Indah di Hari Kudus

Filed in Tanaman hias by on 01/12/2009 0 Comments

 

Pemandangan tak keruan itu biasa dijumpai menjelang hari raya keagamaan seperti Natal. Saat itu pesanan rangkaian bunga melonjak 10 kali lipat daripada biasanya. Atiek—sapaan Novembriati—pun merelakan terasnya dipenuhi materi rangkaian bunga.

Menghadirkan rangkaian bunga memang salah satu cara paling pas untuk mendekorasi rumah saat perayaan Natal. Kombinasi warna dan bentuk bunga membuat setiap sudut rumah jadi terlihat hidup dan menarik. Tak ada catatan kapan persisnya rangkaian bunga mulai menyemarakkan Natal. Yang pasti, jika rangkaian bunga dibuat sendiri bersama-sama anggota keluarga, suasananya bak saat menghias pohon natal alias cemara—kebiasaan yang dimulai di Jerman sejak abad ke-16.

Secara tradisional rangkaian bunga natal terdiri dari 3 warna: hijau, merah, dan putih. Poinsettia yang berpucuk merah dengan daun tua hijau pekat salah satu yang banyak digunakan. Warna putih, misalnya dari bunga bakung, sebagai simbol Natal yang suci. Kesan Natal kian dikuatkan dengan penambahan aksesori. “Biasanya dipakai lilin, bintang, atau bolabola natal beraneka warna,” kata Andy Djati Utomo, AIFD, ketua Ikatan Perangkai Bunga Indonesia (IPBI).

Pilih tanaman

Itulah yang coba ditampilkan Cornelia Dewi Sartika. Tiga bunga desember dirangkai bersama cryptanthus berwarna merah dalam wadah keranjang. Sebagai aksesori dipakai 2 bintang berwarna merah. Bunga desember dan cryptanthus ditanam bersama umbi dan akarnya—bukan sebagai bunga dan daun potong. Tujuannya supaya rangkaian lebih lama bisa dinikmati karena tanaman tetap tumbuh dan hidup.

Belakangan rangkaian tanaman memang kian disukai sebagai dekorasi ruangan karena tahan berbulan-bulan. Setiap orang bisa bebas berkreasi dengan tanaman pilihan sendiri. “Kuncinya gunakan tanaman yang memiliki sifat hampir sama,” kata Andy. Misalnya sama-sama membutuhkan media lembap dan tahan hidup di dalam ruangan. Jika yang satu suka lembap dan yang lain menyukai media kering, maka perawatan lebih sulit.

Kombinasikan tanaman yang teksturnya kasar dan halus supaya rangkaian tidak terlihat kaku. Misalnya bromelia yang bertekstur kasar dipadukan dengan kadaka, bertekstur halus. Ukuran tanaman pun bervariasi mulai dari kecil hingga besar. Dengan begitu rangkaian bunga tampil selaras dan siap meriahkan Natal Anda. (Rosy Nur Apriyanti)

 

Satu Ide

  1. Siapkan wadah berbentuk persegi empat setinggi 5 cm, 4 jenis tillandsia, dan sphagnum moss. Untuk aksesori, siapkan batu buatan berwarna hijau, bola-bola, dan anyaman akar.
  2. Lapisi dasar wadah dengan plastik hitam lalu tata sphagnum moss hingga menutupi seluruh permukaan wadah.
  3. Letakkan anyaman akar berbentuk lingkaran di salah satu sudut wadah.
  4. Masukkan sepot tillandsia berukuran besar ke bagian tengah anyaman. Sisanya tata mengelilingi anyaman.
  5. Letakkan batu buatan di bagian yang masih kosong dan tambahkan aksesori bola-bola.
  6. Rangkaian bunga siap menghiasi ruangan pada Natal.***

 

Karya Cornelia Dewi Sartika, aksesori bintang warna merah jadi penciri nuansa Natal

Karya Cornelia Dewi Sartika

Karya Yohanes Triono, gunakan lilin, aksesori khas rangkaian natal

 

Powered by WishList Member - Membership Software