Mimbar Pembaca Edisi September 2019

Filed in mimbar pembaca, Rubrik Tetap by on 01/09/2019

Santan Kelapa

Santan versus Kolesterol

Beberapa kali Majalah Trubus mengulas khasiat mengonsumsi santan antara lain menurunkan kadar gula darah. Bagaimanakah dengan risiko meningkatnya kadar kolesterol dalam darah?
Afdilah Irawati Wahyono
Kota Depok, Provinsi Jawa Barat
Menurut American Food and Drug Administration (FDA), batas maksimal seseorang untuk mengonsumsi santan yaitu 100 gram atau 100 ml per hari. Santan mengandung lemak jenuh sebanyak 21, 3 gram dalam 100 gram santan. Anjuran konsumsi lemak jenuh dalam sehari untuk seorang manusia maksimal 20 gram. Namun, lemak jenuh dalam santan merupakan asam laurat. Asam laurat dapat meningkatkan high-density lipoprotein (HDL) yang merupakan kolesterol baik yang mampu menurunkan risiko penyakit jantung. HDL juga cenderung bersifat menekan molekul low-density lipoprotein (LDL) yang merupakan kolesterol jahat. Belum ada penelitan batas konsumsi asam laurat untuk manusia dalam sehari yang masih baik untuk tubuh dan tidak menyebabkan kolesterol, sehingga lebih aman untuk mengambil jalan tengah. Santan dikonsumsi untuk menurunkan gula darah dan tanpa menyebabkan efek samping kolesterol bila dikonsumsi maksimal 100 ml per hari.



Budidaya Porang

Porang tumbuh di bawah tegakan

Umbi porang bahan penganan serbaguna antara lain untuk membuat shirataki dan konyaku. Bagaimanakah cara membudidayakan porang?
Jefri Firmansyah
Gilimanuk, Provinsi Bali
Tanaman porang lazimnya dimanfaatkan sebagai tanaman sekunder dan tanaman tumpangsari di antara pohon perkebunan seperti jati, sengon, dan mahoni. Persyaratan tumbuh ideal Amorphophallus onchophyllus yaitu lahan kering berketinggian 100-600 m dpl, suhu 25-35°C, curah hujan 1.000-1.500 mm/tahun yang tersebar merata sepanjang tahun, tekstur tanah ringan-sedang, gembur, subur, dan kandungan organik dalam tanah yang cukup tinggi. Keunggulan porang salah satunya merupakan tanaman tahan naungan 40—60%. Porang juga dapat menolerir cekaman air selama 30—60 hari, setelahnya produktivitas umbi akan menurun. Perkembangbiakan porang bisa menggunakan biji secara generatif maupun ubi batang, ubi daun, dan persilangan tulang daun. Teknik budidaya porang dapat Anda baca di Trubus edisi September 2001 berjudul Menjinakkan Tumbuhan Liar di Bawah Naungan.
Salam Sembuhkan Penyakit Kulit

Daun salam

Apakah daun salam bisa digunakan untuk menyembuhkan penyakit kulit selain kudis?

Dodon Rhamdzona
Kabupaten Kuningan, Jawa Barat
Menurut hasil penelitian Dewi Apriani, Nur Amaliawati, dan Eni Kurniati dari Jurusan Analis Kesehatan Politeknik Kesehatan Yogyakarta, infusa daun salam memiliki kemampuan menghambat pertumbuhan bakteri Staphyloccoccus aureus yang menyebabkan jerawat dan bisul. Konsentrasi infusa daun salam yang efektif menghambat pertumbuhan bakteri S. aureus yaitu 80-100%. Cara menggunakan daun salam untuk mengatasi jerawat ataupun bisul yaitu dengan mengaplikasikan cairan kental infusa daun salam hasil rebusan atau ekstrak pada jerawat atau bisul.***

Tags: , ,

 

Powered by WishList Member - Membership Software