Bonsai ala Valanavis

Filed in Majalah, Tanaman hias by on 04/03/2018
William Valanavis (kiri) dari Amerika menunjukkan keahliannya dalam demonstrasi pembuatan bonsai. Inzet: Peralatan milik Valanavis yang mutakhir dan selalu ia bawa.

William Valanavis (kiri) dari Amerika menunjukkan keahliannya dalam demonstrasi pembuatan bonsai. Inzet: Peralatan milik Valanavis yang mutakhir dan selalu ia bawa.

William N. Valanavis salah satu pakar bonsai dari Amerika Serikat. Ia salah satu pebonsai yang mendemonstrasikan keahliannya pada ajang konvensi Bonsai Club International (BCI) dan The 14th Asia Pacific Bonsai and Viewing Sione Exhibition and Convention (ASPAC). Dalam demonstrasi itu, Min-Shuan Lo dari Taiwan memberinya pinus hitam jepang. Dalam demonstrasi itu Min memberi tantangan kepada Valanavis agar tidak menyingkirkan akar “menyeberang” yang menonjol. Min mengangkat salah satu murid terbaiknya sebagai asisten Valanavis. Sang asisten dengan hati-hati memetik dedaunan tua berbentuk jarum dan menyisakan beberapa tunas di ujung cabang. Setelah selesai, giliran Valanavis membentuk pinus hitam itu menjadi bonsai.

Selama demonstrasi, Valanavis menggunakan alat-alat baru yang mutakhir dan mengenalkannya kepada penonton. Namun, pebonsai asal negeri Abang Sam itu sedikit kesulitan saat membentuk percabangan karena kawat tembaga tidak tersedia di Taiwan. Sebagai gantinya sang asisten memberikan kawat yang berdiameter lebih kecil. Kendala itu membuat Valanavis memutar otak. Ia khawatir kawat itu tidak mampu menahan cabang saat dibengkokkan. Solusinya, ia meminta kepada sang asisten untuk menekuk kawat beberapa kali sebelum digunakan untuk membentuk cabang. Cara itu ternyata mampu menahan percabangan besar saat dibengkokkan. Setelah 45 menit, pinus hitam pun menjelma menjadi bonsai nan indah. (Budi Sulistyo)

Tags: ,

 

Powered by WishList Member - Membership Software