Melati Sehat

Filed in Rubrik Tetap, seputar agribisnis by on 13/02/2020

Khasiat aroma terapi melati antara lain mengatasi demam dan mencegah sesak napas.

Nilai ekspor melati Indonesia pada 2019 menembus Rp200 miliar. Negara-negara tujuan ekspor melati kita mulai dari Singapura, Malaysia, Thailand, Tiongkok, sampai Saudi Arabia. Sementara itu, saya disibukkan permintaan memperbanyak bibit melati india untuk program Green Beautiful Colorful di Jababeka, Cikarang, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat.

Eka Budianta

Melati india? Memang terdapat lebih dari 200 spesies melati di dunia.  Kita juga dikenalkan pada melati arab, melati belanda, melati bangkok, melati jepang, melati bintang, dan melati gambir Jasminum officinale! Itulah jenis melati yang sudah dikembangkan sejak awal abad ke-17 dengan nama melati casablanca atau melati spanyol. Adapun yang ramai diekspor adalah melati Indonesia Jasminum sambac.

Kelahiran

Bersama bunga kamboja dan krisan, melati kita termasuk paling digemari pasar internasional.  Perlu dicatat, buah, sayur, dan bunga dari Indonesia punya langganan di lebih dari 30 negara.  Buah manggis misalnya, diekspor rutin ke-29 negara.  Pisang yang hanya dilanggan 20 negara. Di dunia internasional, Jasminum sambac baru dibawa dari India ke Inggris pada 1919.  Budidaya melati mulai berkembang pada 1923.

Di tingkat nasional, bunga yang harum itu menjadi “puspa bangsa” Indonesia dengan Keputusan Presiden No.4/1993. Namun, perkebunan melati di pantai utara Jawa Tengah berkembang lama sebelumnya.  Kalau kita naik kereta api di seputar Tegal, tentu melihat hamparan kebun melati yang dipanen untuk campuran minum teh. Sampai saya remaja ibu sering menyediakan air melati untuk mengingatkan hari kelahiran.

Bisa dipastikan tersedia segelas air melati di meja belajar saya pada Rabu Legi, hari kelahiran saya. Kebiasaan itu terawat sampai saya lulus SMA.  Konon ibu berharap anaknya tumbuh menjadi manusia yang lembut dan tulus hati. Lain lagi pengalaman teman masa kecil saya, Retna Utama.  Ketika masih muda, ia disarankan minum bunga melati yang diembunkan.  Khasiatnya membuat badan sehat dan tubuh beraroma wangi.

Apakah melati berkhasiat mencegah penuaan? Memang demikian, menurut literatur “Lima belas Manfaat Melati” yang beredar di dunia maya.  Namun, Retna bilang, “Sekarang orang pintar mencari uang.” Maksudnya, apa saja bisa dijual dan dicari manfaatnya.  Di antara 15 manfaat itu termasuk menurunkan demam, mencegah sesak napas, memperkuat akar rambut, dan mengobati sengatan serangga.

Kita boleh percaya boleh tidak, melati dipahami sebagai lambang kesucian. Aneka bunga yang terpahat pada relief Candi Borobudur memang belum ditemukan.  Namun, coba kita cari lebih teliti pada ornamen kostum pengantin di Candi Prambanan.  Pada candi Budha, lebih kaya dengan aneka bunga air seperti lotus dan teratai.  Sedangkan pada candi Hindu mengedepankan kembang ceplok dan sulur-suluran.

Distilasi atau penyulingan bunga melati menghasilkan minyak berharga mahal, hingga jutaan rupiah per liter.

Ceplok piring itu disebut juga melati bangkok atau mondokaki.  Jadi, melati mungkin sudah ditanam masyarakat Pulau Jawa sejak 1.000 tahun lalu.  Untuk pemakaman pun sering diutamakan taburan melati.  Maklum, pemakaman diyakini sebagai kelahiran ke alam abadi.  Jadi, perlu diantar dengan hamparan melati.  Paket bunga melati tersedia dalam berbagai macam harga dan ukuran. Kalau berziarah di Yogyakarta dan Surakarta, biasanya dibanderol Rp45.000per satu kemasan bambu.

Ketenangan

Data ekspor bunga melati dan kamboja dari Indonesia ke negara-negara ASEAN dan Tiongkok menembus seribu ton pada 2017.  Pemanfaatan dan penelitian melati secara ilmiah pun berkembang. Fakultas Kedokteran Universitas Maranatha di Bandung, Jawa Barat, juga memajang hasil penelitian minyak bunga tanaman anggota famili Oleaceae itu pada repositori daringnya.

Ahli saraf di Universitas Maranatha, dr. Dedeh Supantini, Sp.S berkata, “Manfaat yang umum dikenal sebagai penenang, mengurangi stres.  Tapi hasil penelitian teman sejawat saya dari bagian Fisiologi menunjukkan bahwa aroma terapi melati bisa meningkatkan ketelitian dan kewaspadaan.”  Tentu peran melati sebagai relaksan tidak sendiri.  Berbagai tanaman Indonesia seperti pala dan cendana juga terbukti memberikan ketenangan.

Namun, perlu diakui bahwa wangi melati ternyata paling efektif. Peneliti dari Universitas Ruhr di Jerman, Prof. Hans Hatt mencatat melati setara dengan obat penenang, dengan efektivitas 5 kali lipat. Laporan mingguan Daily Mail menyebutkan bahwa wangi melati bisa mengatasi kegelisahan dan meredakan kemarahan. Jasmin, berasal dari bahasa Persia yang berarti pemberian Tuhan.

Para wanita mendapat manfaat melati bila menghadapi masalah datang bulan dan menghadapi menopause.  Oleh karena itu, jangan heran bila konsumsi bunga melati selalu bersinambungan.  Cukup banyak Rukun Tetangga (RT/RW) dan kelurahan yang mewajibkan warganya menanam melati di pot atau di pekarangan.  Hal itu terkait langsung pada tingginya kebutuhan.

Perlu sekitar 5 juta kuntum bunga untuk menghasilkan 1 kg ekstrak melati.  Kalau budidaya melati tidak mencukupi, kalangan industri parfum hanya bisa menggunakan senyawa sintetis untuk menghasilkan aroma semirip melati.  Jadi, di sinilah terbuka tantangan untuk meningkatkan pembudidayaan. Potensi agribisnis melati makin besar pada masa-masa mendatang, terutama menyangkut peralatan budidaya, pembenihan dan pengolahan.

Indonesia memerlukan ahli-ahli melati yang andal.  Bukan hanya pakar Biologi pada fase budidaya tanaman, tetapi teristimewa di tingkat distilasi untuk menghasilkan minyak berkualitas jempolan. Jangan pula dilupakan pakar perniagaan maupun industri dan pengembangannya sebagai produk kesehatan. ***

Tags: ,

 

Powered by WishList Member - Membership Software