Berkah Angka 13

Filed in Satwa by on 02/05/2013 0 Comments

Bagi Pemangku Raja Kubing  13 bukan angka sial. Ia dinobatkan sebagai best of the best (BOB) setelah 13 kali bertarung di babak final.

Dua belas kali mengikuti babak final BOB (best of the best) pada kontes serama tak sekali pun Pemangku Raja Kubing meraih juara. Namun, pada final yang ketiga belas para juri mendaulat Pemangku Raja Kubing menjadi juara. Serama milik Ivan Kusnadi asal Jakarta itu tampil prima, aktif berlenggak-lenggok di atas meja sembari membusungkan dada. Ia percaya diri. Pantas penonton bergempita menyambut kemenangan serama berusia 2,5 tahun itu.   Menurut juri kontes,  Bambang Trihatmoko alias Damong, Pemangku Raja Kubing layak menang.

“Tubuhnya  ideal,  posisi kepalanya  tegak lurus  dengan  tubuh, sayap, dan kaki. Tarikan kepalanya pun lebih ‘selam’. Serama ini juga aktif sepanjang penjurian berlangsung,” kata juri dari Jakarta itu.Menurut Bontang, perawat Pemangku Raja Kubing, sehari-hari serama berbobot 372 gram itu mendapat perlakuan istimewa. “Diberi vitamin, dijemur, dikandangkan sendiri dengan pakan voer dicampur milet putih, menir jagung, dan beras merah,” kata Bontang yang menyebutkan serama seharga Rp50-juta itu total sudah mengikuti 17 kontes selama kurun waktu 2012—2013.

Ketat

Di babak BOB persaingan memang ketat.  Para juara dari kategori remaja, muda, tanpa lawi, dewasa A, dan dewasa B      bertarung sengit di arena seluas 400 m2. Kehadiran penonton pun menguji mental para finalis. Keriuhan penonton kerap membuat beberapa serama menjatuhkan diri dari atas meja. Sky Fall, kampiun  jantan tanpa lawi reguler, contohnya. “Dia kaget jadi jatuh,” ujar Ajong, sang perawat. Padahal, Sky Fall milik Don Ralls Cobain digadang-gadang sebagai pesaing berat Pemangku Raja Kubing.

Serunya lomba juga terlihat di babak best of chick (BOC). Dalam laga BOC itu Naga Emas milik Dr dr Laurentius Suliadi SpKK dari Tangerang, Provinsi Banten, menyabet gelar kampiun. Senyum semringah terpancar kala sang dokter mengambil piala penghargaan atas prestasi ayam muda yang sebelumnya menjadi kampiun kelas jantan remaja A itu. “Serama ini mengesankan karena energik,” kata Vicky, juri dari Jakarta.

Kegembiraan Laurentius berlanjut karena serama koleksi lainnya, Putri Gracia, menorehkan  prestasi sebagai best of bitch. Putri Gracia berhasil memikat hati lima juri yang terdiri dari Karjono, Damong, Vicky Hennessey, dan Hengky Kumis. “Postur tubuhnya lebih bagus, kepalanya naik ke belakang dan kebasannya lebih banyak dibandingkan lawannya,” jelas Hengky Kumis, juri dari Jakarta. Warna bulu Putri Gracia juga mengilap.

Kontes yang berlangsung di pelataran parkir Toserba Sabar-Subur itu berlangsung meriah meski sempat gerimis kala acara berlangsung. Acara yang dilaksanakan bersamaan dengan rilis Komunitas Modern Serama Indonesia (MSI) itu diikuti oleh sekitar 188 peserta dari  berbagai kota seperti Pekanbaru, Provinsi Riau, Banyumas (Jawa Tengah), Kediri ( Jawa Timur), Bandung (Jawa Barat), dan Jakarta.

Kontes pada akhir Maret 2013 itu juga menggelar kategori baru yaitu beauty of colour dan best of reserve. Murtopo, ketua pelaksana kontes, menjelaskan kelas baru itu mengakomodasi pencinta serama yang memiliki serama berwarna unik (beauty of colour). “Selama ini penilaian serama condong kepada gaya penampilan di atas meja. Padahal, keindahan warna juga alasan pehobi memiliki serama,” kata Murtopo.

Menurut Rudi Pelung penilaian didasarkan pada keserasian warna, kebersihan bulu, dan bulu mengilap. Milo, serama milik Yusuf asal Jakarta berhasil menjadi pemenangnya. Ia mengungguli enam serama lainnya. “Warna putih masih sangat jarang dan keserasian warnanya harmonis dari punggung dan ekor,” ujar Rudi, juri dari Jakarta.

Di kelas best of reserve Pentagon milik Dory dari PSF Jakarta meraih juara.  Di kelas raja kebas, Down Payment (DP) berhasil menjadi kampiun dengan 38 kali kebasan. Jumlah kebasan itu 50% lebih tinggi dari peserta lainnya yang rata-rata 15-17 kebasan. (Nurul Aldha Mauliddina Siregar)

 

FOTO:

  1. Keserasian warna menyebabkan Milo meraih beauty of colour
  2. Pemangku Raja Kubing peraih best of the best(BOB)
  3. Laurentius membawa dua piala sekaligus dalam kategori BOC dan best of bitch
  4. Putri Gracia, jawara betina remaja dan best of bitch
  5. Naga Mas, best of chick (BOC)
 

Powered by WishList Member - Membership Software