Kurrajong Australia di Pasuruan

Filed in Trubus kids by on 01/08/2009 0 Comments

 

Itulah kisah perburuan Wawan-sapaan Cipto Suwarno Kurniawan-untuk mendapat tanaman botol Brachychiton rupestris idaman. Sejatinya bottle tree berasal dari Queensland, Australia. Wawan terbang ke Thailand untuk mengejar kontainer berisi anggota famili Malvaceae itu yang telanjur terkirim ke Bangkok. Di sana pengusaha mi itu bertemu dengan eksportir asal negeri Kanguru, Michael Dawson-bukan nama sebenarnya.

Michael bersedia melepas bottle tree dengan 1 syarat. Semua isi kontainer 40 feet itu harus turut dibeli. Padahal, kontainer itu hanya berisi 1 bottle tree setinggi 4-5 m berumur 90 tahun. Lainnya, 93 Xanthorrhoea glauca atau blackboy.

Wawan akhirnya setuju membeli semua isi kontainer. ‘Saya sempat bimbang, tapi penantian selama 1,5 tahun masa lepas begitu saja,’ kata alumnus University of New South Wales, Australia, itu. Wawan sudah memesan tanaman itu sejak 2006 lewat importir tanaman hias di Surabaya. Hingga akhir 2007 barang yang dijanjikan tak kunjung datang. Tak kehilangan akal, Wawan pun mengorder tanaman botol ke situs tanaman hias asal Australia di dunia maya. Dari sanalah ia memperoleh informasi tentang Michael yang telah mengirim bottle tree ke Thailand.

Pin bowling

Pantas Wawan ngotot mengoleksi bottle tree alias kurrajong. Pohonnya unik: ada yang pendek-gemuk, tinggi-kurus, dan berbatang kembar. Saat dewasa bentuk batangnya mirip botol dan ada juga yang seperti pin bowling. Rata-rata kurrajong tumbuh cepat hingga ketinggian 3-5 m. Selanjutnya pertumbuhan vertikal terhenti bertahun-tahun. Saat itulah batang mulai menggembung seperti botol.

Biasanya kian pendek batang semakin besar diameter botol yang terbentuk. Contohnya bottle tree yang Gunawan Widjaja lihat di Guangzhou, China. ‘Keliling batangnya 4 kali pelukan orang dewasa. Padahal tinggi tanaman hanya 8 m,’ kata pemilik nurseri Wijaya di Sentul, Bogor, Jawa Barat, itu.

Sayang, tak mudah untuk mendapatkan bottle tree dewasa dengan bentuk botol sempurna. ‘Bisa lebih dari 80 tahun, dari biji hingga tanaman dewasa,’ kata Gunawan. Di Australia bottle tree berumur puluhan hingga ratusan tahun tumbuh di lahan terbuka milik pemerintah yang dilindungi. ‘Tanaman baru bisa dipindah ke tempat lain saat pemerintah Australia mau memanfaatkan area tersebut,’ kata Wawan. Pantas jika queensland-flaschenbaum itu dibandrol harga tinggi.

Lantaran itu bottle tree langka di Indonesia. Pengamatan Gunawan populasi tanaman dewasa di tanahair kurang dari 30 pohon. Jarang eksportir Australia mengirim ke mancanegara lantaran harus menunggu tanaman dewasa dibongkar pemerintah.

Tiga bentuk

Kurrajong termasuk bandel. Ia bisa dipindah ke lokasi berbeda tanpa batasan umur, asalkan dengan teknik tepat. Misalnya, dengan menggali lubang secara melingkar di sekeliling tanaman dewasa yang akan dipindah. Proses penggalian harus hati-hati jangan sampai batang goyang atau terluka. Setelah terbentuk bola akar yang rapi, bungkus bola akar dengan karung plastik lalu ikat. Tanaman botol pun siap dipindah.

Jika salah penanganan, risikonya mati. Itu yang terjadi 1 tahun silam pada bottle tree berumur 140 tahun milik Wawan. ‘Ketika dipindah ada batang yang terluka,’ ujar pria kelahiran Pasuruan itu.

Menurut Wawan keunikan kurrajong juga terletak pada daunnya. Dalam 1 tanaman bisa muncul lebih dari 3 bentuk daun. Contohnya menjari, seperti tangan yang terbagi menjadi 2, 3, 4, 7, atau 9 segmen, dan daun tunggal memanjang. Menurut Gregori Garnadi Hambali, ahli botani di Bogor, Jawa Barat, bentuk daun beragam disebabkan gen yang tidak stabil sehingga mudah sekali berubah.

Kini ada 4 bottle tree yang menghias taman Wawan di Pasuruan. Itu hasil perburuannya selama 1,5 tahun. Tiga di antaranya, rata-rata setinggi 6-7 m, hasil perburuan langsung ke Queensland, Australia. Mereka menggenapi pohon bowling yang telanjur dikirim ke Bangkok. (Rosy Nur Apriyanti)

 

 

Powered by WishList Member - Membership Software