bijian. Biji-biji yang disukai antara lain: biji rumput-rumputan, shorgum, gandum, dan padi-padian. Kemungkinan lain, piyik mati karena kekurangan cairan. Piyik seyogyanya tetap diberi minum air putih matang supaya bebas penyakit.
  2. Piyik burung gereja dapat diberi pakan bubur bayi. Namun, pakan yang paling tepat biji-bijian dan serangga kecil. Bubur bayi dapat membantu piyik bertahan hidup, tapi karena kental-tidak mengandung banyak air-lama kelamaan burung akan mati. Lebih baik piyik diberi kacang hijau tumbuk atau voor burung yang diencerkan dengan air matang sampai lembek seperti bubur bayi, baru kemudian dilolohkan ke piyik. Voor terbuat dari aneka biji-bijian dan tepung ikan sehingga gizinya cukup untuk pertumbuhan piyik. Vitamin sebaiknya diberikan pada burung dewasa yang dapat minum sendiri. Dosisnya perlu diperhatikan karena jika terlalu banyak malah menyebabkan burung sakit.
  3. Silakan hubungi Slamet Santoso di Kompleks Bulok, Jl. Yanatera 15 No.7 Pondokgede, Bekasi.***
 

Powered by WishList Member - Membership Software