dari redaksi

Gerak Cepat untuk Nila

Filed in dari redaksi, Rubrik Tetap by on 01/11/2019
Gerak Cepat untuk Nila

Gercep alias gerak cepat. Begitulah menjadi wartawan Trubus. Sinta Herian Pawestri meliput di Bogor pada 10 Oktober 2019. Sehari berselang, wartawan Trubus itu berada di Brisbane, Australia. Pada siang hari ia mengunjungi

Continue Reading »

Yang Muda yang Bertani

Filed in dari redaksi, Rubrik Tetap by on 01/10/2019
Yang Muda yang Bertani

  Keluhan yang jamak terdengar ketika hendak beragribisnis adalah keterbatasan modal. Kita bisa belajar dari Asep Kurnia, Erik Prasetya, Koes Hendra Agus Setiawan, atau Puji Hatmoko. Asep Kurnia memperoleh buah tangan berupa benih rosmari

Continue Reading »

Tamu dan Topik Ganda

Filed in dari redaksi, Rubrik Tetap by on 01/09/2019
Tamu dan Topik Ganda

Satu per satu pegawai Dinas Perkebunan Provinsi Jawa Barat memasuki kantor redaksi Majalah Trubus di Kota Depok, Jawa Barat. Mata mereka—total 22 orang—mengamati kover atau gambar sampul Majalah Trubus yang dibingkai di dinding bercat putih. Ukurannya sangat besar, dua kali ukuran majalah yang sebenarnya. Foto-foto hasil karya wartawan Trubus seperti

Continue Reading »

Petani Digital

Filed in dari redaksi, Rubrik Tetap by on 01/08/2019
Petani Digital

Teknologi digital mengubah segalanya, termasuk industri pertanian. Muncul beragam istilah seperti pertanian cerdas alias smart farming atau precision agriculture. Presisi merujuk pada kata akurat atau terukur. Intinya pemanfaatan teknologi informasi untuk optimasi peningkatan hasil baik kualitas maupun kuantitas sekaligus efisiensi penggunaan sumber daya. Pada abad digital ini petani boleh

Continue Reading »

Peluang Jeruk

Filed in dari redaksi, Rubrik Tetap by on 01/07/2019
Peluang Jeruk

Nama buah ini kerap disebut ketika orang jatuh cinta: kepayang. Namun, jarang orang yang pernah melihat sosok buah kepayang. Salah satu makna frasa mabuk kepayang adalah tergila-gila karena cinta. Buah Pangium edule itu memang memabukkan karena mengandung hidrogen sianida yang tinggi, terutama pada buah muda. Kadar hidrogen sianida itu antara

Continue Reading »

Bisnis Ikan Dewa

Filed in dari redaksi, Rubrik Tetap by on 01/05/2019
Bisnis Ikan Dewa

Nama ikan itu beragam. Masyarakat Sunda di Provinsi Jawa Barat menyebutnya ikan kancra atau kancra bodas. Nama itu berubah menjadi tambra di lidah orang Jawa, semah (Sumatera), dan sapan (Kalimantan). Ada pula yang menyebut ikan batak. Sejatinya spesies ikan-ikan itu berbeda. Ikan kancra bodas merujuk pada Tor douronesis, ikan

Continue Reading »

Kawah Candradimuka

Filed in dari redaksi, Rubrik Tetap by on 01/04/2019
Kawah Candradimuka

Non scholae, sed vitae discimus. Kita belajar bukan untuk sekolah (mendapat ijazah) melainkan untuk hidup. Terus belajar lebih baik demi kehidupan yang lebih baik pula. Menjadi pewarta di media massa dituntut untuk terus belajar. Itulah sebabnya redaksi Majalah Trubus menyelenggarakan pelatihan internal untuk awak redaksi secara periodik. Pada 26—27

Continue Reading »

Penghargaan untuk Pembaca

Filed in dari redaksi, Rubrik Tetap by on 01/03/2019
Penghargaan untuk Pembaca

Seperti tersurat pada namanya, tubuh lalat tentara hitam itu memang hitam legam. Serangga dewasa Hermetia illucens itu hinggap di atas daun. Wartawan Trubus, Argohartono Arie Raharjo cekatan mengabadikan pose serangga anggota famili Stratiomyidae itu. Perancang sampul, Antonius Riyadi, mengolah foto jepretan alumnus Kimia Universitas Negeri Yogyakarta itu menjadi gambar sampul

Continue Reading »

Kiat Pas Kebunkan Durian

Filed in dari redaksi, Rubrik Tetap by on 01/02/2019
Kiat Pas Kebunkan Durian

Seratus lima puluh enam tahun silam, Alfred Russel Wallace menabalkan durian sebagai raja buah. Ahli zoogeografi asal Inggris yang enam tahun meneliti keanekaragaman hayati di Indonesia itu terpesona pada cita rasa buah durian. Sebagian orang menyebut durian sebagai “smell from the hell

Continue Reading »

Harta Terpendam Kita

Filed in dari redaksi, Rubrik Tetap by on 01/01/2019
Harta Terpendam Kita

Masyarakat Jawa mengenal sego, orang Sunda menyebut sangu. Kedua kata itu—bermakna nasi—berdekatan maknanya dengan sagu. Sebelum mengenal nasi, masyarakat Nusantara lebih dahulu mengenal sagu. Direktorat Jenderal Perkebunan Kementerian Pertanian mencatat, luas lahan sagu pada 2017 mencapai 220 000 hektare. Produktivitas setiap hektare 20—40 ton tepung. Setiap pohon sagu

Continue Reading »

 

Powered by WishList Member - Membership Software