Bima Berproduksi Tinggi

Filed in Sayuran by on 06/06/2013 0 Comments

Bima putih 1 produktivitas rata-rata 8,31 ton/ha pipilan kering dengan kadar air 15%. Potensi hasil 10,33 ton/haBima favorit bagi Muhammad Ridwan, pekebun jagung putih di Provinsi Gorontalo, lantaran memberi hasil tinggi: 10 ton per ha.

Sudah 5 tahun Ridwan membudidayakan jagung putih. Ia menanam jenis lokal yang turun-temurun dibudidayakan petani di Sulawesi dengan produksi 2,5 ton biji jagung per ha. Namun, setahun terakhir, Ridwan beralih ke jenis baru. Hasilnya fantastis: ia menangguk 10 ton jagung per hektar lahan dari populasi 66.600 tanaman. Artinya, hasil panen meningkat 4 kali lipat daripada biasanya. Ridwan menanam jagung putih baru di lahan seluas total 3 ha.

Jagung itu besutan periset di Balai Penelitian Tanaman Serealia (Balitsereal), Maros, Sulawesi Selatan. Tangan dingin          Ir M Yasin Hasanul Gaffar MS APU, pemulia jagung Balitsereal, melahirkan 2 Zea mays bulir putih anyar: bima putih 1 dan bima putih 2. Sosok tanaman keduanya tinggi dengan perakaran mumpuni sehingga tahan rebah. Dari potensi hasil bima putih 1 yang mencapai 10,33 ton per ha, produktivitas rata-rata 8,31 ton, dan bobot per 1.000 biji mencapai 264 g.

Umur tanam bima putih 1 terbilang singkat, panen umur 98 hari. Bandingkan dengan jagung putih lokal yang panen paling cepat 4 bulan pascatanam. Sementara bima putih 2 mempunyai bentuk tongkol silindris dengan tipe biji semimutiara. Potensi hasil mencapai 10,42 ton per ha, dengan produktivitas rata-rata 7,91 ton jagung pipilan kering berkadar air 15%. Masa tanamnya agak lebih lama: 100 hari. Toh, itu diimbangi bobot 1.000 biji yang lebih besar, mencapai 313 g.

Tinggi protein

Tidak hanya tinggi produksi, kedua varietas unggul jagung putih itu pun tinggi kandungan asam amino esensial. Bima putih 1 mengandung 0,22% lisin dan 0,06% triptofan. “Jumlah itu 1,5 kali lipat kandungan serupa pada jagung putih lokal,” tutur Yasin. Kandungan lisin dan triptofan bima putih 2 malah lebih besar, masing-masing 0,29% dan 0,07%. Kandungan lisin jenis lokal kurang dari 0,1% dan nyaris nihil triptofan lantaran dominan asam amino jenis leusin.

Menurut Dr Ir Rifda Naufalin MS, ahli pangan di Fakultas Pertanian, Universitas Jenderal Soedirman, Purwokerto, lisin dan triptofan merupakan golongan asam amino esensial yang tidak bisa diproduksi oleh tubuh manusia. “Asam amino berperan dalam pengaturan metabolisme dan proses fisiologis tubuh,” tutur Rifda. Organisasi pangan dunia (FAO) menyarankan asupan harian lisin dan triptofan minimal 0,4% dan 0,1%. Kelebihan lain, kedua varietas jagung putih itu bersifat stay green. Artinya, batang dan daun di atas tongkol tetap hijau saat biji matang atau panen. “Sisa pertanaman bisa dimanfaatkan sebagai pakan ternak,” kata Yasin.

Perakitan varietas jagung tinggi protein bukan pekerjaan mudah. Maklum, sifat tinggi protein tergolong gen resesif. Maksudnya, sifat itu hanya muncul jika 2 tanaman jagung unggul saling menyerbuk dengan sesamanya. Jika ada serbuk jantan dari jagung biasa yang ikut menyerbuk, penyilangan bakal kacau dan hanya menghasilkan jagung biasa yang berkadar protein rendah. Yasin mengatasinya dengan mengisolasi tanaman selama 21 hari. Artinya, selama 21 hari sebelum atau sesudah penanaman jagung tinggi protein, tidak boleh ada penanaman jagung biasa di lahan yang sama. Jika menanam bersamaan, kedua jenis jagung itu mesti terpisah jarak minimal 300 m agar tidak terjadi penyerbukan silang.

Pangan

Yasin mulai menyilang pada 2007. Ia menggunakan tetua betina CML140 dan CML143 serta tetua jantan CML264Q. Ia memilih CML140 dan CML143 sebagai indukan betina lantaran keduanya mempunyai perakaran baik, yakni berserabut banyak dan kuat. Tetua jantan adalah galur tinggi protein. Master bidang Statistika Terapan dari Institut Pertanian Bogor itu memperoleh tetua jantan dari Pusat Penelitian Jagung dan Gandum International (CIMMYT) di Meksiko. Kode “Q” di akhir nama galur menandakan jagung itu tinggi protein. Dari hasil persilangan itu kemudian lahir beberapa galur harapan.

Pada 2008 dan 2009, galur-galur harapan tersebut menjalani proses uji multilokasi di beberapa sentra jagung nasional pada musim hujan dan kemarau. Lokasi uji antara lain: Donggala (Sulawesi Tengah), Provinsi Gorontalo, Sleman (Daerah Istimewa Yogyakarta), Lombok Timur (Nusa Tenggara Barat), Sebapo (Jambi), dan Pekanbaru (Riau). Sebagai pembanding digunakan varietas srikandi putih yang mempunyai rata-rata hasil 5,89 ton/ha.

Dari beberapa hasil persilangan CML140 dengan CML264Q, terpilih satu galur unggul yang selanjutnya dinamai bima putih 1. Nama itu disematkan karena bentuk tanaman mengingatkan kepada sosok Bima—tokoh dalam epos Mahabarata—yang menjulang tinggi dan kokoh. Hasil persilangan betina CML 143 dengan CML264Q pun menghasilkan galur unggul, yang kemudian dinamai bima putih 2.

Menurut Yasin, bima putih bukan kelas jagung pipil, melainkan jagung pangan. Itu sebabnya periset kelahiran Majene, Sulawesi Barat, itu berharap kehadiran varietas unggul jagung putih bisa menjadi alternatif keanekaragaman bahan pangan. “Jagung putih bisa ditanak bersama beras dengan perbandingan 40:60,” tuturnya. Jika konsumsi beras mencapai 0,5 kg/hari, maka sisipkan 0,2 k g jagung putih. Dengan asumsi ada 100-juta peduduk Indonesia mengonsumsi beras, maka terjadi penghematan sebanyak 20.000 ton beras per hari. Jumlah itu setara dengan 600.000 ton per bulan.

Apalagi secara tradisonal beberapa daerah mengenal kuliner berbahan pangan jagung putih. Sebut saja Flores, Nusa Tenggara Timur ataupun Pulau Madura, Jawa Timur. Kehadiran varietas baru jagung putih berproduksi tinggi juga menjadi jawaban kendala pengembangan jagung putih lokal yang produktivitasnya rendah. (Faiz Yajri, kontributor lepas Trubus di Jakarta)

 

FOTO:

 

  1. Bima putih 1 produktivitas rata-rata 8,31 ton/ha pipilan kering dengan kadar air 15%. Potensi hasil 10,33 ton/ha
  2. Ir M Yasin HG MS APU, salah satu kendala pengembangan jagung putih lokal adalah produktivitas rendah, di bawah 3 ton per ha
  3. Jagung putih baru kaya asam amino esensial seperti lisin dan triptofan
 

Powered by WishList Member - Membership Software