Trubus kids

Kontes Serama Royal Plasa-Agrobis-PSI Cup 2011 – Sekali Lagi untuk Black Star

Filed in Trubus kids by on 28/02/2011

Black Star, sabet gelar best of the best di Royal Plasa-Agrobis-PSI Cup dan Trubus Cup 2011{jacomment off}Prestasi Black Star tengah moncer. Belum genap sebulan menjadi yang terbaik pada kontes serama Trubus Cup medio Januari 2011, kini ia menjadi raja kontes kembali. Melalui voting, 6 juri serama Royal Plasa-Agrobis-PSI Cup 2011 sepakat menabalkan Black Star sebagai peraih best of the best (BOB).

Continue Reading »

Langsat Banyuwangi Manis Sekali

Filed in Trubus kids by on 09/10/2010 0 Comments

Kadar kemanisan langsat Banyuwangi mencapai 17o brix setara duku palembangJika sempat bertandang ke Banyuwangi cobalah cicipi langsatnya. Eit, jangan dulu menolak. Langsat ini manis setara duku palembang.

Continue Reading »

Sambutlah! Adenium Tumpuk Kelahiran Depok

Filed in Trubus kids by on 01/11/2009 0 Comments
Sambutlah! Adenium Tumpuk Kelahiran Depok

Kebun di sawangan, depok, jawa barat, itu sunyi. Jarum jam baru menunjukkan pukul 07.00 pagi. Para pekerja biasanya berdatangan pukul 09.00. Namun, di sudut kebun gunadi terlihat asyik seorang diri.

Continue Reading »

Aksi Penyelamatan sang Penitis Merah

Filed in Trubus kids by on 01/11/2009 0 Comments
Aksi Penyelamatan sang Penitis Merah

Sepot rotundum berdaun 50 helai itu saksi bisu pengorbanan anugerah firmanto. Setiap helainya adalah tetesan peluh dan keringat mantan pengusaha spare part kendaraan bermotor itu. Aglaonema spesies asal sumatera utara berpenampilan bak zuleyka rivera-miss universe 2006 bintang iklan vitamin c yang sehat dan cantik itu-1 dari 1.000 rotundum dalam karung yang diterima anugerah 4 tahun silam.

Continue Reading »

Daun Musuh Obesitas

Filed in Trubus kids by on 01/11/2009 0 Comments

Tepat dihari ulang tahun, roni datang ke kantor membawa 3 kotak donat. Rekan-rekannya bergiliran menyalami, mengucapkan selamat, dan mengambil donat bertabur krim. Dalam sekejap penganan itu habis. Mereka tak sadar tengah bersiap-siap untuk gemuk. Konsumsi satu donat berarti menambah 300 kalori ke dalam tubuh.

Continue Reading »

Hipertiroid Tak Bikin Gondok

Filed in Trubus kids by on 01/11/2009 0 Comments

Ke mana pun pergi kipas tak pernah lepas dari tangan andi zahra. Perempuan 45 tahun itu mudah lelah, berkeringat, dan nafsu makan turun. Hanya dalam 3 bulan, bobot tubuh anjlok menjadi 48 kg dari semula 68 kg. Zahra setinggi 165 cm tampak kurus kering. Biang keladi itu semua adalah hipertiroid alias kelenjar tiroid berlebih.

Continue Reading »

Pukul Empat Pukul Kanker

Filed in Trubus kids by on 01/11/2009 0 Comments

Di tangan perancang lansekap, bunga pukul empat menjadi penghias taman semata. Keindahannya paling pas dinikmati pada pukul 16.00 alias jam empat sore ketika bunga tengah mekar-mekarnya. Namun, para herbalis meresepkan pukul empat untuk mengatasi beragam penyakit seperti keputihan dan radang amandel. Kini khasiatnya bakal bertambah: antikanker.

Continue Reading »

Tandamata untuk Bumi

Filed in Trubus kids by on 01/10/2009 0 Comments
Tandamata untuk Bumi

SEPANJANG JULI DAN AGUSTUS MENJADI BULAN-BULAN TERSIBUK BAGI LYDIA MAUDY. SAAT ITULAH PEMILIK NURSERI ROEMAH BOENGA DI CIBINONG, BOGOR, JAWA BARAT, KEBANJIRAN PESANAN SUVENIR BUAT PESTA. MAKLUM, PADA BULAN ITU BANYAK PASANGAN MENIKAH. IA MESTI MENYEDIAKAN 2.000 – 4.000 SUVENIR.

Continue Reading »

Elok dari Alam

Filed in Trubus kids by on 01/10/2009 0 Comments
Elok dari Alam

 

Tiga puluh sembilan tahun sudah dr martha tilaar berkecimpung di dunia jamu, kosmetik, dan kecantikan. Tak sekali pun ia mengoleksi dan menyilang anggrek. Namun, nama martha tersemat pada sebuah anggrek asal borneo: coelogyne marthae. Itu penghargaan dari leiden university, belanda, atas kiprah martha mengembangkan tanaman obat.

Continue Reading »

Demam Kipas Naga Betina

Filed in Trubus kids by on 01/10/2009 0 Comments
Demam Kipas Naga Betina

bentuknya sangat spektakuler. ini jarang ditemui di thailand,’ kata anex karnchanapongse saat melihat dracaena di stan pameran flora dan fauna di lapangan banteng, jakarta pusat. tanaman setinggi 15 cm itu unik: batang berbentuk kipas dan daun seperti rumput. lazimnya, batang dracaena seperti tabung.

‘Perubahan itu terjadi karena sebagian gen yang mengatur ekspresi bentuk batang mengalami kerusakan,’ ujar Ir Edhi Sandra MSi, ahli fisiologi tumbuhan dari Fakultas Kehutanan, Institut Pertanian Bogor. Batang yang seharusnya bulat menjadi gepeng.  Kelainan itu lazim disebut kristata. Peluang munculnya mutasi bentuk sangat kecil – sepersejuta –  sehingga wajar bila langka di pasaran. Tak heran bila Anex kepincut memiliki dracaena kristata itu. Terbukti, kurang dari 15 menit anggota famili Dracaenaceae itu pindah ke tangan hobiis bonsai asal negeri Siam itu. Karena langka Anex memperlakukan dracaena secara khusus. Tanaman mutasi itu dimasukkan ke tas ransel – yang semula berisi pakaian – dan ditaruh dalam kabin pesawat. Pria bertubuh tinggi itu tak mau ambil risiko dracaena kesayangannya rusak. Padahal, tanaman lain seperti bonsai mini dimasukkan ke bagasi pesawat ketika kembali ke negeri Gajah Putih.

Dracaena memang tengah tren di Thailand sejak setahun silam. Buktinya banyak pemain tanaman hias asal negeri Siam berbondong-bondong ke tanahair mencari kerabat sansevieria itu. Sebut saja Pramote Rojruangsang asal Pathumthani, Thailand. Dracaena yang dicari pun beragam. ‘Kalau bentuk kristata itu untuk koleksi, variegata untuk diperbanyak, dan spesies untuk induk persilangan,’ kata Pramote.

Daun kecil

Hobiis tanahair pun banyak yang kepincut kemolekan dracaena kristata. Di Tangerang, Banten, ada Lily Hadinata yang telah mengoleksi dracaena kristata sejak 5 tahun silam. Semula ia mengoleksi tanaman mutasi setinggi 12 cm dengan bentuk daun kecil. Sayang, pertumbuhan kerabat sansevieria itu lambat. ‘Sampai saat ini tinggi tanaman baru 15 cm. Artinya,  pertumbuhannya hanya 3 cm selama 5 tahun,’ kata Lily. Oleh karena itu ketika melihat dracaena kristata dengan sosok lebih besar di Cipanas, Cianjur, Jawa Barat, langsung dibeli.

Lily serius memburu dracaena sejak 2 tahun silam. ‘Bentuknya abnormal sehingga ada tantangan sendiri untuk merawatnya. Selain itu, untuk memperolehnya sulit sehingga tanaman itu layak untuk dijadikan koleksi,’ ujar kolektor tanaman unik itu. Namun, bukan berarti setiap melihat dracaena kristata langsung dibeli. Lily punya kriteria sendiri untuk dracaenanya. ‘Bentuk kristatanya harus bagus dan daunnya kecil-kecil sehingga tampak proporsional,’ tambah Lily.

 

Sekurangnya ada 5 dracaena kristata yang Lily miliki hingga saat ini. Ukuran dan bentuk kristatanya beragam. Tinggi tanaman mulai dari yang paling kecil, 15 cm, hingga yang paling besar, 40 cm. Mutasi bentuk tanaman pun bervariasi. Sebut saja dracaena berbentuk kipas dengan daun-daun kecil tumbuh di ujung batang. Ada juga dracaena kristata bercabang 4.

Continue Reading »

 

Powered by WishList Member - Membership Software