Banyak Pilihan Afrodisiak

Filed in Uncategorised by on 01/06/2012 0 Comments

Minyak kemiri, tepung teripang, dan telur bulu babi berfaedah meningkatkan stamina pria.

 

Sulistyowati bukannya tak ingin berbakti kepada suami tercinta, Yasin. Malam itu ia terpaksa menolak ajakan suami untuk bermesraan. “Saya kan sudah lelah bekerja. Kalau setiap hari, saya  tidak sanggup,” ujar perempuan 34 tahun itu. Sejak 2007, gairah seksual Yasin memang menggebu-gebu. Biasanya lama berhubungan intim hanya 15 menit, sejak itu minimal 30 menit.

Apa rahasianya? Gairah seksual Yasin meningkat setelah rutin mengonsumsi sesendok makan atau 10 ml minyak kemiri Aleurites moluccana setiap pukul 19.00. Efek mengonsumsi minyak biasanya terasa 4 jam kemudian. Yasin memperoleh minyak kemiri dari istrinya yang bekerja di Klinik Herba Bagus, di Kota Malang, Jawa Timur. Pengelola klinik, dr Zainal Gani, tengah menguji efek konsumsi minyak kemiri sebagai afrodisiak alias pembangkit gairah seksual pria.

Perlancar darah

Dokter alumnus Universitas Brawijaya itu membagikan minyak kemiri kepada para karyawan, termasuk Sulistyowati, sebagai sampel uji. “Saya coba berikan kepada suami, khasiatnya terbukti,” ujar Sulistyowati. Selain Yasin, tercatat 8 pria lain yang mengonsumsi minyak kemiri bikinan Zainal Gani. Mus Mulyadi merasakan khasiat minyak kemiri. Setiap kali mengonsumsi minyak kemiri, badan pria 55 tahun itu menghangat. Selang 1,5-2 jam, tubuh terasa bergairah. Frekuensi “bertemu” istri yang semula sekali menjadi 2-3 kali sepekan.

Mus merasa puas, tapi sang istri protes. “Istri saya marah karena merasa lelah,” ujar Mus. Sang istri bahkan meminta Mus berhenti mengonsumsi minyak candle nut itu. Kisah seperti Yasin dan Mus Mulyadi juga dialami tujuh pria lain. Artinya kesembilan pria yang mengonsumsi minyak kemiri bikinan Zainal Gani merasakan khasiat sebagai afrodisiak. Zainal tertarik meriset minyak kemiri setelah mendengar pengalaman Yohanes Tandus. Koleganya itu bercerita di sebuah daerah di Jakarta ada satu warung satai kambing yang paling laris.

“Di sekitarnya ada juga penjual satai, tapi hanya warung satai kambing itu yang laku,” ujar Zainal menceritakan pengalaman Yohanes. Menurut keterangan seorang pelanggan, satai kambing dari warung itu tokcer meningkatkan stamina pria. Setelah diselidiki, ternyata si pedagang satai itu menggunakan kemiri sebagai salah satu bahan bumbu. Zainal Gani lalu membeli 100 kg kemiri, kemudian mengekstraknya dengan teknik tanpa pemanasan sehingga menghasilkan minyak jernih.

Dari 100 kg bahan baku, Zainal memperoleh 60 liter minyak. Ia lalu mengemas minyak dalam botol berisi 30 ml. Ia membagikan beberapa botol kepada 9 karyawan yang berusia 40-55 tahun. Hasilnya, seluruh karyawan yang mengonsumsi merasakan faedahnya. Sayang, belum ada riset menjelaskan peran kemiri sebagai afrodisiak. Alumnus Fakultas Kedokteran Universitas Brawijaya itu menduga keampuhan minyak kemiri meningkatkan aktivitas seksual pria karena kandungan lemak sebagai sumber energi tinggi.

Akibatnya, metabolisme tubuh pun turut meningkat. Minyak kemiri diduga juga berperan meningkatkan produksi hormon testosteron. Hormon steroid dari kelompok androgen itu berfungsi meningkatkan libido, energi, ketahanan tubuh, dan mencegah osteoporosis. Itu sejalan dengan pendapat herbalis di Kotamadya Batu, Jawa Timur, Ir Wahyu Soeprapto.

Wahyu menduga kemiri mengandung asam lemak tak jenuh yang berperan melarutkan plak yang terbentuk oleh lemak jenuh di pembuluh darah. Timbunan plak mengurangi pasokan nutrisi ke ginjal. Salah satu fungsi ginjal membentuk hormon, seperti hormon testosteron yang berperan dalam pembentukan sperma. “Bila jumlah sperma kurang akan menyebabkan disfungsi ereksi,” ujar dosen Fakultas Kedokteran Universitas Airlangga itu.

Saat pria bergairah, darah mengalir melalui korpus kavernosum, jaringan seperti spons pada alat vital. Sebelum menuju korpus kavernosum, darah mesti melalui klep yang membuka ketika libido. Bila klep ke korpus terlalu lentur menyebabkan disfungsi ereksi. “Untuk mengatasinya gunakan ramuan herbal yang memperbaiki sistem peredaran darah. Kemiri memperlancar peredaran darah di alat vital,” ujar Wahyu. Dengan begitu, masa ereksi lebih lama. Wahyu menyarankan konsumsi kemiri sebagai bumbu pada tempe kukus. Caranya, bakar kemiri lalu ulek hingga halus sebagai pengganti kacang tanah. Tempe juga berperan menurunkan kolesterol jahat yang menyebabkan penyumbatan pembuluh darah.

Laris


Berbekal bukti empiris dari 9 karyawan, dr Zainal menjajakan minyak kemiri di ajang pameran nasional Kelompok Tani dan Nelayan Andalan (PENAS KTNA) di Kabupaten Banyuasin, Provinsi Sumatera Selatan, pada 2007.  Di ajang empat tahunan itu terjual sebanyak 100 botol ukuran 30 ml minyak biji tanaman anggota famili Euphorbiaceae itu. Itu seakan menjadi bukti cerita Yohanes. Kolega Yohanes asal Amerika Serikat pernah mengatakan jika menemukan bahan alam bersifat afrodisiak, pasti akan laris.

Hingga kini gangguan seksual seperti disfungsi ereksi memang menjadi momok bagi kaum pria. Prof Dr dr Susilo Wibowo MS Med SpAnd dari Fakultas Kedokteran Universitas Diponegoro melakukan studi tentang kasus disfungsi ereksi di Jakarta. Riset melibatkan 20 dokter, 20 sinshe, dan 8.628 pasien. Hasil penelitian menunjukkan jumlah pasien disfungsi ereksi yang berobat ke dokter mencapai 6,64%,  yang berobat ke sinshe 49,81% (sebanyak 1.666 pasien dari total 3.345 pasien). Jumlah penderita disfungsi ereksi juga semakin meningkat.

Jumlah pasien yang berkonsultasi ke klinik pasangan suami istri milik dr Boyke Dian Nugraha SpOG MARS, meningkat rata-rata 10-20%. Menurut Boyke, banyak faktor penyebab disfungsi ereksi. Faktor psikis seperti stres berkepanjangan atau suami terus-menerus di bawah tekanan istri mencapai 40-50%. Disfungsi ereksi akibat faktor psikis terjadi temporer dan permanen. Gangguan terjadi sewaktu-waktu ketika seorang pria bekerja terlampau lelah, takut, atau marah kepada pasangannya.

Gangguan terus-menerus biasanya merupakan kelainan jiwa neurosis. Berbagai hal memicu timbulnya kelainan itu. Contohnya kebencian atau takut di bawah sadar kepada perempuan. Sementara kasus disfungsi ereksi karena kelainan pembuluh darah akibat diabetes mellitus dan tekanan darah tinggi mencapai 50-60%. Kebiasaan buruk seperti merokok, minum minuman keras, dan mengonsumsi narkoba turut andil menyebabkan disfungsi ereksi. Untuk mengatasi gangguan seksual itu, masyarakat di tanahair lebih suka berobat menggunakan bahan alam atau terapi alternatif, seperti terlihat pada hasil penelitian Susilo. “Pengobatan nonmedis memang lebih terjangkau,” ujar Susilo.

Tepung teripang

Menurut dosen Departemen Manajeman Sumberdaya Perairan Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan, Institut Pertanian Bogor (IPB), Dr Ir Etty Riani MS, potensi bahan alam yang berkhasiat afrodisiak memang melimpah di tanahair.  Masyarakat Gorontalo, misalnya, percaya mengonsumsi teripang pasir Holotherus scabra meningkatkan stamina pria. Mereka mengolah teripang dengan cara menumis atau menggoreng.

Keyakinan masyarakat itu mendorong Etty bersama tim yakni E Gumbira Said, Iwan Kaswar, Kustiariyah, Suprihatin, Kaseno, dan M Reza Cordova, semua dari IPB, untuk membuktikan kearifan lokal itu secara ilmiah. Etty bersama anggota tim menguji efek afrodisiak teripang pasir dalam bentuk tepung, ekstrak lemak, dan ekstrak steroid kepada mencit. Dosis masing-masing 10 µg, 30 µg, dan  50 µg per 100 g bobot tubuh. Efek afrodisiak pada mencit dilihat dari perilaku seksual seperti mencium vagina dan menindih betina meskipun tidak terjadi penetrasi.

Hasil penelitian menunjukkan, sediaan yang paling mujarab mendongkrak perilaku seksual adalah teripang dalam bentuk tepung berdosis 10 µg. Frekuensi mencium vagina rata-rata 25 kali  per 30 menit, penetrasi 6 kali per 30 menit. Jumlah itu lebih tinggi ketimbang mencit yang mengonsumsi metil testosteron-hormon androgen sintetis-yang hanya 16 kali mencium vagina dan 4 kali penetrasi.

Menurut Etty, gairah seksual mencit menggebu karena kadar testosteron dalam darah meningkat. Itu terlihat pada mencit yang mengonsumsi tepung, ekstrak lemak, dan ekstrak steroid, seluruhnya memiliki kadar testosteron lebih tinggi daripada mencit tanpa perlakuan alias kontrol. Kadar testosteron tertinggi terdapat pada mencit yang diberi tepung teripang berdosis 50 µg/100 g bobot tubuh, yakni 1.795 ppm.

Pada mencit yang diberi metil testosteron yang hanya 247 ppm. “Peningkatan testosteron itu tidak mempengaruhi kualitas sperma. Kualitas sperma tetap baik,” ujar Etty. Etty menuturkan, teripang mengandung peptida-protein yang dapat meningkatkan libido. Teripang juga mengandung arginin-salah satu asam amino esensial-dan mineral seng (Zn) yang juga berperan meningkatkan libido sehingga berefek afrodisiak.

Menurut peneliti di Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan Universitas Diponegoro, Dr Ir Delianis Pringgenies MSc, bahan alam lain yang berpotensi sebagai afrodisiak adalah gonad alias sel telur bulu babi Diadema setosum.  “Di Kepulauan Karimunjawa, Kabupaten Jepara, Jawa Tengah telur bulu babi dipercaya dapat meningkatkan stamina pria,” ujarnya. Efek afrodisiak telur bulu babi itu terbukti secara ilmiah.

Delianis memberikan ekstrak gonad bulu babi yang mengandung 80% protein kepada mencit jantan. Hasil penelitian membuktikan kadar testosteron mencit yang mengonsumsi gonad bulu babi lebih tinggi daripada mencit yang diberi testosteron sintetis.  “Hormon testosteron dapat memacu tingkat produksi sperma. Semakin banyak jumlah sperma yang dihasilkan, maka libido pun meningkat,” kata ahli fisiologi biota air itu. Jadi, kaum pria tak perlu resah saat gairah mulai melemah.  Ada minyak kemiri, teripang, dan telur bulu babi yang berkhasiat afrodisiak. Itulah afrodisiak di  sekitar kita. (Imam Wiguna/Peliput: Tri Istianingsih)

Keterangan Foto :

  1. Menurut Wahyu Soeprapto, herbalis dan dosen di Fakultas Kedokteran Universitas Airlangga, minyak kemiri mengandung lemak tak jenuh yang memperlancar peredaran darah
  2. dr Zainal Gani, herbalis di Kota Malang, Jawa Timur, minyak kemiri diduga mampu meningkatkan produksi testosteron
  3. Telur bulu babi Diadema setosum memacu produksi sperma
  4. Dr Ir Etty Riani MS, dosen Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan Institut Pertanian Bogor (IPB), teripang mengandung peptida, arginin, dan seng (Zn) yang berperan meningkatkan libido
  5. Teripang pasir Holothuria scabra secara tradisional dipercaya berefek afrodisiak

 

 

 

Powered by WishList Member - Membership Software