Jitu Pilih Kucing Ras

Filed in Majalah, Topik by on 11/05/2016

Tiga pertimbangan memilih kucing ras untuk penangkaran: dari hobi, belum banyak penangkar, dan banyak diminati pehobi

Sosoknya menawan dengan bulu panjang dan lebat serta berkarakter tenang, kalem, dan bersuara lembut. Itulah alasan kucing persia tetap menjadi primadona di kalangan pehobi kucing hingga kini. Itu pula sebabnya banyak cattery—tempat menangkarkan kucing—memilih jenis persia. Menurut Presiden Cat Fanciers Society of Indonesia (CFSI), Cacang Effendi, jumlah cattery untuk jenis persia banyak dan beberapa di antaranya berskala besar.

Atas dasar itu Cacang tidak merekomendasikan jenis persia bagi pemilik cattery baru. Jika tetap ingin menangkarkan persia, maka harus bisa bersaing dari segi kualitas dan skala usaha. Itu membutuhkan modal sangat besar. Modal terdiri atas investasi finansial untuk mendapatkan indukan berkualitas di atas rata-rata dan investasi waktu dan komitmen—alias hobi—untuk merawat kucing persia yang berbulu panjang.

Jenis kucing
Menurut dokter hewan dari Bhineka Cattery, drh Fauzi Rohman, perawatan kucing berbulu panjang lebih sulit. “Kucing tidak mempunyai kelenjar keringat. Untuk beradaptasi kucing mengeluarkan minyak. Pada kucing berbulu panjang minyak itu membuat bulu gimbal dan lengket,” kata Fauzi. Pemilik Ganswed Cattery, Muhammad Ali Suwed, berpendapat sama.

Suwed memandikan kucing berbulu pendek sebulan sekali; sedangkan kucing berbulu panjang harus sedikitnya sepekan sekali. Suwed menuturkan dasar bisnis cattery itu hobi, suka, dan mau menyayangi. “Jika tidak suka dengan yang dipelihara, hasilnya tidak akan maksimal,” kata Suwed. Ia menjelaskan menangkarkan kucing melibatkan makhluk hidup yang perlu perawatan sebaik-baiknya agar tumbuh dan menghasilkan keturunan yang baik.

Cattery yang menghasilkan kucing berkualitas baik, dengan cepat akan dikenal dan diminati. Pada akhirnya bisnisnya akan berkembang. Cacang dan Suwed tidak secara spesifik menyebut jenis kucing ras untuk penangkaran. Cacang menyebutkan 2 bahan pertimbangan lain dalam memilih jenis kucing ras untuk cattery yaitu belum banyak ditangkarkan dan banyak peminatnya. Dari penjelasan itu terpilihlah 7 jenis kucing ras yang layak dipilih. (Eny Pujiastuti)

1. Scottish Fold

Kucing ras scotish fold bersosok khas dengan telinga menekuk.

Kucing ras scotish fold bersosok khas dengan telinga menekuk.

 

  • Karakteristik: Hasil mutasi gen, tulang rawan telinganya berisi, dan terlipat membungkuk ke depan dan ke bawah arah depan kepala. Untuk perkawinan, scottish folded ear (telinga terlipat) harus dikawinkan dengan scottish straight ear (bertelinga tegak). Perkawinan sesama folded dapat mengakibatkan cacat genetik. Dari perkawinan itu umumnya anak yang dihasilkan separuh folded ear dan separuh straight ear.
  • Jumlah anakan per kelahiran: 4—5 ekor.

 

2. British Shorthair

Ras british shorthair.

Ras british shorthair.

  • Karakteristik: British Shorthair (BSH) jenis kucing ras yang memiliki banyak kombinasi bulu dan corak. BSH termasuk kucing bertipe bulu pendek sehingga tidak memerlukan perawatan rumit. Postur tubuh BSH besar dan membutuhkan pakan sedikitnya 70 kcals per kg bobot tubuhnya. Namun, banyak BSH cenderung rentan kegemukan. Oleh sebab itu, jumlah asupan pakan mereka perlu dibatasi. Umumnya induk betina BSH memiliki sifat tenang dan merupakan ibu yang baik.
  • Jumlah anakan per kelahiran: 3—5 ekor.

3. Ragdoll

Ragdoll.

Ragdoll.

  • Karakteristik: Kucing ras mata biru cerah dan bulu semipanjang selembut sutra yang mudah rontok. Ragdoll perlu disisir secara teratur agar terhindar dari herbol (gangguan saluran pencernaan). Tipe kucing ras ini sangat menyukai sesi grooming. Penangkarnya masih sedikit karena anakan yang lahir di tanahair masih terbatas.
  • Jumlah anakan per kelahiran: 5 ekor

4. Bengal

Bengal.

Bengal.

  • Karakteristik: memiliki genetik kucing leopard asia, berfisik kuat, atletis, dan seimbang. Warna dan corak bulu seperti macan tutul Panthera pardus. Turunan ketiga hasil persilangan kucing american shorthair dan kucing leopard asia.
  • Jumlah anakan per kelahiran: 4—5 ekor.

5. Somali

Somali.

Somali.

  • Karakteristik : telinga lebar dengan bulu ekor lebat mengembang seperti ekor musang. Tipe bulu semipanjang sehingga perlu dipelihara dengan suhu ruangan ideal 22—23°C. Tidak seperti kebanyakan kucing berbulu panjang lainnya, kerontokan bulu pada kucing somali lebih sedikit. Biasanya “rontok bulu” terjadi secara rutin pada kucing-kucing berbulu panjang. Pada somali, kerontokan/ganti bulu hanya terjadi dua kali dalam setahun.
  • Jumlah anakan per kelahiran: 3—4 ekor.

6. Savannah

Savannah.

Savannah.

  • Karakteristik: berpostur langsing, berotot dengan motif bulu seperti cheetah. Berpenampilan sangar tetapi bersahabat, mau dipegang, penurut dan suka digendong. Kekurangannya semakin jauh keturunan dari induk utama, motif tutul akan memudar atau bahkan hilang sama sekali.
  • Jumlah anakan per kelahiran: 2—3 ekor.

7. American Shorthair

Ras american shorthair.

Ras american shorthair.

  • Karakteristik: Keturunan kucing rumah Eropa yang dibawa ke Amerika Serikat yang bertugas mengamankan kargo dari tikus ini tipe kucing yang membutuhkan perawatan sederhana. Bulunya yang pendek dan tebal perlu disisir 2—3 kali per pekan untuk membuang bulu mati. American shorthair juga rentan kegemukan.
  • Jumlah anakan per kelahiran: 5—6 ekor.***

Tags: ,

 

Powered by WishList Member - Membership Software