Buah Surga Penumpas Tumor Prostat

Filed in Obat tradisional by on 01/10/2011

Tepurang, pupia, alias gac fruit, mengandung likopen 14 kali lebih tinggi ketimbang tomatTepurang segar dijual di pasar tradisional di ThailandSemula Rattanapong Chamtawong menduga gejala sulit berkemih yang dialaminya akibat kurang minum. Maklum, kesibukan sebagai pemrogram komputer kerapkali membuatnya lupa melepas dahaga. Ia pun kemudian rutin minum minimal 2 liter air putih per hari.

Sulit berkemih memang hilang, tapi sebagai gantinya ia jadi kerap mondar-mandir ke peturasan. Anehnya, meski tak kuasa menahan berkemih, tapi urine tak pernah mengalir deras, seperti saluran air mampat. “Saat berurine sering terasa sakit,” ujar ayah 2 anak itu.

Khawatir kondisinya memburuk, Rattanapong lantas memeriksakan diri ke salah satu rumahsakit di dekat kediamannya di Nakhonpathorn, Thailand. Hasil pemeriksaan dokter sungguh mengejutkan. Pria 61 tahun itu didiagnosis tumor kelenjar prostat, penyebab saluran kencing mampat.

Tidak seimbang

Kelenjar prostat adalah organ genital pria yang lembut, terletak melingkar di leher kandung kemih dan pangkal penis, membalut saluran kencing atau uretra bagian bawah. Posisinya menempel di mulut saluran kencing. Ukurannya sebesar buah kemiri. Prostat juga menyatu dengan saluran sperma yang mengalir dari kedua buah zakar.

Bila prostat membengkak-disebut hiperplasia-menyebabkan tekanan pada uretra alias saluran kencing. Dampaknya urine sulit keluar. Menurut dr Agus Setiawan SpU, dari Rumah Sakit Umum Persahabatan di Jakarta Timur, penyebab prostat bengkak adalah akibat perubahan hormon testosteron menjadi dihidrotestosteron (DHT) dengan bantuan enzim 5 alfa reduktase. DHT itulah yang merangsang pertumbuhan sel-sel prostat secara tak terkendali.

Penyebab lain adalah ketidakseimbangan antara hormon estrogen-testosteron. Semakin tua usia seseorang, kadar testosteron menurun; estrogen, relatif tetap. Ketidakseimbangan itu menyebabkan sel-sel prostat baru menurun, tetapi berumur lebih panjang. Itu yang membuat ukuran prostat membesar. Pembengkakan prostat biasanya terjadi pada pria berusia di atas 60 tahun. Prevalensinya mencapai 50%. Sedangkan pada pria 80 tahun, kurang dari 80% mengalami hiperplasia. Hiperplasia jinak disebut benigna prostat hipertropi alias tumor prostat; yang ganas, karsinoma prostat atau kanker prostat.

Sejak mendapat diagnosis dokter, Rattanapong rutin mengonsumsi obat-obatan. Ia juga berpantang minum-minuman beralkohol, kopi, atau cokelat, serta makanan pedas dan asin. Seandainya terapi itu tak menunjukkan hasil, ia mesti menjalani operasi pengangkatan prostat.

Nasi merah

Dalam suatu perjalanan tugas ke Vietnam, Rattanapong menjumpai buah unik di salah satu pasar tradisional. Bentuknya agak lonjong seukuran mangga indramayu. Kulit buah berwarna jingga mentereng. Duri-duri pendek menyelimuti seluruh permukaan kulit buah. Warga Vietnam biasa mengonsumsi gac fruit, nama buah itu, untuk menyehatkan mata. “Berarti buah itu kaya vitamin A yang merupakan antioksidan,” katanya menduga-duga.

Di Vietnam, membran biji gac fruit yang berwarna merah menyala diolah bersama nasi ketan. Xoi gac-berarti nasi merah-biasanya dikonsumsi untuk sarapan dan kerap disajikan sebagai penganan pada acara pernikahan.

Pulang dari Vietnam Rattanapong berselancar di dunia maya mencari informasi tentang Momordica cochinchinensis itu. Dari penelusuran didapat laporan penelitian Nguyen Thi Minh dan rekan-rekan dari Department of Food and Nutrition Japan Women’s University, Tokyo, Jepang tentang kerabat pare itu.

Hasil riset menyebutkan kadar likopen membran biji tepurang atau gac fruit 38.000 mikrogram per 100 g. Jumlah itu 14 kali lebih tinggi ketimbang tomat segar yang selama ini digadang-gadang sebagai sumber likopen. Menurut Dr Mien Karmini MS, peneliti utama Bidang Gizi dan Pangan Pusat Penelitian dan Pengembangan Gizi dan Makanan di Bogor, Jawa Barat, likopen merupakan salah satu senyawa golongan karotenoid dan merupakan antioksidan yang paling kuat. “Saya berharap gac fruit bisa menyembuhkan tumor prostat saya,” kata Rattanapong.

Ia lalu berburu gac fruit ke hutan-hutan di sekitar Nakhonpathorn. Berdasarkan literatur anggota famili Cucurbitaceae itu tersebar di berbagai kawasan di Asia Tenggara. Menurut Gregori Garnadi Hambali, ahli botani di Bogor, gac fruit juga banyak dijumpai di tanahair. Greg pernah menjumpai tepurang-sebutannya di tanahair-di belantara Kalimantan. “Kemungkinan tumbuh juga di hutan-hutan di Pulau Jawa,” ujarnya.

Rattanapong akhirnya berhasil memperoleh fak kao-sebutan gac fruit di Thailand-di kawasan hutan bagian utara Thailand. Ia lalu memboyong beberapa buah dan menanam bijinya di halaman rumah. Setelah 6 bulan kerabat melon itu mulai berbuah. Dari hasil panen itu Rattanapong mengonsumsi 1 sendok makan membran biji buah segar 3 kali sehari. Setelah dua bulan mengonsumsi ia kembali lancar berkemih. Prostat yang tadinya bengkak akibat tumor kini mengecil.

Antikanker

Pengalaman empiris yang dialami Rattanapong itu sejalan dengan hasil penelitian Tien PG dan rekan-rekan dari Department of Integrated Medicine, Jichi Medical School, Omiya Medical Center, Saitama, Jepang, yang melakukan uji in vivo pada 15 mencit yang mengalami tumor setelah terpapar sel kanker 26-20 adenokarsinoma kolon. Mencit yang diberi asupan ekstrak air buah tepurang berdosis 0,25 dan 0,75 mg per gram bobot tubuh ternyata ukuran tumornya rata-rata berkurang hingga 23,6%. Menurut Tien, ekstrak tepurang mampu mengurangi jumlah pembuluh darah pada tumor sehingga pasokan makanan berkurang.

Sejak kesembuhan itu Rattanapong memperluas penanaman gac fruit. Ia bermitra dengan para pekebun di sekitar kawasan Nakhonpathorn. Kini total areal tanam pupia-nama lainnya-mencapai 2 ha. Dari luasan itu Rattanapong memanen hingga 1 ton buah setiap 2 hari. Sebagian hasil panen diolah menjadi jus, eskrim, roti, dan mi.

Produk olahan itu dijual di beberapa gerai pasar swalayan di kawasan Nakhonpathorn sebagai pangan sumber antioksidan serta berkhasiat untuk kesehatan mata dan kulit. Buah segar dijual di beberapa pasar tradisional seperti di pasar terapung Donwai. Dengan begitu fak kao pun menjadi andalan baru penjaga kesehatan. (Imam Wiguna)

 

Powered by WishList Member - Membership Software