Muda & Beragribisnis

Filed in dari redaksi by on 09/01/2015
Rubrik muda+ mulai hadir sejak edisi Januari 2015

Rubrik muda+ mulai hadir sejak edisi Januari 2015

Usianya baru 17 tahun ketika Benedictus Bobby Chrisenta mulai mengolah susu sapi menjadi kefir. Kefir olahan fermentasi susu sebagai minuman kesehatan. Produksi pertama ia tawarkan kepada guru sekolahnya di SMA Negeri 1 Batu dan orang tua teman-temannya. Kelahiran 1 Maret 1988 itu juga menyasar pasien yang baru keluar dari rumah sakit. Upayanya berhasil, mereka menjadi pelanggan. Pada 2008—2009, Bobby yang dibantu keluarga sanggup menjual hingga 600 liter kefir atau 1.200 botol per bulan.

Kefir bukan perkenalan pertama Bobby dengan dunia agribisnis. Saat masih sekolah dasar pria 26 tahun itu beternak cupang. Hasil penjualannya cukup untuk membayar SPP dan sisanya diserahkan kepada ibunda. Memasuki SMP Bobby beternak burung kenari. Pada SMA barulah ia memproduksi kefir. Saat kuliah di Fakultas Kedokteran Hewan Institut Pertanian Bogor usaha itu diteruskan orangtua. Di Bogor, dokter hewan yang lulus pada 2014 itu bermitra dengan penangkar beternak domba garut.

Nun di Bandung, Provinsi Jawa Barat, Roni Hartanto Gunawan membudidayakan beragam sayuran secara hidroponik. Omzet pemuda 27 tahun itu fantastis, ratusan juta rupiah per bulan. Alumnus Teknologi Benih Fakultas Pertanian Universitas Padjadjaran itu juga menekuni jasa pembuatan lansekap dan rental tanaman. Sosok muda bertani kini kian langka di tanahair. Kondisi serupa juga terjadi di hampir seluruh negara Asia.

Dalam pertemuan di kantor Asian Productivity Organization di Tokyo, Jepang, Direktur Kantor Urusan Perempuan dan Lanjut Usia, Divisi Sumberdaya Manusia Pertanian, Kementerian Pertanian, Kehutanan, dan Perikanan, Jepang, Kazue Sato mengungkap data riset yang menunjukkan populasi petani di Jepang berumur 39 tahun ke bawah paling sedikit dibanding rentang umur lainnya. Populasi terbesar justru di usia di atas 70 tahun. Oleh sebab itu kehadiran petani-petani muda sangat didorong dengan memberi kemudahan tertentu. Sebab kelahiran mereka menjadi sumber inspirasi bagi pemuda lainnya. Di tanahair, profil petani muda inspiratif kami hadirkan dalam rubrik baru yang diberi nama MUDA+ mulai edisi Januari 2015. Selamat Tahun Baru 2015! ***

Salam,

Evy Syariefa

 

Powered by WishList Member - Membership Software