Mimbar Pembaca Edisi Agustus 2019

Filed in mimbar pembaca, Rubrik Tetap by on 01/08/2019

Ralat Artikel “Pisang Awet 23 Hari”

Majalah Trubus edisi Juli 2019 mengulas teknologi pengawetan pisang, berjudul “Pisang Awet 23 Hari.” Berikut ralat artikel. “Sebetulnya kalium permanganat (KMnO4) yang dikenal sebagai oksidator etilen bukan barang baru. Kemutakhiran inovasi Widayanti menggunakan nano zeolit sebagai tempat tersimpannya kalium permanganat. Buah yang diperlukan pisang hasil panen pada waktu yang optimal. Widayanti memasukkan nano zeolit-KMnO4 yang dikemas dalam kantong teh langsung setelah panen buah. Perlakuan berhenti pada hari ke-17. Pisang ambon yang lazimnya menguning pada hari ke-17 akan tetap prima dan layak konsumsi hingga hari ke-23. Menurut Widayanti setiap gram nanozeolit-KMnO4 menyerap 114 ppm etilen, setara 1 kg pisang ambon.

Hapa untuk mendederkan ikan

Membuat Hapa

Bagaimanakah cara membikin hapa? Di mana saya bisa membeli hapa?

Agus Ridwan Hidayat
Bandung, Jawa Barat

Hapa adalah kurungan persegi panjang untuk menampung ikan sementara waktu agar mendapat pengawasan lebih saksama dan terlindung dari serangan hama serangga. Ukuran hapa yang lazim yaitu 2 x 1 x 1 m3 atau 3 x 2 x 1 m3. Namun, Anda bisa membuat hapa sesuaikan dengan kebutuhan. Bahan yang diperlukan yaitu bahan terilin, benang jahit untuk menjahit terilin, dan tambang plastik berdiameter 3 mm untuk mengikat hapa pada keempat sudut persegi. Jika menginginkan hapa yang sudah jadi, Anda bisa mendapatkannya di CV Karunia Makmur Persada, Ruko Tritura Vista, Jl. M. Basir Blok A No.A-6, Pangkalan Masyhur, Kecamatan Medan Johor, Kota Medan, Sumatera Utara.

Keladi Tikus

Keladi Tikus versus Kanker

Apakah keladi tikus dapat mengobati kanker?

Jevi Alif Arobi
Kota Metro, Provinsi Lampung

Menurut hasil penelitian Lucie Widowati dan Harfia Mudahar, periset Balitbangkes RI, ekstrak etanol 50% umbi keladi tikus menghambat 50 % pertumbuhan sel kanker payudara (sel MCF-7) pada konsentrasi 89,16 (µg/ml). Begitu juga hasil penelitian Agung Putra, Tjahjono, dan Winarto dari Fakultas Kedokteran Universitas Diponegoro pada 2011 yang membuktikan ekstrak umbi keladi tikus fraksi diklorometanolik dapat meningkatkan protein caspase-3 yang berfungsi membunuh sel kanker.

Penggemukan domba

Wafer Penggemuk Domba

Bagaimana cara membuat wafer untuk penggemukan domba?

Untung Sugiharsono
Kabupaten Sukoharjo, Provinsi Jawa Tengah

Gunakan limbah jintan hitam yang sudah diserbukkan, corn germ meal (CGM), molases, kapur, dan daun pepaya. Campur semua bahan dan cetak di mesin wafer, lalu didinginkan. Wafer siap digunakan.

Membeli Wafer Domba

Di manakah saya bisa membeli wafer penggemuk domba yang sudah jadi?

Irsal
Minangkabau, Provinsi Sumatera Barat

Anda bisa menghubungi Laboratorium Industri Pakan, Departemen Ilmu Nutrisi dan Teknologi Pakan, Fakultas Peternakan IPB. Jl. Agatis Kampus IPB, Babakan, Kecamatan Dramaga, Bogor, Jawa Barat 16680.

Anggur

Memupuk Anggur

Bagaimana cara memupuk tanaman anggur dengan benar? Apakah digali dulu atau dipupuk secara melingkar?

Dinmas Fitra
Malang, Provinsi Jawa Timur

Sebarkan dan campur pupuk secara merata dengan tanah secara melingkar sejauh 25 cm dari batang. Kemudian tanah ditutup dan diairi dengan cara mengocorkan pupuk cair.

Pakan Ikan Racikan

Apakah sudah ada yang pernah membuat pakan ikan gabus racikan?

Idie
Banjarbaru, Provinsi Kalimantan Selatan

Ada yang membuat racikan pakan ikan gabus dengan komposisi tepung ikan 27%, bungkil kacang kedelai 20%, tepung terigu 10,5%, bungkil kacang tanah 18%, tepung kacang hijau 9%, tepung darah 5%, dedak 9%, vitamin 0,1%, dan mineral 0,5%. Ada juga yang membuat pakan racikan berbahan ampas tahu, bekatul, ikan teri, dan jagung. Cara membuatnya dengan merebus seluruh bahan lalu dicampur dan digiling. Jemur racikan pakan dan pastikan seluruh bahan tercampur secara merata.

Ikan Gabus

Membuat Pakan Ikan Sendiri

Bagaimanakah cara membuat pakan ikan supaya bisa terapung?

Arif Wibowo
Kabupaten Kudus, Provinsi Jawa Tengah

Cara membuat pakan terapung pada prinsipnya mengurangi kadar air pada bahan pakan. Laboratorium Bioteknologi Pakan Ternak, Balai Pengkajian Bioteknologi, BPPT, mengembangkan teknik fermentasi dengan kapang jenis Rhizopus terseleksi. Campuran bahan pakan dikurangi kadar airnya hingga 50-70% (atau ketika dipegang dengan telapak tangan terasa basah lembap dan tidak ada aliran air). Campur bahan dengan Rhizopus. Jika campuran bahan merupakan produk-produk rendah nutrisi, khususnya protein, maka larutan mineral khusus dicampurkan. Hal itu dilakukan untuk menjamin pertumbuhan Rhizopus yang akan menyerap air dari bahan pakan baik. Bahan pakan yang kaya nutrisi membuat pertumbuhan Rhizopus semakin subur.***

Tags: , ,

 

Powered by WishList Member - Membership Software