Ampuh Turunkan Kolesterol

Filed in Fokus, Majalah by on 09/08/2016

Konsumsi mahkota dewa menormalkan kolesterol darah.

Buah mahkota dewa mampu menurunkan dan menjaga kolesterol dalam darah.

Buah mahkota dewa mampu menurunkan dan menjaga kolesterol dalam darah.

Seharian itu rasa pusing, pegal di leher, dan nyeri di badan mendera Budi Sumarsono (45 tahun). Ia menduga kesehatannya menurun dan terserang influenza, sehingga segera beristirahat. ”Biasanya setelah bangun tidur, badan sehat kembali,” kata Budi. Namun, kali itu tidak seperti biasanya. Setelah bangun tidur pun tubuhnya terasa tidak nyaman, bahkan hingga sepekan berselang.

Budi kemudian memeriksakan diri ke dokter. Dari hasil pengecekan laboratorium, dokter menyatakan kadar kolesterol darah Budi tinggi, yakni mencapai 240 mg/dl. Padahal kadar normal kolesterol untuk pria dewasa di bawah 200 mg/dl. Dokter meresepkan obat penurun kolesterol sembari menyarankan Budi untuk menjaga dan mengatur pola makan. Maklum, Budi rutin mengonsumsi makanan berlemak tinggi karena rasanya yang nikmat.

Kolesterol

Ning Harmanto 17 tahun meresepkan mahkota dewa kepada para pasien.

Ning Harmanto 17 tahun meresepkan mahkota dewa kepada para pasien.

Menurut dr Ika Prasetya Wijaya SpPD-KKV FINASIM dari Rumahsakit Umum Pusat dr Cipto Mangunkusumo, kolesterol sejatinya bermanfaat bagi tubuh antara lain untuk pembentukan dinding sel dan bahan baku beberapa hormon. Namun, bila jumlah berlebihan tubuh akan menumpuk atau menyimpan kolesterol di pembuluh darah. Penumpukan itu mengakibatkan penyumbatan aliran darah.

Bila penyumbatan pembuluh darah terjadi di jantung menyebabkan serangan jantung, sedangkan bila terjadi di jaringan otak mengakibatkan stroke. Kadar kolesterol berlebihan antara lain konsumsi pangan kaya lemak seperti jeroan, gorengan, dan makanan yang mengandung banyak minyak. Budi acap kali menikmati bahan pangan itu setidaknya dua kali sepekan, usai bermain bulu tangkis. Kebiasaan itu berlangsung sejak lama.

Kolesterol terbagi menjadi 3, yaitu trigliserida, LDL (low density lipoprotein), dan HDL (high density lipoprotein). LDL merupakan lemak yang menjadi salah satu sumber energi dan bahan pembentuk sel. Saat tidak terpakai, tubuh menyimpan dan menumpuk LDL di pembuluh darah. Adapun HDL berfungsi mengangkut lemak yang tidak terpakai dalam darah kembali ke hati untuk dibongkar menjadi asam empedu.

Trigliserida merupakan bahan baku pembentukan HDL dan LDL. Menurut dr Ika kadar kolesterol total tidak menggambarkan perbandingan LDL-HDL dalam darah. Kadar kolesterol tinggi tetap aman selama kadar HDL lebih tinggi daripada LDL. Untuk mengatasi kolesterol, Budi hanya mengonsumsi obat dari dokter selama 2 hari. Ia berpikir kolesterol bukan merupakan penyakit yang memerlukan obat semacam antibiotik.

Konsumsi makanan berlemak berlebihan dapat meningkatkan kadar kolesterol darah.

Konsumsi makanan berlemak berlebihan dapat meningkatkan kadar kolesterol darah.

Itulah sebabnya ia memutuskan tidak menghabiskan obat dari dokter. Sayangnya, nyeri tengkuk tak kunjung reda. Budi juga berupaya mengatur pola makan. Untuk mengetahui kadar kolesterol harian, ayah 1 putri itu menggunakan detektor kolesterol portabel. Sambil memperbaiki pola makan ia juga mencari informasi cara untuk meredakan kolesterol.

Beberapa teman menyarankan untuk konsumsi buah nanas atau mentimun. Namun, Budi yang tinggal di Kabupaten Paser, Kalimantan Timur, sulit memperoleh buah itu. Itulah sebabnya Budi urung mengonsumsi keduanya. Budi Sumarno kemudian tertarik untuk mengonsumsi buah mahkota dewa untuk mengatasi kolesterol. Ia memperoleh informasi mengenai khasiat buah mahkota dewa setelah berselancar di dunia maya.

Mahkota dewa
Budi Sumarno memang tidak mengolah sendiri buah mahkota dewa. Agar praktis ia mengonsumsi racikan siap minum. Herbalis di Koja, Jakarta Utara, Ning Harmanto, mengolah buah mahkota dewa dalam bentuk cair. Budi mengonsumsi 2 sloki ramuan berbahan buah Phaleria macrocarpa pagi hari sebelum makan. Ia disiplin mengonsumsi ramuan buah itu satu kali sehari. Sejam hingga dua jam setelah konsumsi mahkota dewa, ia merasakan khasiatnya.

Rimpang temulawak untuk mengembalikan metabolisme tubuh.

Rimpang temulawak untuk mengembalikan metabolisme tubuh.

Ia tidak merasakan lagi gejala kepala pusing, leher kaku atau nyeri, dan tidak enak badan. Hingga sekarang Budi masih mengonsumsi mahkota dewa satu sloki per hari untuk menjaga kolesterol darah. Ia mengonsumsi setiap siang atau malam menjelang tidur. Ning Harmanto menjelaskan, mahkota dewa mempunyai kandungan flavonoid yang bersifat antioksidan dan mampu menekan pembentukan LDL dalam darah

Dampak konsumsi mahkota dewa penyumbatan dalam aliran darah pun hilang. Pegal di tengkuk, atau sensasi rasa nyeri di tubuh akibat dari aliran darah yang tidak lancar pada bagian itu. Salah satu penyebab aliran darah yang tidak lancar adalah penumpukan kolesterol di pembuluh darah. Selain untuk menormalkan kolesterol, mahkota dewa juga berkhasiat untuk menyembuhkan tekanan darah tinggi, asam urat, dan membersihkan racun.

Ning juga menambahkan temulawak, mengkudu, pegagan, gula aren dan madu. Campuran berbagai herbal berkhasiat itu kemudian diproses menggunakan teknologi nano agar mudah diserap sel tubuh. Hasilnya langsung terlihat 1—2 jam pascakonsumsi. Bahan lain yang tidak berukuran nano membutuhkan waktu yang lebih lama. “Bisa sampai beberapa hari,” kata Ning. (Muhammad Awaluddin)

Tags: ,

 

Powered by WishList Member - Membership Software