Balitbangtan Gandeng PT GGP Kembangkan Pepaya Merah Delima

Filed in Peristiwa by on 24/04/2020

Buah pepaya selain memiliki banyak nutrisi, juga dikenal memiliki banyak manfaat lain, seperti untuk mengatasi kembung, menjaga kesehatan jantung, dan mencegah risiko penyakit kardiovaskular melalui kandungan vitamin C-nya, dan juga dapat mengurangi risiko kanker karena memiliki kandungan likopen. Selain itu, konsumsi pepaya juga bisa meningkatkan kemampuan kolesterol baik (high-density lipoprotein/HDL).

Karena manfaatnya yang sangat banyak maka buah pepaya menjadi salah satu komoditas yang dikembangkan oleh Badan Penelitian dan Pengembangan Pertanian (Balitbangtan), Kementerian Pertanian.

Kepala Balitbangtan, Fadjry Djufry menyampaikan bahwa Balitbangtan melalui Balai Penelitian Tanaman Buah Tropika (Balitbu Tropika) telah mengembangan berbagai varietas unggul baru yang perlu dipercepat pengembangannya maupun penyebarannya. “Untuk percepatan pengembangan varietas-varietas unggul hasil Balitbu Tropika ini tentunya perlu dilakukan terobosan-terobosan, diantaranya dengan peningkatan sinergi dengan pihak swasta”, jelasnya.

Menindaklanjuti arahan Kepala Balitbangtan, Kepala Balitbu Tropika Ellina Mansyah muturkan bahwa Balitbu Tropika telah menggandeng perusahaan besar yang bergerak di bidang agroindustri, perkebunan dan pengolahan hasil perkebunan, yaitu PT Great Giant Pineapple (PT. GGP) untuk bekerjasama mengembangkan varietas unggul ini aneka buah tropika di Indonesia. “Salah satu inovasi Balitbu Tropika yang menarik perhatian PT GGP adalah varietas unggul pepaya merah delima”, ujarnya.

Menurut Ellina, pepaya hasil inovasi Balitbangtan ini diakui oleh PT GGP mempunyai kualitas yang baik dari segi rasa, penampilan daging buah dan kekenyalan buah. “Varietas pepaya ini mempunyai ukuran buah sedang, rasa sangat manis, warna daging orange kemerahan dan rongga tengah berbentuk bintang yang menjadi salah satu ciri khasnya.” Tambahnya.

Manager Crop Development, PT GGP, Margo Trilaksono yang sejak tahun 2018 telah merintis riset prospek pengembangan pepaya Merah Delima, mengatakan bahwa berdasarkan hasil uji adaptasi dan uji preferensi, pepaya merah delima layak untuk untuk menjadi salah satu komoditi yang dikembangkan oleh PT GGP Lampung.

“Saat ini PT. GGP sedang fokus melakukan pemurnian kembali pepaya merah delima sekaligus mempersiapkan kebun untuk tanaman induk untuk produksi keturunan dalam perbanyakan pepaya merah delima melalui metode sambung pucuk (grafting).” ungkapnya.

Metode grafting memungkinkan perbanyakan benih tanaman yang seragam, hermaprodit dengan bentuk buah silindris sesuai dengan pohon induknya.

Pengembangan pepaya Merah Delima ini ditujukan untuk memenuhi kebutuhan permintaan pepaya di dalam negeri dan akan dirintis untuk dapat menjadi komoditas ekspor.

(Balitbu, Tri Budiyanti)

Tags: ,

 

Powered by WishList Member - Membership Software