Albumin Gabus Bagus untuk Diabetesi

Filed in dari redaksi, Rubrik Tetap by on 01/02/2017
Wartawan Trubus, Syah Angkasa, meliput tin ke Malaysia.

Wartawan Trubus, Syah Angkasa, meliput tin ke Malaysia.

Sebuah pesan dari Arifin Sobirin masuk ke telepon genggam. Pak Arifin atau Pak Yopie, begitu ia biasa disapa, relasi kami sejak lama. Trubus mengenal baik ketika bersama-sama berkunjung ke sentra-sentra hortikultura di Provinsi Guangzhou, Tiongkok, pada Oktober 2002. Arifin yang pengusaha juga senang bercocok tanam. Ia pernah membudidayakan aneka sayuran, buah naga, hingga kelor.

Namun, pesannya pada awal Desember 2016 itu bukan tentang kebunnya. Kali ini pria yang tinggal di Batam, Provinsi Kepulauan Riau, itu bercerita tentang penyakit gula yang diderita. Karena diabetes, Arifin kerap bangun pada malam hari sebab sering berkemih. Lagi pula ia cepat letih. Untuk mengontrol kadar gula dalam darah, Arifin tergantung pada obat-obatan kimiawi dari dokter yakni metformin.

Arifin lalu mencoba pengobatan dengan herbal, sebab obat kimiawi bisa berdampak buruk dalam jangka panjang. Pria ramah itu mula-mula mengonsumsi beragam herbal secara tunggal. Lalu seorang teman menyarankannya untuk mengonsumsi albumin ikan gabus. Albumin merupakan plasma protein tubuh yang jumlahnya separuh dari total protein di tubuh sebesar 7,2—9 g/dl. Arifin mengonsumsi kapsul albumin. “Ternyata memang luar bisa. Sekarang saya ngga perlu lagi minum obat kimia. Kadar gula saya di kisaran 100-115 mg/dl, pagi sebelum sarapan,” tulisnya dalam pesan itu.

Pembaca budiman, Arifin bukan satu-satunya diabetesi yang dapat mengontrol gula darahnya dengan konsumsi albumin gabus. Di Jakarta ada Juwati atau Mistar di Gresik Jawa Timur yang kondisinya membaik setelah mengonsumsi albumin. Informasi tentang khasiat albumin gabus itu menjadi topik utama kali ini. Topik itu didampingi oleh laporan khusus teknologi dan tren terkini buah tin hasil liputan wartawan Anda, Syah Angkasa, ke Malaysia dan berbagai daerah di tanahair.

Artikel lain yang tidak kalah menarik tentang penanaman labu butternut squash—salah satu komoditas potensial 2017—dengan teknologi hidroponik, adenium tumpuk, sunpatients, dan kembang sepatu baru berpenampilan atraktif, serta cara rawat ikan killi yang mulai digandrungi para pehobi.

Untuk Anda yang ingin mendapatkan informasi lebih lengkap tentang khasiat albumin gabus dan cara budidaya ikan gabus, dapat mengikuti pelatihannya dengan menghubungi divisi pelatihan Trubus, Devi, telepon 0813-1603 4009. Mulai Februari 2017 ini Lomba Buah Unggul Nasional juga kembali digelar. Ayo bergabung untuk menghadirkan buah-buah unggul terbaik dari setiap daerah. ***

Tags: ,

 

Powered by WishList Member - Membership Software