Janji Suci Bertabur Anggrek

Filed in Majalah, Tanaman hias by on 05/07/2019

Pelaminan putih nan sakral yang terbuat dari ribuan anggrek.

 

Dekorasi pelaminan kian menawan dengan ribuan kuntum anggrek.

Ornamen anggrek bulan dalam pesta pernikahan.

Pelaminan serbaputih itu begitu elegan. Seluruh bagian berhiaskan ribuan anggrek bulan alias phalaenopsis dan dendrobium. Begitu pula tiang-tiang yang terbuat dari kaca akrilik yang berjajar di sisi kanan dan kiri jalan menuju pelaminan. Kehadiran kedua jenis anggrek itu membuat suasana pesta pernikahan terasa romantis sekaligus klasik. Kesan sakral juga sangat kental memenuhi area perhelatan.

Dekorasi pelaminan menawan itu karya perancang interior di Jakarta Utara, Vincent Caesar Jansius Luhur. Vincent menuturkan, penggunaan anggrek dalam dekorasi pelaminan pilihan terbaik bagi pasangan yang ingin menyuguhkan atmosfer eksklusif. “Penampilan anggrek itu indah dan unik sehingga kehadirannya memberikan kesan tersendiri dalam dekorasi pelaminan,” kata Vincent.

Ciri khas

Tiga tahun belakangan Vincent menggeluti dunia instalasi bunga untuk pernikahan, perkantoran, dan perhotelan. Pria berusia 25 tahun itu jatuh cinta pada anggrek sejak berusia belia. Oleh karena itu, ia mengusung bunga kerabat vanili itu sebagai ciri khas karyanya. Menurut Vincent dekorasi pelaminan menggunakan anggrek sebagai materi utama cocok untuk pesta pernikahan di dalam maupun luar ruangan.

Pelaminan dengan anggrek sebagai materi utama penyusunnya memperindah gelaran pesta pernikahan di dalam ruangan.

Bagi Vincent anggrek adalah karya alam yang indah dan memesona. Lihat saja setangkai anggrek bulan dalam gelas kaca bening berhiaskan lilin. Itu saja sanggup menciptakan kesan romantis. Namun, Vincent menyayangkan masih sedikit masyarakat yang menggemari dekorasi pelaminan memakai anggrek. “Mereka menganggap anggrek kurang mewakili kemegahan pesta pernikahan,” ujarnya.

Harap maklum, banyak orang lebih memilih bunga-bunga dengan bentuk dan warna-warni semarak untuk ornamen pesta. Oleh karena itu, penikmat dekorasi pelaminan menggunakan anggrek sebagai materi penyusunnya hanya kalangan tertentu. Mereka biasanya mempunyai cita rasa seni dan apresiasi tinggi terhadap bunga. Kendala lain yakni pasokan anggrek potong di tanah air sangat sedikit.

Vincent harus mendatangkan anggrek bulan dan dendrobium dari Taiwan dan Thailand. “Persiapan mendatangkan anggrek dari luar negeri membutuhkan waktu setidaknya 6—7 bulan,” kata Vincent. Alumnus jurusan Desain Grafis Universitas Pelita Harapan itu setidaknya membutuhkan 2.000—7.000 tangkai anggrek untuk menghiasi pelaminan. Vincent menuturkan pembuatan dekorasi anggrek bukan pekerjaan mudah.

Setangkai anggrek dalam gelas kaca dan aksesori lilin menghidupkan suasana romantis.

“Perancang harus membuat desain sesuai dengan tema pernikahan dan keinginan sejoli yang akan menikah,” katanya. Selain itu kesegaran bunga harus selalu terjaga. Sesungguhnya kecantikan anggrek tidak diragukan lagi. Di tanah air kecintaan masyarakat pada anggrek bulan maupun dendrobium berlangsung lama. Masyarakat memanfaatkannya sebagai bunga pot, penghias ruangan, pengisi taman, dan rangkaian bunga.

Rangkaian bunga

Vincent Caesar Jansius Luhur menggemari anggek sejak masih belia.

Angrek bulan dan dendrobium juga menjadi primadona di kalangan perhotelan dan perkantoran di kota-kota besar. Pengelola kantor dan perhotelan sering kali memajang anggrek sebagai penghias ruangan untuk menghadirkan suasana asri. Anggrek bulan dan dendrobium jenis anggrek potong yang mudah dijumpai dibandingkan dengan anggrek lain. Kedua jenis anggrek itu mempunyai bentuk, ukuran, jumlah kuntum, dan warna yang menarik.

Menurut pekebun anggrek dendrobium di Bogor, Jawa Barat, Joseph Tuhuteru, pangsa pasar dendrobium sangat besar. Untuk kebutuhan dekorasi, perangkai bunga maupun dekorator menghendaki dendrobium mekar 70%. Artinya jika di sebuah tangkai terdapat 10 kuntum maka harus ada 7 kuntum mekar. Menurut ketua umum Ikatan Perangkai Bunga Indonesia (IPBI), Lucia Raras, phalaenopsis dan dendrobium populer sebagai bunga yang kerap digunakan dalam dunia rangkaian bunga.

Masyarakat menyukai phalaenopsis lantaran memiliki bentuk dan warna yang berkesan elegan. Lazimnya sperangkai mendaulatnya sebagai fokus utama rangkaian. Begitu pula dengan dendrobium. “Beragam bentuk rangkaian bunga bisa dihasilkan dengan kuntum-kuntum dendrobium,” kata Raras. (Andari Titisari)

Tags: , , ,

 

Powered by WishList Member - Membership Software