Fakta Faedah Kefir

Filed in Majalah, Topik by on 01/03/2017

Kefir memiliki beragam khasiat mulai dari ujung rambut hingga ujung kaki.

Kefir mengandung asam amino esensial yang dapat meregenerasi sel.

Kefir mengandung asam amino esensial yang dapat meregenerasi sel.

Selena Anggraini—enggan disebutkan nama sebenarnya—mendambakan kulit mulus. Kenyataannya berbalik dengan harapan. Wajah perempuan 20 tahun itu berjerawat dan kusam. Kondisi itu berimbas pada penurunan kepercayaan diri Selena. Tak ingin berlama-lama menjalani kondisi itu, pada 2016 Selena memutuskan mengunjungi dokter kecantikan di Kota Bandung, Provinsi Jawa Barat.

Belum sampai tuntas perawatan ia terpaksa menghentikannya karena pindah domisili ke Kota Depok, Jawa Barat. Berharap segera menemukan solusi, Selena mengikuti saran seorang rekan untuk menggunakan krim berbahan kefir susu sapi. Pemakaian dua kali sehari, pagi dan malam. Selena mengoleskan sepertiga saset krim ke seluruh muka. Setelah 45 menit, ia mengeringkan dan membilasnya dengan air bersih.

Pangan multiguna
Dampak penggunaan krim kefir secara rutin, “Setelah pemakaian muka terasa lebih kencang,” kata Selena Anggraini. Alumnus Universitas Padjadjaran itu menuturkan pertama kali menggunakan krim kefir muka terasa gatal dan perih. Namun ia membiarkannya karena menganggap efek kefir mulai bekerja. “Seminggu kemudian jerawat berkurang dan muka terlihat lebih bersinar,” tuturnya.

Selama sepuluh hari pertama penggunaan krim kefir dua kali sehari. Setelahnya ia mengurangi frekuensi penggunaan menjadi sekali sehari. Kefir andal memelihara kesehatan kulit. Beberapa produsen di tanahair pun mengeluarkan produk berbahan kefir untuk kecantikan. Kemal Faisal Ferik di Bandung, misalnya, memproduksi delapan jenis produk kecantikan berbahan kefir seperti krim siang, krim malam, krim payudara, dan sabun.

Calir atau lotion berbahan kefir membantu melembapkan kulit dan melindungi kulit tubuh dari sinar matahari. Adapun tabir payudara berfungsi mengencangkan kulit dan melembapkan kulit di sekitar buah dada. Keseluruhan produk Faisal telah tersertifikasi Badan Pengolahan Obat dan Makanan (BPOM). “Bahan dasarnya kefir asal susu kambing dan kefir susu kedelai,” kata Faisal.

Produsen kefir di Kota Cimahi, Provinsi Jawa Barat, Tedi Cahya pun demikian. Setidaknya ia memproduksi 400 jenis kosmetik berbahan kefir. Beberapa di antaranya sabun khusus pencuci wajah, calir, dan masker. Khasiat kefir bagi kulit tidak hanya untuk kecantikan, tetapi baik juga untuk mengatasi dermatitis. Cara konsumsi dapat diminum dan dioles ke bagian kulit yang mengalami alergi.

Antikolesterol

Produk kecantikan berbahan kefir.

Produk kecantikan berbahan kefir.

Dokter penganjur herbal di Kota Tangerang Selatan, Provinsi Banten, dr Prapti Utami, menuturkan kefir mengandung multivitamin dan protein sehingga dapat membentuk antibodi. Dampak konsumsi kefir daya tahan tubuh terhadap alergen meningkat. Itulah sebabnya frekuensi gatal pada penderita dermatitis berkurang dan luka lambat-laun mengering. Kulit pun sedikit demi sedikiti mulus kembali.

Selain untuk kesehatan kulit, kefir juga memiliki segudang khasiat bagi kesehatan. Menurut Faisal kefir dapat menjadi solusi berbagai penyakit. Misalnya penyakit gangguan pencernaan, asma, diabetes mellitus, kista, stroke, hepatoprotektor, dan kolesterol. Sebab, “Di dalam kefir terdapat 60 mikrob yang bermanfaat untuk membantu regenerasi sel,” kata Faisal.

Khasiat kefir untuk kolesterol sejalan dengan riset Sandy Eka Pratama dari Fakultas Kedokteran, Universitas Diponegoro. Sandy menguji kefir secara praklinis dengan memberikan kefir berbahan susu sapi pada tikus yang dibuat hiperkolesterolemia. Peneliti memberikan kefir dengan dosis beragam, 1,5 ml, 2 ml, 3 ml, dan kontrol. Perlakuan diberikan selama 15 hari.

Pada akhir penelitian terbukti kefir mampu menurunkan kadar kolesterol jahat atau Low Density Lipoprein (LDL) secara signifikan. Penurunan kolesterol LDL paling tinggi pada perlakuan 2 ml per hari. Tingkat penurunannya dari 196,57 mg/dl menjadi 38,95 mg/dl. Artinya penurunan kolesterol sebesar 157,62 mg/dl atau 80,18%. Sementara dosis perlakuan 3 ml per hari penurunan kolesterol sebesar 73,23 mg/dl atau (73,12%), yakni dari 100,14 mg/dl menjadi 26,91 mg/dl.

Bakteri asam laktat
Sandy menjelaskan mekanisme kefir menurunkan kolesterol LDL karena adanya aktivitas bakteri asam laktat pada proses fermentasi kefir. Aktivitas fermentasi bakteri asam laktat pada susu kefir menghasilkan senyawa ibuprofen yang dapat menghambat oksidasi LDL. Selain itu ibuprofen juga mencegah pembentukan radikal bebas. Senyawa ibuprofen turunan dari asam propionat yang merupakan asam lemak rantai pendek yang dihasilkan dari proses fermentasi bakteri asam laktat.

Fermentasi bakteri asam laktat juga berimbas pada turunnya pH. Akibatnya terjadi pemisahan kolesterol LDL dari reseptornya. Kemudian kolesterol LDL diuraikan menjadi asam amino, kolesterol, dan asam lemak bebas. Akibatnya jumlah kolesterol dalam tubuh berkurang. Jumlah kandungan bakteri asam laktat mempengaruhi penurunan kolesterol LDL. Dosis efektif jumlah kandungan bakteri dalam menurunkan kolesterol LDL kisaran 107—108 CFU per hari pada manusia, sedangkan hewan percobaan 107—109 CFU per hari.

Penggunaan calir atau lotion kefir dapat melembutkan kulit.

Penggunaan calir atau lotion kefir dapat melembutkan kulit.

Kegunaan lain kefir sebagai pelindung hati alias hepatoprotektor. Seperti riset Erna Susanti dari Akademi Farmasi Putra Indonesia. Erna menguji kefir secara praklinis pada tikus yang dipapar formalin. Periset membagi sampel dalam tiga perlakuan, yaitu kelompok aquades, kelompok induksi formalin 225 ppm sebanyak 0,5 ml, dan kelompok kefir 107 CFU per ml sebanyak 0,5 ml. Pengujian dilakukan selama 14 hari.

Hasilnya kelompok perlakuan kefir memiliki perbaikan kondisi tubuh seperti bobot tubuh meningkat, bulu kembali tumbuh, feses dan urine yang kembali normal. Artinya terjadi peningkatan imunitas selama terapi kefir berlangsung. Itu karena peranan bakteri asam laktat dan difidobacteria yang terkandung dalam kefir. Daya tahan tubuh meningkat karena dinding sel bakteri asam laktat mengandung muramyl dipeptida dan peptidoglikan.

Keduanya memicu sel T dan sel B limfosit untuk memproduksi antibodi. Khamir yang terkandung dalam kefir juga menghasilkan senyawa antibakteri (bakteriosin). Dengan begitu luka atau infeksi cepat membaik lantaran aktivitas antibiotik bakteriosin. Adapun pada gambaran mikroskopis hepar sampel, terlihat tingkat kerusakan hati yang lebih kecil dibanding dengan kontrol.

Tingkat kerusakan hati perlakuan kefir hanya 52, sedangkan kelompok formalin 98. Peneliti menduga berkurangnya jumlah kerusakan hati pada kelompok kefir karena kandungan asam amino esensial yang terkandung dalam kefir. Asam amino esensial berperan memperbaiki sel-sel yang rusak dengan merangsang pembentukan sel baru. (Desi Sayyidati Rahimah/Peliput: Muhamad Fajar Ramadhan)

Tags: , ,

 

Powered by WishList Member - Membership Software