Jambu Baru Tanpa Biji Tahan Rontok

Filed in Buah, Majalah by on 03/03/2018
Jambu biji air madu, jambu biji nirbiji.

Jambu biji air madu, jambu biji nirbiji.

Jambu biji tanpa biji asal Taiwan yang renyah menyegarkan.

Teddy Soelistyo membelah jambu biji berwarna hijau sebesar tangkupan tangan. Pisau kecil dan tajam itu membelah jambu menjadi 2 bagian. Tidak terlihat satu biji pun pada daging buah jambu itu. Setelah dicecap, daging buah berwarna putih itu pun terasa manis dan sedikit berair. Jambu itu bernama sui mik pa la, artinya jambu biji air madu. Sekilas bentuknya mirip jambu kristal yang lebih dulu sohor di tanah air.

Namun, menurut Teddy, jambu biji air madu memiliki rasa yang lebih manis dan berair meski tetap renyah. Jambu kristal cenderung lebih kering. Tampilan jambu air madu itu bila dilihat dari samping lebih gepeng dibandingkan dengan jambu biji biasa. Ia memboyong bibit jambu dari Thailand itu pada 2014 saat berukuran 40 cm. Pemilik Pohon Buah Nursery itu menanam begitu saja tanpa melakukan perawatan intensif untuk memastikan ketahanan hidup pada lingkungan baru. Nyatanya bibit tumbuh bagus dan perkembangannya pesat.

Terus menerus

Salah satu ciri jambu biji sui mik pa la tampak gepeng bila dilihat dari samping.

Salah satu ciri jambu biji sui mik pa la tampak gepeng bila dilihat dari samping.

Teddy mengatakan, ”Jambu sui mik pa la itu sangat genjah.” Tanaman magori atau berbuah pertama ketika berumur 4—5 bulan setelah tanam. Namun, buah magori itu masih berbiji sedikit. Periode berbuah berikutnya baru muncul buah sempurna tanpa biji. Ukuran sui mik pa la cukup besar. Ia pernah memetik buah berbobot 700 g. Bagian buah yang dapat dimakan lebih dari 95% karena hampir semua bagian dapat dikonsumsi.

Menurut Teddy jambu asal Taiwan itu rajin berbuah nyaris tanpa kenal musim. Bunga maupun pentil buah tidak mudah rontok saat masa pertumbuhan. Umumnya jambu biji rawan rontok ketika masih pentil sehingga harus ada penambahan nutrisi. Menurut ahli buah tropis di Bogor, Jawa Barat, Dr. Mohamad Reza Tirtawinata, buah tanpa biji terbentuk lantaran secara genetik pohonnya bersifat triploid atau mempunyai 3 perangkat kromosom haploid pada nukleusnya.

Kondisi tanaman triploid akan menghasilkan buah tanpa biji atau bijinya banyak berkurang. Hal itu terjadi pula pada jambu biji air madu milik Teddy. Kelemahannya, buah tanpa biji biasanya mudah rontok lantaran biji mengandung hormon auksin yang memperkuat buah. Untuk itu cara mengatasinya dengan penyemprotan hormon auksin. Reza menjelaskan, karakter sui mik pa la yang tidak mudah rontok lantaran varietas itu mendapatkan tambahan hormon auksin dari pucuk tunas baru, yang juga memproduksi auksin dalam jumlah tinggi.

Yellow canary guava memiliki daging buah berwarna kuning tua ketika matang.

Yellow canary guava memiliki daging buah berwarna kuning tua ketika matang.

Menurut perawat tanaman di nurseri milik Teddy, Tulen, perawatannya hanya pemangkasan, penyiangan, serta pemberian pupuk kandang dan NPK setiap 2 pekan. Tulen menjelaskan, varietas itu tidak memerlukan perawatan rumit. Dengan perawatan seperti itu saja tanaman berbuah terus-menerus. Perkembangan dari bunga hingga panen kurang lebih 3 bulan. Agar buah mulus diperlukan pembungkusan agar tidak diganggu oleh hama.

Sui mik pa la dapat ditanam langsung di tanah atau menjadi tanaman buah dalam pot atau tabulampot. Teddy menuturkan, penanaman di pot tidak mengurangi kemampuan berbuahnya. Sui mik pa la sudah diuji tanam di beberapa daerah di Jawa Barat, Jawa Tengah, dan Jawa Timur dan kemampuan berbuahnya terbukti stabil. Pohonnya mirip pohon jambu biji lain sehingga untuk membedakannya harus menunggu berbuah. Menurut Reza Tirtawinata kelemahan lain buah nirbiji adalah kurang manis. Hal itu karena auksin dalam biji sekaligus berfungsi mengubah karbohidrat menjadi gula.

Teddy Soelistyo, pemilik nurseri Pohon Buah.

Teddy Soelistyo, pemilik nurseri Pohon Buah.

“Bagian dekat biji lebih manis dibandingkan dengan bagian yang jauh dari biji. Coba saja,” kata doktor alumnus Institut Pertanian Bogor itu. Tingkat kemanisan, tanpa biji, atau kerenyahan adalah sifat genetik sehingga tidak mudah berubah. Yang dapat mengubah karakter buah karena gangguan fisiologis seperti lingkungan, faktor alam, cara budidaya, atau pengaruh batang bawah ketika disambung pucuk.

Daging kuning
Ricky Hadimulya di Parung, Kabupaten Bogor, juga memiliki koleksi baru buah jambu biji daging kuning. Jambu dari Brasil itu memiliki keistimewaan daging buahnya berwarna kuning tua ketika matang. Ricky mendatangkan yellow canary guava itu 4 tahun lalu ketika masih bibit. “Umur 1 tahun setelah tanam sudah berbuah tapi belum bagus,” kata Ricky. Yellow canary memiliki tekstur daging lembut dan tidak terlalu berair. Aroma jambu sangat kuat tercium dari daging buah berwarna kuning.

Ukuran buahnya tidak terlalu besar, hanya segenggaman tangan orang dewasa. Namun, rasanya manis ketika dicecap. Menurut Ricky jenis jambu itu cocok dimakan ketika masak sempurna, tidak seperti jambu biji kristal yang enak dikonsumsi meskipun masih mengkal. Sayangnya jambu biji daging kuning itu masih berbiji banyak. Pun begitu, bijinya lunak sehingga bisa dikonsumsi semuanya atau 100%.

Tulen sudah merawat jambu biji air madu selama 3 tahun.

Tulen sudah merawat jambu biji air madu selama 3 tahun.

Selayaknya jambu biji lain, yellow canary perlu pemupukan untuk menunjang perkembangan dan pembuahan. Biasanya Ricky menaburkan 30—50 g pupuk NPK setiap bulan di sekitar batang dekat perakaran tanaman. Ketika mulai berbuah, buah perlu dilakukan pembungkusan untuk menangkal serangan lalat buah. Jambu biji kuning itu dapat berbuah sepanjang tahun, tapi masa berbuah terbaik pada musim kemarau. Pemasakan dari berbunga hingga matang selama 3 bulan. (Muhammad Awaluddin)

Tags: , ,

 

Powered by WishList Member - Membership Software