organik

Pupuk Limbah Kubis

Filed in organik, Rubrik Tetap by on 07/11/2020
Pupuk Limbah Kubis

Para periset di Program Studi Agroteknologi Universitas Medan Area, Rismayanti Harahap, Gusmeizal, dan Erwin Pane mencacah limbah kubis-kubisan. Mereka menambahkan larutan gula merah dan EM4 ke dalam cacahan limbah kubis. Satu liter EM4 untuk ¼ kg gula merah. Aduk semua bahan secara merata, kemudian tutup terpal rapat supaya terjadi fermentasi

Continue Reading »

Hama Budikdamber

Filed in organik, Rubrik Tetap by on 07/11/2020
Hama Budikdamber

Pelaku budikdamber di Desa Semau, Kota Kualatungkal, Kabupaten Tanjungjabung Barat, Provinsi Jambi, Darma Tasiah, membuat pestisida organik untuk mengatasi hama belalang dan kutu putih yang mengincar kangkung dan bayam. Ia melumatkan 20 daun sirsak dan 2 daun pepaya, melarutkan dalam 1 liter air, mendiamkan semalam, dan menyaringnya. Darma mengencerkan 100

Continue Reading »

Kenikir Usir Hama

Filed in organik, Rubrik Tetap by on 16/10/2020
Kenikir Usir Hama

Sayuran di pekarangan terserang hama? Jangan buru-buru mengaplikasikan pestisida kimia. Menanam kenikir merah Cosmos caudatus sebagai pagar seperti pekebun organik di Desa Kopeng, Kecamatan Getasan, Kabupaten Semarang, Shofyan Adi Cahyono, bisa jadi alternatif mencegah serangan hama. Menurut Shofyan kenikir berfungsi sebagai habitat musuh alami atau predator hama. Aroma kenikir yang

Continue Reading »

Sisa Kefir Suburkan Jambu

Filed in organik, Rubrik Tetap by on 16/10/2020
Sisa Kefir Suburkan Jambu

Pekatan berwarna putih kerap terisisa pada gelas setelah mengonsumsi kefir. Produsen kefir di Kota Tangerang, Provinsi Banten, Eulis Ratnasari, tidak membuang sisa pekatan kefir di gelas. Eulis kerap menambahkan air pada gelas yang terdapat sisa pekatan kemudian menyiramkannya pada tanaman di pekarangan seperti pada pohon jambu biji. Hasilnya tanaman tumbuh

Continue Reading »

Kipahit Musuh Kepinding

Filed in organik, Rubrik Tetap by on 04/09/2020
Kipahit Musuh Kepinding

Akibat serangan kepinding tanah Scotinophara coarctata jumlah anakan padi berkurang dan pertumbuhan terhambat bahkan hingga kematian tanaman. Periset dari Fakultas Sains Terapan Universitas Suryakancana Cianjur, Wiwin Juliani dan Yuliani, memanfaatkan biopestisida berbahan daun kipahit Tithonia diversifolia untuk membasminya. Biopestisida daun kipahit berkonsentrasi 7% memiliki LT50 16,47 jam (LT50 Lethal Time

Continue Reading »

Cabai Awet 11 Hari

Filed in organik, Rubrik Tetap by on 04/09/2020
Cabai Awet 11 Hari

Tomat dan cabai merah segar mudah membusuk sehingga daya simpannya singkat. Widya Astuti Pusung dan rekan-rekan dari Jurusan Pendidikan Kimia, Universitas Tadulako, Palu, Sulawesi Tengah, memanfaatkan daun sambiloto Andrographis paniculata untuk mengawetkan tomat dan cabai merah. Mereka mencuci bersih tomat dan cabai merah, meniriskan, lalu mencelupkan dalam larutan ekstrak selama

Continue Reading »

Bersih Berkat Gedebok

Filed in organik, Rubrik Tetap by on 13/08/2020
Bersih Berkat Gedebok

Rudi Effendi dari Jurusan Teknik Industri, Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim (UIN Suska) Riau memanfaatkan ekstrak gedebok atau batang pisang Musa paradisiaca sebagai bahan sabun cuci piring. Bahan lainnya 6,25 g sodium lauril sulfat, 6,25 g garam dapur (NaCl), 3,125 g alkil benzen sulfonat, etanol, 5 ml air perasan

Continue Reading »

Atasi Penggerek Padi

Filed in organik, Rubrik Tetap by on 13/08/2020
Atasi Penggerek Padi

Hama Scirpophaga innotata menjadi ancaman utama padi baik sebelum berbunga ataupun setelah muncul malai. Peri Irawan dan tim dari Lembaga Penelitian Mahasiswa (LPM) Penalaran Universitas Negeri Makassar menguji efektivitas pestisida nabati batang brotowali Tinospora crispa dan daun sirsak Annona muricata. Riset membuktikan kombinasi 75% ekstrak batang brotowali dan 25% ekstrak

Continue Reading »

Habis Hama Kubis

Filed in organik, Rubrik Tetap by on 15/07/2020
Habis Hama Kubis

Harlina Kusuma Tuti dan tim dari Departemen Proteksi Tanaman, Institut Pertanian Bogor, memanfaatkan insektisida nabati untuk mengendalikan ulat Crocidolomia pavonana. Ekstrak biji srikaya (0,015%) paling efektif memberantas larva hingga mortalitas 100% pada 72 jam pascaperlakuan. Ekstrak bunga kipait (5%) mematikan 88% larva pada 144 jam pascaperlakuan sedangkan daun belimbing wuluh

Continue Reading »

Serai Atasi Bulai

Filed in organik, Rubrik Tetap by on 15/07/2020
Serai Atasi Bulai

Rara Ayu Sekarsari dan tim riset dari Jurusan Agroteknologi, Universitas Lampung, ekstrak serai Cymbopogon nardus paling efektif menekan persentase terjadinya bulai yakni hanya sebesar 27,14%. Persentase terjadinya bulai dengan perlakuan bahan lain seperti tapak liman, nimba, dan sirih cukup tinggi 58,10—59,33% dan fungisida sintetis 56,67%. Ekstrak daun serai mengandung senyawa

Continue Reading »

 

Powered by WishList Member - Membership Software