Buat Rematik Tak Berkutik

Filed in Uncategorised by on 08/11/2013 0 Comments

Jahe merah berkhasiat meringankan rematikEkstrak jahe merah dapat meringankan rematik.

Aan Rachmat—bukan nama sebenarnya—kerap  merasa nyeri di pergelangan kaki hingga telapak kaki. “Seminggu bisa 3 kali,” tutur ayah 1 anak itu. Rasa nyeri itu muncul berulang-ulang saat Aan bangun tidur. Saat udara dingin menerpa Aan kondisi  semakin parah. “Rasa nyerinya sampai ke seluruh tubuh,” ujarnya.

Pria 55 tahun itu  merasakan gejala nyeri sejak 20-an tahun silam ketika masih aktif bekerja di sebuah perusahaan swasta. “Saya sering kecapaian karena pulang larut malam. Lalu tidur pulas dan bangun tidur terasa nyeri di pergelangan kaki,” ujarnya. Ia menduga nyeri itu hanya gejala asam urat.

 

Rematik

Menurut dokter spesialis penyakit dalam di Rumahsakit dr Sardjito, Yogyakarta, Prof Dr dr Nyoman Kertia SpPD-KR, gejala rematik antara lain nyeri sendi, nyeri tulang hingga bengkak. Itu memang terasa saat penderita terkena udara dingin. “Udara dingin menyebabkan saraf pada persendian mengerut,” kata Nyoman.

Daun kumis kucing membantu pengeluaran racun melalui aktivitas berkemihNyoman menuturkan rematik terbagi menjadi 3, yakni rematik degeneratif, autoimun, dan asam urat. Rematik  degeneratif karena faktor keturunan yang penderitanya 60% perempuan. Adapun rematik autoimun atau artritis reumatoid 70% dialami wanita. “Penderitanya banyak wanita karena faktor hormonal wanita yang lebih rentan,” kata dr Nyoman. Sementara rematik asam urat, penderitanya 70% laki-laki.

Untuk mengatasi rematik dokter biasa menyarankan untuk memperbaiki pola hidup seperti menghindari lelah, menjaga bobot, dan mengatur pola makan, terutama bagi penderita rematik asam urat. Jika gagal, dokter akan meresepkan obat antiradang atau antinyeri. “Sifat obat hanya meringankan gejala, karena sampai sekarang masih sangat sulit untuk menyembuhkan rematik secara total,” kata guru besar Fakultas Kedokteran Universitas Gadjah Mada, Yogyakarta itu.

 

Jahe merah

Menurut herbalis di Kotamadya Batu, Jawa Timur, Wahyu Suprapto, gejala rematik bisa diperingan, bahkan dicegah dengan ramuan herbal seperti rimpang jahe merah. Itu sejalan riset Nurul Fitriyah dari Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Universitas Indonesia pada Januari 2012. Nurul membuktikan bahwa ekstrak rimpang jahe merah mampu meningkatkan kepadatan tulang dan mencegah  penyakit artritis reumatoid (AR) atau rematik autoimun. Nurul menguji coba ekstrak etanol jahe merah pada hewan percobaan tikus putih betina.

Pada riset itu, Nurul menggunakan  1.680 g rimpang  jahe merah berumur  10 bulan. Ia membersihkan rimpang itu lantas mengiris tipis sebelum mengeringkan dengan oven pada suhu 40—500C hingga kering. Periset itu memblender simplisia  dan menyaring dengan ayakan mesh 25. Ia mengekstrak 240 g serbuk kering menggunakan etanol 70% dan memberikan kepada 24 tikus betina dalam 6 kelompok perlakuan.

Wedang jahe minuman herbal tradisional berbahan jaheHasil riset memperlihatkan tikus betina yang mengonsumsi ekstrak jahe merah 56 mg/200 g bobot tubuh memiliki volume udem atau telapak kaki hanya 30,2 mikroliter sementara kontrol negatif mencapai

37,5 mikroliter. Semakin kecil volume udem,   maka penghambatan rematik semakin kuat. Untuk kalsium, dosis 14 mg/200 g bb berkadar hingga 0,1241 mg/mg, sementara kontrol negatif hanya 0,1027 mg/mg. Itu artinya kepadatan tulang tikus betina yang diberi perlakuan lebih baik dibanding kontrol.

 

Kombinasi

Wahyu Suprapto menyarankan kombinasikan jahe merah dengan herbal lain seperti kencur. “Kencur sebagai obat luar. Jumlahnya sekitar 20 g,” katanya. Bahan-bahan itu diparut dan dibalurkan pada sendi yang terserang rematik pada pagi dan sore hari. Ia menyebut jahe merah mengurangi asam piruvat penyebab rasa nyeri pada sendi, sementara kencur bersifat menghambat rasa nyeri sampai ke otak.

Sebagai obat dalam atau diminum, Wahyu mencampur 20% jahe merah dengan 30% daun kumis kucing, 20% daun sendok, 20% kencur, dan 10% jeringau. Ramuan itu diambil 2 sendok makan dan dicampur dengan air mendidih satu gelas kemudian diminum 2—3 kali sehari. Menurut Wahyu kombinasi herbal itu menekan nyeri akibat rematik dan membantu memperlancar pembuangan racun ditubuh saat proses berkemih.

Aloy Suryanto, manajer promosi PT Tirta Sarana Sukses, produsen jahe merah di Surabaya, Jawa Timur, menuturkan jahe merah dapat pula dikombinasikan dengan bawang putih, cuka apel, dan jeruk lemon. Aloy menjual jahe merah dalam kemasan botol volume 320 ml. “Per botol mengandung sekitar 20% perasan rimpang jahe merah,” ujarnya.

Menurut Aloy, bawang putih berkhasiat membantu memperlancar peredaran darah, cuka apel berkadar antioksidan tinggi, dan jeruk lemon kaya vitamin C. “Kombinasi itu membuat jahe merah lebih berkhasiat,” kata Aloy. Selamat tinggal rematik. (Bondan Setyawan)

 

Powered by WishList Member - Membership Software