Nyamplung Rival Cacar

Filed in Majalah by on 06/04/2020

Biji nyamplung Calophyllum inophyllum mengandung minyak kaya manfaat

 

Minyak nyamplung membantu mengatasi cacar air. Tanpa noda hitam di wajah penderita cacar.

Dua hari berturut-turut suhu tubuh Yovin Purnama Sari meningkat hingga 39ºC. Pada hari ketiga, muncul cacar di wajah perempuan berumur 17 tahun itu. Namun, lama-kelamaan cacar itu menyebar di seluruh tubuh. Ibundanya, Vivin Carolina, membawa Yovin ke rumah sakit. Dokter pun meresepkan obat- obatan antivirus untuk Yovin. Menurut dokter kulit di Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo, Prof. dr. Kusmarinah Bramono, Sp.KK(K), PhD. penyebab cacar air adalah Varicella zoster Virus (VZV).

Guru besar dan konsultan Dermatologi Infeksi Tropik Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia, Prof. dr. Kusmarinah Bramono, Sp.KK(K), PhD.

Guru besar Dermatologi Infeksi Tropik Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia itu mengatakan, pada umumnya manusia hanya terkena cacar air sekali seumur hidup. Namun, pada individu dengan kekebalan tubuh yang rendah berpeluang lebih dari sekali terkena cacar air. Kusmarinah menuturkan, tersebar melalui udara yang mengandung droplets (percikan) air liur dan bersin dari pasien cacar air.

Cegah pecah

Menurut Kusmarinah gejala awal cacar air atau chicken pox sangat umum. Mula-mula tubuh mudah lelah,kemudian meriang atau demam. Nafsu makan berangsur menurun. Kusmarinah mengatakan, lama-kelamaan akan timbul ruam kulit berupa bintik merah yang kemudian menjadi bisul berisi air bening. Bisul dapat muncul di seluruh tubuh termasuk mulut. Isi bisul berubah menjadi keruh seperti nanah yang diikuti dengan rasa gatal.

Infeksi dapat terjadi pada orang di dekatnya yang menghirup udara. “Sebenarnya pada anak sehat, penyakit ini bersifat swasirna atau sembuh sendiri tanpa memerlukan obat antivirus. Obat hanya diberikan untuk penurun demam dan pengurang gatal,” kata Kusmarinah. Namun, jika dokter menilai bahwa seorang anak atau dewasa yang terkena berisiko menjadi cacar air yang berat, dokter memberikan obat antivirus.

Doktor Dermatologi dan Venerologi alumnus Universitas Indonesia itu mengatakan, semua peradangan kulit akan meninggalkan bekas, tergantung kedalaman peradangan. “Jika radang ringan, bekas hanya berupa perubahan warna menjadi hitam yang akan lebih cepat menghilang dibandingkan dengan radang dalam yang menyebakan cekungan,” kata Kusmarinah. Oleh karena itu, pengobatan lebih awal agar jangan sampai bisul pecah dan terinfeksi bakteri, penting untuk mencegah bekas.

Vivin memanfaatkan minyak nyamplung.Sejak 2017 perempuan 38 tahun itu mengolah biji nyamplung Calophyllum inophyllum menjadi minyak. Ia tergerak memanfaatkannya karena sudah merasakan sendiri manfaat minyak nyamplung bagi kesehatan. Selain itu Vivin juga belajar dari pengalaman rekannya yang mengidap diabetes melitus. Rekannya mengoleskan minyak nyamplung di bekas luka akibat diabetes. Hasilnya bekas luka itu bersih tanpa noda hitam.

Berdasarkan pengalaman itu, Vivin mengoleskan minyak nyamplung ke setiap bisul cacar air di tubuh putrinya. Ia mengoleskannya dengan kapas pembersih telinga atau cotton bud. Frekuensi pengolesan sesering mungkin. Menurut Vivin, “Minyak nyamplung kaya akan antioksidan. Pemanfaatannya juga sudah banyak untuk perawatan kulit. Sifatnya mampu menghidupkan sel jaringan kulit sehingga pemulihan lebih cepat.”

Minyak oles biji nyamplung membantu menghilangkan bekas cacar air.

Antioksidan tinggi

Perubahan cacar di wajah Yovin Purnama Sari sejak terserang peyakit itu (foto pertama) hingga kembali mulus (foto ke-4) 30 hari kemudian

Menurut Yovin olesan minyak nyamplung terasa dingin di kulit. Selama 30 hari Vivin dan Yovin rutin mengoleskan minyak nyamplung di permukaan cacar air. Benjolan yang berisi cairan bening itu pun mulai kering dan mengelupas. Itu terjadi pada hari-14 setelah pengolesan minyak buah tanaman anggota famili Calophyllaceae itu.Setelah cacar kempis dan kering, tidak tampak bekas cacar air di wajah sulung dua bersaudara itu.

Muka Yovin kembali bersih dan mulus tanpa bekas cacar. Oleh karena itu, rasa percaya diri siswa SMA kelas 3 itu tetap tinggi. Cacar air sempat menular juga pada adik Yovin, Dea Puspita. Belajar dari pengalaman Yovin, ibu dua anak itu pun melakukan hal yang sama, yakni mengoles minyak nyamplung pada cacar air. Proses penyembuhan cacar pun sama. Mula- mula cacar mengempis, kering, dan hilang tanpa bekas. Siswa 1 SMP itu pun bebas dari bekas cacar air.

Minyak tanamananggotafamili Calophyllaceae itu diperlukan banyak jenis industri seperti perawatan tubuh (baca Trubus 603 edisi Februari 2020). Menurut riset Mutiara Novianti dan rekan dari Universitas Sebelas Maret (UNS) Surakarta, Jawa Tengah, nyamplung mengandung senyawa metabolit sekunder golongan flavonoid, saponin, triterpenoid, dan tanin. Senyawa itu memiliki banyak manfaat, salah satunya adalah sebagai antioksidan.

Dokter sekaligus herbalis di Tangerang Selatan, Provinsi Banten, dr. Prapti Utami, Msi, mengatakan, minyak nyamplung memang berfaedah antivirus, anti radang, antibakteri, dan revitalisasi sel. Perempuan 50 tahun itu mengatakan, minyak nyamplung mengandung flavonoid yang cukup tinggi. (Hanna Tri Puspa Borneo H.)

Tags: , , , ,

 

Powered by WishList Member - Membership Software