VCO: Minyak Dara Antialergi

Filed in Fokus by on 02/10/2013
dr Prapti Utami,  asam laurat dalam VCO merupakan antioksidan yang mampu meningkatkan daya tahan tubuh

dr Prapti Utami, asam laurat dalam VCO merupakan antioksidan yang mampu meningkatkan daya tahan tubuh

Virgin coconut oil (VCO) menyingkirkan alergi kulit.

Nikmat itu membawa sengsara. Menikmati cumi asam manis dan kerang rebus, pada akhir Juli 2013 itu menyebabkan Krisna Mahendra—bukan nama sebenarnya—mengalami gatal di lengan kanan dan kiri. Gatal itu bermula dari sebuah rona merah  seukuran koin Rp500 di tangan sebelah kanan. Namun, rasa gatal itu akhirnya menjalar ke bagian tubuh lain seperti tengkuk. “Rasa gatal itu bisa menjalar ke seluruh tubuh,” ujar Krisna. Acap kali ia menggaruk bagian yang gatal sehingga berubah menjadi ruam-ruam merah.

Rasa gatal itu tidak disertai panas ataupun nyeri, tapi meninggalkan bekas kulit keputihan dan terasa perih bila kena air. Itulah petaka Krisna usai mencecap nikmatnya hidangan laut. Celakanya gatal dan ruam merah itu bertahan hingga berhari-hari. Ketika itu ia lebih sering mengenakan baju berlengan panjang untuk menutupi rona merah itu. Namun, saat baju bersentuhan dengan kulit menyulut rasa gatal. Dalam beberapa jamuan saat pertemuan penting, misalnya, ia kerapkali harus menahan rasa gatal tak terperikan itu.

 

Minyak

Krisna Mahendra sejatinya sadar betul bahwa ia alergi terhadap hidangan laut. Namun, karena begitu merindukan memakan hidangan laut itu, ia pun mencobanya. Pada Juli 2013 kesibukan Krisna meningkat karena mesti menyerahkan laporan tengah tahun perusahaan yang dipimpinnya. Itulah sebabnya ia tak sempat memeriksakan diri ke dokter. Ia teringat virgin coconut  oil (VCO) yang disimpan di laci mobilnya.  Pria 48 tahun itu lantas mengonsumsi satu sendok makan VCO per hari untuk menjaga daya tahan tubuh.

Beragam merek VCO yang berkembang pada era 2005-an

Beragam merek VCO yang berkembang pada era 2005-an

Belakangan Krisna mencoba mengoleskan VCO ke kulit yang alergi. Hasilnya cukup memuaskan. Ia merasakan rasa gatalnya sedikit mereda  usai pengolesan di kulit. Sepuluh hari mengoleskan dan rutin mengonsumsi vco, alerginya mulai menghilang.  “Sekarang makan hidangan laut tidak masalah,” katanya. Dokter sekaligus herbalis di Tangerang, Provinsi Banten, dr Prapti Utami menyebutkan senyawa asam laurat dalam VCO merupakan antioksidan kuat yang mampu menekan imonuglobulin e (Ige) pemicu alergi.

“Antibodi dapat meningkatkan  daya tahan tubuh,” kata Prapti yang menjelaskan penyebab alergi beragam mulai dari makanan, zat kimia, dan ketidakseimbangan hormon. Prapti menjelaskan setiap orang berpotensi mengalami alergi karena memiliki antibodi alergi. Namun, orang yang paling berpeluang adalah mereka yang memiliki riwayat alergi di keluarga. Bentuk reaksi alergi  bermacam-macam seperti asma (batuk dan sesak napas), bersin, pilek, hidung tersumbat, dan gatal-gatal. “Dampak gatal di kulit merupakan pertanda sistem imun di tubuh menolak alergen yang terkandung di tubuh,” kata Prapti. Alergen adalah zat yang memicu timbulnya alergi.

Pengalaman Krisna menggunakan VCO untuk kulit bukan yang pertama. Sebelumnya, ia pun sempat mengoleskan VCO untuk mengatasi keluhan mata ikan di sela kaki dan  kutil di sela kelopak mata.  Sepekan rutin mengoleskan kutil, misalnya, mengempis, lantas kering dan terkelupas sendiri. “Saya sempat berpikir untuk operasi,“ kata Krisna yang khawatir bila bintil itu pecah lantas menyebar. Pengalaman yang sama pernah dialami Prapti ketika suaminya mengalami penyakit sejenis.

Penyakit akibat virus Human papiloma dan Veruca vulgaris itu rontok dari kulit hanya dalam hitungan hari. “VCO pun ampuh bila digunakan untuk menghilangkan bekas luka terbuka di kulit,“ kata Prapti. Riset Mary G Enig PhD pada 1955 menjelaskan  asam laurat pada minyak kelapa dara di tubuh dapat diubah menjadi monolaurin, senyawa monogliserida yang sama seperti air susu ibu (ASI).  Monolaurin berfungsi melawan infeksi virus, bakteri, dan protozoa. Pada VCO, kadar monolaurin  mencapai  52%.

 

Sri Lestari Raharjo, “VCO mampu menjaga kelembapan kulit”

Sri Lestari Raharjo, “VCO mampu menjaga kelembapan kulit”

Produk turunan

Sri Lestari Raharjo, direktur utama PT Trimatari Bio Persada Recovery di Jakarta menuturkan VCO memang multimanfaat. Lestari mengolah VCO menjadi produk kecantikan sejak 2007. Ia terinspirasi oleh kebiasaan neneknya mengoleskan minyak kelapa  ke  sekujur tubuh. Kini ia memproduksi beragam produk kecantikan seperti sabun, sampo, hair spa, dan calir atau body scrub. “Konsumennya hotel berbintang di Jakarta dan Bali,” ujar Lestari yang juga terinspirasi setelah membaca berbagai kandungan  kosmetik yang mengandung minyak.

Menurut lulusan Pendidikan Sastra Inggris Universitas Negeri Jakarta  itu keunggulan VCO untuk kecantikan terletak pada kemampuannya menjaga kelembapan kulit.  Itu sejalan riset yang dilakukan Agero AL dari  Departemen Dermatologi, Sekolah Kedokteran Makati, Filipina pada 2004. Agero meneliti bahwa xerosis yang bercirikan kulit  kasar, bersisik, dan menimbulkan gatal itu lebih cepat sembuh dengan pelembap  berbahan dasar VCO dibandingkan  bahan minyak lainnya.

Menurut Lestari VCO yang dibuat tanpa pemanasan mampu menjaga senyawa murni dalam kelapa sehingga lebih alami. “Kalau minyak nabati lain biasanya dibuat melalui pemanasan,” kata  perempuan  kelahiran Yogyakarta itu. Wajar jika khasiat minyak perawan itu pun terjaga sebagaimana pengalaman Krisna Mahendra yang sembuh alergi akibat hidangan laut.  (Nurul Aldha Mauliddina Siregar)

Tags: , ,

 

Powered by WishList Member - Membership Software