riset

Ganggang Cangkang Kapsul

Filed in riset, Rubrik Tetap by on 10/03/2020
Ganggang Cangkang Kapsul

Cangkang kapsul berbahan dasar ganggang hijau Spirulina platensis mampu meningkatkan ketahanan kapsul sehingga tidak mudah rusak. Hasil riset Putri Ratna Sri, Kanya Citta Hani Alifia, dan Daffa Ramadhan Arifin menunjukkan, kapsul nabati itu dapat menekan iritasi pada usus. Menurut mahasiswa Universitas Indonesia itu mikroalga mengandung protein dan zat esensial yang

Continue Reading »

Bau Mulut Sirna

Filed in riset, Rubrik Tetap by on 10/03/2020
Bau Mulut Sirna

Permasalahan di rongga mulut kerap menjadi penyebab bau mulut. Akibatnya percaya diri berkurang. Fidhatul Fajrika dan rekannya dari Universitas Brawijaya mengombinasikan biji pepaya dan propolis menjadi semprotan antibau mulut. Mereka memberi nama B-Spray. Kedua bahan alami itu mengandung flavonoid yang bekerja sebagai antibakteri, antivirus, antiinflamasi, dan antioksidan. Penggunaan semprotan mulut

Continue Reading »

Pot Kelapa Sawit

Filed in riset, Rubrik Tetap by on 09/03/2020
Pot Kelapa Sawit

Pengolahan kelapa sawit menimbulkan limbah berupa serabut. Jaka Darma Jaya, Adzani Ghani, dan Maimunah  berhasil memanfaatkan limbah itu menjadi pot. Riset mahasiswa Politeknik Negeri Tanah Laut, Kalimantan Selatan, itu menunjukkan pemanfaatan limbah serabut kelapa sawit dapat mengurangi potensi limbah dan menaikkan nilai ekonomi limbah. Pembuatan pot tergolong sederhana. Mereka mengeringkan

Continue Reading »

Jus Tomat Pemutih Gigi

Filed in riset, Rubrik Tetap by on 19/01/2020
Jus Tomat Pemutih Gigi

Warna gigi yang tampak kusam mempengaruhi rasa percaya diri. Riset Annisa Putri Perdani, Rasmi Zakiah, dan Anisa Nuraisa dari Fakultas Kedokteran Universitas Lampung menyatakan, buah tomat membantu mengembalikan warna putih alami gigi yang kusam karena faktor luar. Dalam satu buah tomat terdapat 4000 x10-9 mol hidrogen peroksida yang bertugas merusak

Continue Reading »

Tahu Awet

Filed in riset, Rubrik Tetap by on 19/01/2020
Tahu Awet

Cara lain mengawetkan tahu dengan ekstrak daun sirih. Biasanya daya simpan tahu hanya 1—2 hari. Kini masa simpan tahu lebih panjang hingga 4 hari berkat ekstrak daun sirih. Riset Sri Wahyuni, Husain Syam, dan Andi Sukainah dari Universitas Negeri Makassar menunjukkan, perendaman 100 gram tahu ke dalam ekstrak daun sirih

Continue Reading »

Baju Bersih Berkat Mahoni

Filed in riset, Rubrik Tetap by on 07/12/2019
Baju Bersih Berkat Mahoni

Pohon mahoni Swietenia macrophylla mampu menyerap polusi udara. Buahnya berkhasiat untuk berbagai penyakit. Periset dari Jurusan Pendidikan Kimia Universitas Sebelas Maret, Mela Yuliyanti dan rekan-rekan menemukan manfaat lain pohon yang banyak tumbuh di tepi jalan itu. Mela dan tim mengolah biji mahoni menjadi detegjen cair. Ekstrak biji tanaman anggota keluarga

Continue Reading »

Sabun Cair Daun Jati

Filed in riset, Rubrik Tetap by on 07/12/2019
Sabun Cair Daun Jati

Daun jati Tectona grandis mengandung flavonoid, tanin, saponin, steroid, dan alkaloid. Senyawa itu berfungsi sebagai antibakteri. Agnes Juniarti Chastelyna dari Jurusan Kimia Universitas Negeri Semarang memanfaatkan daun jati sebagai bahan sabun cair. Aktivitas antibakteri daun jati mampu menghambat pertumbuhan bakteri Escherichia coli sebesar 15 mm, 17 mm, dan 19 mm.

Continue Reading »

Biji Trembesi Serap Kromium

Filed in riset, Rubrik Tetap by on 24/11/2019
Biji Trembesi Serap Kromium

Gusti Indah Hayati dan rekan-rekan di Program Studi Teknik Kimia Universitas Lambung Mangkurat meriset kemampuan biji trembesi menyerap kromium (Cr) sisa proses produksi kain sasirangan. Gusti memanggang biji trembesi pada suhu 60ºC selama tiga jam, lalu menggiling dan mengayak arangnya. Ia merendam serbuk arang, menyaring, dan mengeringkannya. Periset menuangkan arang

Continue Reading »

Prediksi Kedaluwarsa

Filed in riset, Rubrik Tetap by on 24/11/2019
Prediksi Kedaluwarsa

Mayoritas produsen makanan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) menerapkan cara konvensional untuk menentukan tanggal kedaluwarsa produk pangan. Mereka menyimpan makanan selama mungkin, hingga muncul cendawan. Cara itu ampuh tapi tidak efisien. Tim riset Fakultas Teknologi Pertanian (FTP) Universitas Brawijaya merakit Arfiction yang menggunakan sensor untuk menentukan sifat bioelektrik makanan.

Continue Reading »

Ragam Kemukus Jawa

Filed in riset, Rubrik Tetap by on 08/10/2019
Ragam Kemukus Jawa

Periset dari Program Studi Biologi Sekolah Pascasarjana Institut Pertanian Bogor, Niken Kusumarini menelusuri keanekaragaman kemukus di Kendal, Magelang, Semarang, dan Purworejo. Ia menggolongkannya berdasarkan karakter daun, buah, dan bunga. Hasilnya ada dua kultivar lokal yakni kemukus hijau dan merah. Ada pula Piper caninum yang mirip kemukus sehingga disebut kemukus semu.

Continue Reading »

 

Powered by WishList Member - Membership Software