Kompos ala Lasiyo

Filed in Buah, Majalah by on 07/12/2019

Kompos ala Lasiyo

  1. Haluskan 1 ton serasah, paling baik daun bambu, atau kotoran hewan (kohe) dengan mesin shredder.
  2. Hamparkan serasah atau kohe di atas terpal lalu kocorkan larutan pengurai. Satu ton serasah memerlukan 10 l pengurai, kalau kohe cukup seliter.
  3. Bolak-balik agar larutan pengurai merata.
  4. Tangkupkan ujung terpal ke tengah sampai menutup lalu diamkan.
  5. Selang 2 minggu, kompos siap diaplikasikan.

<script async src=”https://pagead2.googlesyndication.com/pagead/js/adsbygoogle.js”></script>
<ins class=”adsbygoogle”
style=”display:block”
data-ad-format=”fluid”
data-ad-layout-key=”-er+o+l-go+rw”
data-ad-client=”ca-pub-4696513935049319″
data-ad-slot=”3417295201″></ins>
<script>
(adsbygoogle = window.adsbygoogle || []).push({});
</script>

Rimpang Dapur Antifusarium

  1. Tumbuk/lumat 1 kg rimpang dapur (disarankan menggunakan yang murah seperti lengkuas atau kunyit).
  2. Tumbuk/lumat 1 kg daun mimba, brotowali, sambiloto, pepaya, atau mahoni.
  3. Didihkan 5 l air lalu masukkan rimpang dan daun yang sudah dihaluskan.
  4. Aduk 5—10 menit lalu matikan api.
  5. Setelah dingin bisa diaplikasikan ke tanaman. Tambahkan 9 l air ke dalam 1 l pestisida.

Bedol Tunas Dapat Bibit

  1. Keduk tanah di sekitar tunas anakan berukuran 20—40 cm.
  2. Potong dengan pisau tajam sampai terpisah dari induk. Sisakan 3—5 akar.
  3. Campur media tanam terdiri dari arang sekam, kompos, dan tanah dengan perbandingan 1:2:4, masukkan dalam polibag 10 cm x 15 cm.
  4. Celupkan tunas dalam larutan ZPT lalu masukkan ke polibag.
  5. Teduhkan lalu siram pagi dan sore saat kemarau atau seperlunya saat hujan.
  6. Kocorkan pestisida nabati 1—2 kali per minggu.
  7. Setelah keluar tunas baru, biarkan terkena langsung tersinari matahari.
  8. Bibit siap tanam ketika berdaun 2—3.***

Tags: , ,

 

Powered by WishList Member - Membership Software