Bunga Perindu Kelelawar

Filed in Eksplorasi, Majalah by on 15/01/2020

Kunjungan kelelawar menjadikan keberhasilan penyerbukan durian mencapai 81%.

Banyak pekebun memusuhi kelelawar buah. Tidak terkecuali pekebun durian. Padahal, kelelawar buah tidak melulu memakan buah, mereka juga menyesap nektar sekaligus membantu penyerbukan durian. Periset di lembaga pelestari lingkungan Rimba di Kualalumpur, Malaysia, Sheema Abdul Aziz membuktikan hal itu.

Laporan penelitiannya yang dimuat dalam jurnal Ecology and Evolution 2017 menyatakan bahwa kelelawar buah Pteropus hypomelanus lebih efektif menyerbuki bunga durian ketimbang penyerbuk lain, bahkan dibanding kelelawar pemakan madu Eonycteris spelaea sekalipun. Pengamatan dengan jebakan kamera selama 54 hari dengan 13 perangkat jebakan kamera pada April—Mei 2015.

Lokasi pengamatan di kebun durian di Pulau Tioman, negara bagian Pahang, Malaysia. Hasilnya kelelawar pemakan madu hanya menempel di bunga selama 1—60 detik dengan rata-rata 2 detik. Sementara itu kelelawar buah lebih sabar bergelantungan menjilati nektar hingga 90 detik dengan rata-rata 21 detik. Bunga durian mulai mekar pada 16.00 dan reseptivitas stigma optimal pada 19.00—20.00.

Menurut Sheema kelelawar banyak yang hinggap pada saat reseptivtas stigma mencapai optimal. Keruan saja bunga yang ia amati dan dikunjungi kelelawar mencapai fruitset 80—81%. Riset itu membuktikan fakta yang berkebalikan dengan anggapan banyak pekebun durian, kelelawar buah malah membantu penyerbukan. Kerusakan bunga akibat aktivitas kelelawar madu hanya 28 dari 1.161 bunga, sementara kelelawar buah merusak 11 dari 187 bunga. Perusak utama bunga durian adalah tupai Callosciurus notatus, yang menggerogoti bunga bahkan sampai sebagian tangkainya. (Argohartono Arie Raharjo)

Tags: ,

 

Powered by WishList Member - Membership Software