Aral Beratap Langit

Filed in Topik by on 12/11/2014
Hambatan utama berkebun sayuran hidroponik tanpa atap adalah serangan hama dan penyakit

Hambatan utama berkebun sayuran hidroponik tanpa atap adalah serangan hama dan penyakit

Meski berprospek menjanjikan, berkebun sayuran hidroponik tanpa atap penuh aral. Hambatan utama yaitu serangan hama dan penyakit. Harap mafhum, kelaziman pekebun sayuran hidroponik memang menanam beragam komoditas di dalam greenhouse atau rumah tanam. Tujuannya agar mudah mengontrol organisme pengganggu tanaman dan intensitas sinar matahari.

Menanam sayuran hidroponik di luar ruang amat rentan serangan hama dan penyakit. Untuk mengatasinya, pekebun hidroponik di Pamulang, Kota Tangerang Selatan, Provinsi Banten, Roni Arifin menyarankan lokasi hidroponik tanpa naungan relatif jauh dari pertanian konvensional. Lokasi budidaya di area perumahan sangat ideal.

Karena tanpa atap, hujan acap kali menjadi “musibah” bagi pekebun hidroponik tanpa atap. Pekebun hidroponik di Bandung, Jawa Barat, Eva, LA Madarona mengatakan tantangan bertanam hidroponik beratap langit yaitu hujan. Terutama hujan pada sore hari yang menyebabkan munculnya bintik-bintik cokelat di daun. Ia menyebutnya mata kodok. Lama kelamaan bintik itu melebar dan bertambah banyak.

Serangan itu menyebabkan tanaman mati 1—2 hari kemudian. “Pemberian nutrisi dengan rasio tepat menghindari tanaman terserang mata kodok,” kata perempuan kelahiran Jakarta itu. Misalnya kebutuhan nitrogen pada sayuran daun mesti tercukupi. Jika kendala di lahan teratasi, aral lain muncul. Pekebun hidroponik di Surabaya, Venta Agustri, ingat betul ketika pertama kali membudidayakan sayuran hidroponik. Menjelang panen, Venta menawarkan sayuran hidroponik ke hotel, restoran, dan kafe. Namun, ketika itu calon konsumen tak mengerti kelebihan sayuran hidroponik. Hingga waktu panen tiba menjelang Lebaran, Venta belum menemukan pasar.

Itulah sebabnya ia memberikan sayuran hidroponik seperti lettuce romaine sebanyak 500 kg ke masyarakat secara gratis. “Majikan kamu baik benar membagikan sayuran sebagus ini secara gratis,” ujar Venta menirukan ujaran seorang penerima sayuran gratis kepada sopirnya. (Riefza Vebriansyah/Peliput: Rosy Nur Apriyanti)

 

Tags: , , , ,

 

Powered by WishList Member - Membership Software